Indonesia bukan ketinggalan tapi mengalami kemunduran pesat, hhaa.... Malah sampai ikut-ikutan mengecam Korut, melupakan politik bebas-aktif. Dalam urusan penghijauan, ketika alam Indonesia relatif masih perawan lebat, Indonesia rela berbagi kenikmatannya dengan manusia sedunia; mendatangkan kesejukan di padang tandus yang disebut sebagai replikanya neraka.
klik: BungKarno punya ide, ahli pertaniannya punya gawe --- SADAR@... wrote: Manusia ditempa dalam perjuangan hidup nya sendiri! Jadi, perjuangan hidup yang keras dan berat itulah yang melahirkan pejuang-pejuang heeeiiibaat, ... orang-orang yang BERHASIL dari kerja keras, ulet, ... dan kecerdasan mengatasi alam itu! Dibanyak wilayah daratan Tiongkok yang sangat tandus, kering tiada air itulah RAKYAT Tiongkok ditempa, tergembleng dalam ribuan tahun mengatasi alam yang dihadapi itu. Dan dengan kerja keras dan keuletan yang luar biasa mereka sekarang BERHASIL menciptakan kondisi kehidupan yang jauh lebih baik, ... diantara lain dengan merubah tanah tandus menjadi ladang subur, bahkan GURUN PASIR juga menjadi ladang subur! Kalau saja Tiongkok dengan kondisi alamnya begitu jelek, sekarang setelah menempuh jalan Sosialisme berkarakter Tiongkok lebih 1 Milyar RAKYAT nya sudah bisa lepas dari kemiskinan, ... Tentunya RAKYAT Indonesia yang kondisi alamnya jauh, jauh lebih baik ini untuk MAJU LEBIH CEPAT mengejar ketertinggalan selama ini, ...! Salam,ChanCT From: kh djie Hallo,Terimakasih untuk informasinya.Saya cari di Google, ketemu informasinya dalam bahasa Inggris.https://timesofindia.indiatimes.com/home/science/Chinese-scientists-successfully-convert-sand-into-soil/articleshow/54001351.cmsIdeenya bisa kita pahami dari idee sisa2 tanaman dijadikan pupuk kompos.Ini mau berangkat ke ceramah. Salam,KH 2017-12-02 8:06 GMT+01:00 J.R. Durmin: Satu lagi penemuan besar Tk. Isi pokok: Prof.mekanika Yi Zhi Jian dari univ. Jiao Tong ChongQing telah menemukan satu bahan perekat organik yg terbuat dari tumbuh2an yg disebut ODI. Zat perekat ini bersama air bs mengubah pasir menjadi tanah. Dikatakan bhw perbedaan antara tanah dan pasir adalah masalah mekanika. Pada tanah terdapat daya tarik antar molekul2nya satu sama lain sehingga terbentuk sebagai gumpalan. Dengan ditambahkannya air dan zat perekat ODI, pasir akan berubah menjadi tanah: menggumpal dan menahan air. Percobaannya ini dilakukan disebidang gurun pasir di Mongolia dalam. Dlm percobaannya, 70 macam tumbuh2an bisa tumbuh dengan subur. Biayanya juga tidak mahal kr2 1500 -2700 yuan/mu (kr2 700 m2) dan hanya dilakukan sekali saja untuk seterusnya. Dgn penemuan ini Tk akan memperluas area tanah garapannya ,yg selama ini diketahui kr2 hanya 120.0000 km2 saja, sedang daerah virgin termasuk gurun pasir yg belum digarap seluas kr2 430.0000 km2. Artikel ini dimuat dlm "China Science" dg judul "mengubah pasir menjadi tanah". -- Watch This New Technology in China That Converts Desert Into Productive Land Rich With Crops https://www.youtube.com/watch?v=N8_Hnmty4vY The incredible story of the Loess Plateau also known as the Green wall of China https://www.youtube.com/watch?v=bjLV_aVRUmQ
