Isi *Pembukaan UUD 1945*. Republik Indonesia. "*Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan."*
ps://nasional.tempo.co/read/1038729/dewan-adat-papua-suarakan-kemerdekaan-di-peringatan-1-desember <https://nasional.tempo.co/read/1038729/dewan-adat-papua-suarakan-kemerdekaan-di-peringatan-1-desember> Dewan Adat Papua Suarakan Kemerdekaan di Peringatan 1 Desember Reporter: Hans Arnold Kapisa (Kontributor) Editor: Juli Hantoro Jumat, 1 Desember 2017 19:33 WIB 0 komentar <https://nasional.tempo.co/read/1038729/dewan-adat-papua-suarakan-kemerdekaan-di-peringatan-1-desember#comments> 1310016 - [image: Dewan Adat Papua Suarakan Kemerdekaan di Peringatan 1 Desember] <https://nasional.tempo.co/read/1038729/dewan-adat-papua-suarakan-kemerdekaan-di-peringatan-1-desember> <https://nasional.tempo.co/read/1038729/dewan-adat-papua-suarakan-kemerdekaan-di-peringatan-1-desember> Peserta aksi berorasi saat demo untuk merayakan Hari Kemerdekaan Papua Barat dan menuntut penutupan PT Freeport Indonesia, di Jakarta, 1 Desember 2017. TEMPO/Subekti *TEMPO.CO <http://TEMPO.CO>*, *Jakarta* - Dewan Adat Papua <https://nasional.tempo.co/read/1038583/pangdam-kasuari-dan-polda-papua-barat-jamin-keamanan-1-desember> wilayah III Domberai di Manokwari menggelar ibadah syukur memperingati hari lahir bangsa Papua pada Jumat 1 Desember 2017. Mereka yang mengikuti acara tersebut terdiri atas pemuda, mahasiswa, dan orang tua. John Warijo, Ketua DAP Wilayah III Doberai, mengatakan eksistensi orang asli Papua hingga saat ini masih kuat. "Meski diterpa badai, kami masih tetap ada untuk menjaga negeri kami sebagai anak adat," katanya di Manokwari. Menurut John, peringatan 1 Desember, yang tahun ini memasuki usia 56 tahun kelahiran bangsa Papua, dirayakan untuk mengungkap jati diri orang asli Papua sehingga tetap dipertahankan dan tak dapat dipisahkan dari sejarahnya. *Baca juga: Lenis Kogoya Benarkan Info Panglima OPM Yapen Timur Gabung NKRI <https://nasional.tempo.co/read/905863/lenis-kogoya-benarkan-info-panglima-opm-yapen-timur-gabung-nkri>* *Baca juga: Wiranto: Ada Lembaga Asing Kompori Isu Kemerdekaan Papua <https://nasional.tempo.co/read/898608/wiranto-ada-lembaga-asing-kompori-isu-kemerdekaan-papua>* "Tapi, bagi kami, perjuangan ini merupakan kebutuhan besar bangsa Papua mengingat OAP makin sedikit," tuturnya. Wilson bahkan menduga fasilitas pembangunan berupa akses jalan dan sebagainya bukan untuk orang asli Papua, melainkan guna memudahkan arus masuknya transmigrasi ke pelosok Papua. Menurut Wilson, momen kebangkitan bangsa Papua <https://nasional.tempo.co/read/1038544/hut-opm-polda-papua-siagakan-pengamanan-di-wilayah> pada 1 Desember 1961 untuk mengungkapkan bahwa sebagai bangsa mereka ingin merdeka. +++++++ https://nasional.tempo.co/read/1038605/lagi-kelompok-bersenjata-papua-tembak-kendaraan-f <https://nasional.tempo.co/read/1038605/lagi-kelompok-bersenjata-papua-tembak-kendaraan-freeport> Lagi, Kelompok Bersenjata Papua Tembak Kendaraan Freeport Reporter: Antara Editor: Ninis Chairunnisa Jumat, 1 Desember 2017 12:41 WIB <https://nasional.tempo.co/read/1038605/lagi-kelompok-bersenjata-papua-tembak-kendaraan-freeport> Ilustrasi Penembakan. Getty Images TEMPO.CO, Timika- Kelompok bersenjata dikabarkan melakukan penembakan <https://www.tempo.co/tag/penembakan> ke arah konvoi trailer milik PT Freeport Indonesia di sekitar mile poin 60 distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua sekitar pukul 10.00 WIT. Kepala Kepolisian Resor Mimika Ajun Komisaris Besar Victor D Mackbon membenarkan hal itu. "Jadi ada pukul 10.00 WIT konvoi kendaraan trailer melintasi area MP 60 dari arah kota Tembagapura menuju Timika dan ditembak oleh KKB (kelompok bersenjata)," kata Viktor pada Jumat, 1 Desember 2017. Ia menyatakan penembakan itu diduga kuat dilakukan oleh kelompok yang selama ini melakukan teror penembakan di area konsesi perusahaan tambang emas itu. Baca: Baku Tembak Lagi di Papua, Polisi: Kelompok Bersenjata yang Sama <https://nasional.tempo.co/read/1033854/baku-tembak-lagi-di-papua-polisi-kelompok-bersenjata-yang-sama> Awalnya, konvoi kendaraan trailer melaju di ruas jalan menurun jalur MP 60. Tiba-tiba terdengar bunyi tembakan senjata api dari arah samping kanan jalan atau dari arah bukit sebelah kanan. Tembakan tersebut sempat mengenai helm seorang sopir trailer. Akibat panik, sopir tersebut tidak dapat berkonsentrasi mengendalikan dan menyebabkan trailer yang dikendarainya mengarah ke sebelah kiri dan masuk ke jurang. Beruntung sopir yang diketahui bernama, Ahmad Susanto tersebut berhasil keluar dari dalam trailer dengan meloncat ke arah kanan dan segera berlari mencari posisi aman. Baca: Jenderal Gatot: Kelompok Bersenjata Papua Rampas Harta Warga Desa <https://nasional.tempo.co/read/1035148/jenderal-gatot-kelompok-bersenjata-papua-rampas-harta-warga-desa> Penembakan tersebut melukai sejumlah pekerja yang mengendarai trailer tersebut. Para korban pun sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Tembagapura di mile 68. Kini, konvoi dihentikan sementara. Anggota tim gabungan TNI Polri yang tergabung dalam Satgas Amole tengah melakukan pengejaran terhadap para pelaku penembakan <https://www.tempo.co/tag/penembakan>.
