BMKG: Pusat Badai Dahlia di Bengkulu, Dampaknya Hingga Jakarta | | BMKG: Pusat Badai Dahlia di Bengkulu Da... | |
Siklon Tropis Dahlia Tumbangkan Banyak Pohon di Lembang | | Siklon Tropis Dahlia Tumbangkan Banyak ... | | Rabu, 29 November2017, 20:27 WIB Siklon Tropis Cempaka Makan 7 Korban Meninggal di DIY Rep: neniridarineni/ Red: Budi Raharjo Evakuasikorban terdampak longsor dan banjir di Kabupaten Kulonprogo dan KabupatenGunung Kidul, DI Yogyakarta. Evakuasi dilakukan tim operasi gabungan mulai dariBPBD, Polri, TNI, dan masyarakat. Rabu (29/1)). REPUBLIKA.CO.ID,YOGYAKARTA -- Korbanmeninggal yang merupakan dampak siklon tropis cempaka yang berlangsung dua hari (27-28 November) di wilayah DIY ada tujuhorang. Perinciannya, korban meninggal di Kota Yogyakarta tiga orang, di Bantulsatu orang, di Gunungkidul satu orang, dan di Kulon Progo dua orang. "Tadi siang datanya masih limaorang, tapi sekarang tujuh orang, karena dua orang korban meninggal akibatlongsor sudah ditemukan," kata Sekretaris BPBD (Badan PenanggulanganBencana Daerah) DIY Heru Suroso, Rabu petang (29/11). Gubernur DIY Sri Sultan HamengkuBuwono X yang didampingi Wakil Gubernur DIY Paku Alam X melakukan kunjungan kelokasi bencana di tiga kabupaten (Bantul, Gunungkidul dan Sleman), Rabu (29/11)dari siang hingga petang hari. Lokasi yang dikunjungi antara lain: JembatanSoka, Desa Seloharjo, Bantul, jembatan Nambangan Dusun Nangsri Desa Sri HardonoKecamatan Pundong, Kabupaten Bantul. Berikutnya, tempat pengungsian diKelurahan Kebonagung Bantul, SMKN I Tanjungsari Gunungkidul, Jembatan BunderGunungkidul dan rel kereta api di Prambanan yang longsor di sebelahnya. Dalamkunjungannya ke Kelurahan Kebonagung Kabupaten Bantul, Gubernur DIY memintakepada Bupati Bantul Suharso agar segera membuat Surat Keputusan siaga bencanapaling lambat Kamis (29/11). Dasarnya SK Gubernur tentang siagabencana di DIY yang saya tandatangani hari ini. SK Gubernur tersebut berlakumulai hari ini( Rabu, 29/11) sampai 30 Januari 2018,kata Sultan HB X. Denganadanya SK tersebut sebagai dasar untuk mengeluarkan dana tak terduga di BPBD. Hal senada juga disampaikan kepadaBupati Gunungkidul Badingah saat meninjau lokasi banjir di SMKN I TanjungsariGunungkidul. "Yang penting ibu (BupatiGunungkidul Badingah) mengeluarkan SK siaga darurat bencana dulu supaya bisamenggunakan dana tak terduga supaya kebutuhan masyarakat terpenuhi. Jangansampai Ibu tidak mengeluarkan Surat Keputusan Siaga Darurat, Nanti bisadidatangi KPK," kata Sultan.
