Tidak bvoleh ecek2, kalau oce2 boleh, oceh ocehan saja juga boleh

2017-11-28 7:06 GMT+01:00 Chalik Hamid [email protected] [GELORA45] <
[email protected]>:

>
>
>
>
> ----- Pesan yang Diteruskan -----
> *Dari:* 'Chan CT' [email protected] [nasional-list] <
> [email protected]>
> *Kepada:* GELORA_In <[email protected]>
> *Terkirim:* Selasa, 28 November 2017 01.31.03 GMT+1
> *Judul:* [nasional-list] Fw: [GELORA45] Sandiaga: Kebijakan Tak Bisa
> Ecek-ecek, Harus Banyak TGUPP yang Kerjakan
>
>
>
>
>
> *From:* Awind [email protected] [GELORA45]
> *Sent:* Tuesday, November 28, 2017 7:19 AM
>
>
>
>
>
> http://megapolitan.kompas.com/read/2017/11/27/21301051/
> sandiaga-kebijakan-tak-bisa-ecek-ecek-harus-banyak-tgupp-yang-kerjakan
> Sandiaga: Kebijakan Tak Bisa Ecek-ecek, Harus Banyak TGUPP yang Kerjakan
> Nursita Sari
> Kompas.com - 27/11/2017, 21:30 WIB
> Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan
> Medan Merdeka Selatan, Senin (27/11/2017).(KOMPAS.com/NURSITA SARI)
>
> *JAKARTA, KOMPAS.com -* Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno
> mengatakan, dia dan Gubernur DKI Anies Baswedan memerlukan banyak orang
> buat posisi tim gubernur untuk percepatan pembangunan (TGUPP). TGUPP nanti
> akan berperan dalam setiap tahap pembuatan kebijakan yang berkualitas.
>
> "Jadi, ketika kebijakan *planning, doing, checking, and action/*PDCA-nya
> jalan gitu dan ini enggak bisa ecek-ecek gitu, harus memang banyak (TGUPP)
> yang *ngerjain*," ujar Sandi di Balai Kota DKI Jakarta, Senin
> (27/11/2017).
>
> Meski begitu, Sandi belum mau merinci tugas-tugas yang akan diemban TGUPP
> di era kepemimpinan mereka. Dia menyampaikan, tugas itu akan dituangkan
> dalam peraturan gubernur yang sedang dirancang.
>
> Baca juga : Ditanya Timses Dicurigai Bakal Masuk TGUPP, Anies Bungkam
> <http://megapolitan.kompas.com/read/2017/11/26/15262181/ditanya-timses-dicurigai-bakal-masuk-tgupp-anies-bungkam>
>
> Sandi juga belum memastikan apakah jumlah anggota TGUPP akan tetap 73
> orang seperti yang direncanakan saat ini atau ada pengurangan.
>
> "(Soal jumlah anggota) keputusan akhirnya kan di pembahasan. Kami sih
> merasa perlu ya karena ada 4 tim, ada analis-analis nanti yang diperlukan,
> dan kami mau bahwa TGUPP ini jadi kayak *delivery unit-*nya kami," kata
> Sandi.
>
> Anggaran untuk TGUPP menjadi salah satu yang disoroti anggota Badan
> Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta dalam rapat pembahasan anggaran. Ketua
> Komisi C DPRD DKI Jakarta Santoso meminta jumlah personel anggota tim itu
> dievaluasi.
>
> "Kami melihatnya terlalu gemuk personel Tim Gubernur untuk Percepatan
> Pembangunan," ujar Santoso.
>
> Baca juga : Ketua TGUPP: Beban Kerja Tim Gubernur Lebih Besar dari
> Jumlahnya
> <http://megapolitan.kompas.com/read/2017/11/27/19330191/ketua-tgupp-beban-kerja-tim-gubernur-lebih-besar-dari-jumlahnya>
>
> Usulan personel TGUPP sebanyak 15 di tingkat provinsi, 30 di tingkat kota
> dan kabupaten, dan 28 yang dibagi ke dalam empat bidang. Namun, tim yang
> ada di tingkat kota itu juga akan dilebur di tingkat provinsi.
>
> Anggota Banggar lainnya, Bestari Barus, juga mengkritisi rencana TGUPP
> Anies-Sandi. Jika jumlah TGUPP bertambah banyak pada pemerintahan saat ini,
> Bestari khawatir peran Anies sebagai gubernur dikalahkan TGUPP. Dia tidak
> mau TGUPP malah menekan kinerja SKPD yang lebih dulu ada.
>
> Selain itu, jumlah TGUPP yang terlalu banyak juga akan membuat proses
> pengambilan keputusan menjadi sulit.
>
> "Kalau terlalu banyak referensi nanti tidak bisa mengambil keputusan
> secara arif," ujar Bestari.
>
>
>
>
>
>
>
> 
>

Kirim email ke