----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: Awind [email protected] 
[nasional-list] <[email protected]>Kepada: GELORA_In 
<[email protected]>; [email protected] 
<[email protected]>; [email protected] 
<[email protected]>; PERSAUDARAAN 
<[email protected]>; Sahala Silalahi 
<[email protected]>Terkirim: Jumat, 1 Desember 2017 22.02.12 GMT+1Judul: 
[nasional-list] Ditanya Soal Kehadiran Reuni Alumni 212, Anies Baswedan 
Tersenyum ------ Sandiaga Uno Tunggu Izin dari Prabowo untuk Datang ke Reuni 212
     
 


 
 
https://metro.tempo.co/read/1038597/ditanya-soal-kehadiran-reuni-alumni-212-anies-baswedan-tersenyum?BeritaUtama&campaign=BeritaUtama_Click_1
 
 
 Ditanya Soal Kehadiran Reuni Alumni 212, Anies Baswedan Tersenyum 
   Reporter: 
Muhammad Hendartyo
   Editor: 
Dwi Arjanto
  Jumat, 1 Desember 2017 12:00 WIB     0 komentar     00101       
   -  Font: 
           
   -  Ukuran Font: - + 
   -    
 
   -    
 
  
Kini Anda dapat mengganti jenis dan ukuran font sesuai preferensi Anda.
 Saya mengerti          
Gubernur DKI Jakarta Anies Basweda bersama ulama saat diwawancrai wartawan saat 
acara Maulid Nabi Muhammad SAW oleh Majelis Rasulullah SAW di Lapangan Monumen 
Nasional Jakarta, Jumat, 1 Desember 2017. Tempo/Hendartyo Hanggi
  
TEMPO.CO, Jakarta -Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menanggapi dengan 
diplomatis pertanyaan ihwal akan kehadirannya di acara reuni Alumni 212 yang 
dijadwalkan digelar besok, Sabtu 2 Desember 2017. 
 
Anies Baswedan hanya membalas dengan senyuman dan langsung naik ke mobil kijang 
Innova hitam.
 
Ketika menanggapi pertanyaan tersebut Anies baru saja selesai menghadiri acara 
Maulid Nabi Muhammad SAW, di lapangan Monumen Nasional, Jakarta Pusat. Anies 
hadir mengenakan baju koko putih, celana dan peci hitam, juga dengan syal hijau 
yang menggantung di bahunya.
 Baca : Anies Baswedan Izinkan Reuni Akbar Alumni 212 di Monas
 
"Kita berkumpul di tempat ini bersama-sama memperingati Maulid Nabi Muhammad 
SAW," kata Anies di Lapangan Monas Jakarta, Jumat, 1 Desember 2017 yang 
dihadiri ribuan orang mayoritas dari Majelis Rasullullah.
   
Dalam sambutan, Anies menyampaikan kepada masyarakat khususnya umat Islam untuk 
terus meneladani kehidupan Nabi Muhammad SAW. Anies menilai, tidak ada satu 
orang pun yang dapat menandingi Nabi Muhammad SAW.
 
"Nabi Muhammad SAW adalah orang yang paling mulia dan paling utama di dunia. 
Tidak ada yang bisa menandinginnya," kata Anies Baswedan. Anies juga merasa 
bersyukur, karena masyarakat dapat berkumpul di Monas untuk silaturahmi dan 
berdoa bersama.
       
   -  Anies Baswedan 
   -  Alumni 212 

 
 
                                                                                
             ===============
 
 
 
https://metro.tempo.co/read/1038773/sandiaga-uno-tunggu-izin-dari-prabowo-untuk-datang-ke-reuni-212?TerkiniUtama&campaign=TerkiniUtama_Click_7
 
 
 Sandiaga Uno Tunggu Izin dari Prabowo untuk Datang ke Reuni 212 
   Reporter: 
M Rosseno Aji
   Editor: 
Suseno
  Jumat, 1 Desember 2017 23:14 WIB     0 komentar     00000       
   -  Font: 
           
   -  Ukuran Font: - + 
   -    
 
   -    
 
  
Kini Anda dapat mengganti jenis dan ukuran font sesuai preferensi Anda.
 Saya mengerti          
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) bersama Habib Muhammad Luthfi bin 
Yahya (kedua kiri), Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman (kedua kanan), dan Wakil 
Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno berdoa saat menghadiri Tausiyah Kebangsaan di 
kompleks Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta, 26 November 2017. ANTARA 
FOTO/Aprillio Akbar
  
Tempo.co, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno belum bisa 
memastikan kehadirannya dalam reuni 212. Alasannya, dia masih menunggu 
instruksi dari Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto. "Belum 
(instruksi), masih menunggu," kata dia di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, 
Jumat, 1 Desember 2017.
 
Sandi tidak berani memutuskan sendiri karena khawatir ada efek politis dari 
kegiatan yang digelar di Monas itu. "Jadi saya menunggu kejelasan Gerindra,” 
katanya. “Saya kan Dewan Pembina Gerindra."
 
Presidium Alumni 212 menggelar reuni untuk memperingati setahun aksi 2 Desember 
2016. Aksi ini digelar menjelang Pilkada DKI 2017. Pengunjuk rasa menuntut 
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dihukum karena dinilai telah mengeluarkan 
ucapan yang menodai agama Islam. Saat itu Ahok menjadi calon inkumben yang 
berpeluang besar untuk memenangkan Pilkada. 
 
Baca: Panitia Reuni 212 Ungkap Berapa Miliar Biaya Acara di Monas
   
 Menurut Sandi, sebagai anggota Dewan Pembina Partai Gerinda dia tidak memiliki 
kompetensi untuk menilai aspek politik dari kegiatan reuni 212. "Yang memiliki 
kompetensi itu pimpinan,” katanya.
 
 Di sisi lain, Sandiaga Uno membenarkan telah memberi izin kepada penyelenggara 
untuk menggelar reuni 212 di kawasan Monas. Alasannya, agenda kegiatan masih 
sesuai dengan peruntukan Monas dalm mempersatukan masyarakat dan menjaga 
keberagaman. "Bagaimana juga ini betul-betul berbasis kebudayaan, agama, sosial 
atau olahraga," kata dia. "Kami pastikan Monas tetap teratur, bersih, tertib, 
tidak semerawut."
       
   -  Sandiaga Uno 
   -  Reuni 212 

 
 
 
 
 
 
 
 
  
 
     

Kirim email ke