Cuma kapitalisme yang membuat debu (polusi pabrik) begitu mahal dan tanah (alam) begitu murah, tinggal comot. Dan itu mereka sebut berkepribadian. --- roeslan12@... wrote: REFLEKSI. Sungguh luarbiasa Rezim neoliberal Jokowi yang selalu mengibarkan Pancasila, Trisakti Bung Karno, tapi dalam praktek telah melakunan penindasan terhadap rakyat kecil yang tidak berdaya untuk membela dirinya demi melestarikan kehidupannya. Ini tercermin dalam tanyangan Vidio yang terkait dalam tulisan ini; yang sungguh relevan jika kita melontarlan penyataan bahwa rezim Jokowi telah melakukan ideologi ``Sosial Darwinism, yang berdasarkan survival of the fittest; yaitu siapa yang menang bersaing , adalah yang benar`. Dengan cara apa dan bagaimana ia menang bersaing, tidak dipersoalkan; Namun demikian Rezim neoliberal Jokowi selalu mengibarkan bendera Pancasila, dan Trisakti Bung Karno, demi susksesnya program infrastrukrur yang emisional, tanpa memperhatikan kehidupan rakyat kecil yang menjadi korban dalam proyek pembanguanan megainfrastruktur yang membabi buta, seperti yang tercermin dalam Vodeo terkait. Roeslan. ---------------------------------------Von: Tatiana Lukman Bagaimana rasanya rumah dibongkar, mata pencaharian dihilangkan??? Masih belum yakin untuk apa dan kepada siapa mengabdi "pembangunan" Jokowi???? Roy Murtadho Pedih lihat video ini.Dimana-mana rakyat disingkirkan dari tanahnya. Ini adalah rekaman detik-detik pemindahan paksa rakyat di sebuah desa di Kulonprogo demi pembangunan bandara yang menjadi bagian dari paket proyek ekowisata (Borobudur) Magelang dan Jogja, yang secara umum akan menyingkirkan peran serta rakyat di dalamnya. Dan ini akan terjadi pada semua proyek ekowisata lainnya di seluruh Indonesia. (Lihat kasus Kep. Seribu dan reklamasi Jakarta sebagai salah satu contohnya). Kasus serupa juga sudah terjadi di desa Sukamulya Majalengka di dekat Cirebon. | | | | | |
| | | | | Roy Murtadho Pedih lihat video ini. Dimana-mana rakyat disingkirkan dari tanahnya. Ini adalah rekaman detik-detik pemindaha... | | | |
