Pernah dikebon binatang saya lihat Gorila yg buang air terus ditahan sama 
tangannya, khawatir juga kalau dilempar kepengunjung, tapi eh ternyata kotoran 
ditangan itu dimasukkan mulut dimakan. Mereka yg lihat termasuk kami langsung 
hik nek rasanya, ha ha ha. Tapi mungkin gorila tahu secara insting kotoran itu 
banyak nutrisinya, apa yg dimakan sebagian besar keluar lagi belum semua 
nutrisi terserap.
Selain cerita kupang dan ikan lele dibawah juga banyak yang langsung dipanen 
dari kotoran seperti misalnya kopi luwak. Apakah manusia mewarisi nenek 
moyangnya diatas?

---In [email protected], <lusi_d@...> wrote :

Ah semua orang di Jawa Timur terutama di wilayah Surabaya kenal sekali
apa yang dikemukakan isteri bung Bhjo itu, kecuali bagi mereka yang
hidup di sekitar lingkungan anak-anak gedongan. Justru materi
pancingannya itulah yang mempermudah penangkapan dan langsung terhimpun
di tampah tangkapannya. Kami kalau ke Surabaya juga tidak lupa makan
lontong kupang. Sampai sekarang perut kami yah masih sehat-walafiat.
Loh cara menangkap ikan lele kan juga tidak jauh dari metode
memancing kupang.



Am 07 Dec 2017 06:25:20 +0000
schrieb "bhjo@... [GELORA45]" <[email protected]>:


> Saya tetap sangat skeptis ttg pemaikaian lempung kuning. Masa kupang
> akan tertarik terhadap tanah atau lempung. Logis, harus tertarik kpd
> kotoran manusia yg mengandung sisa2 bahan organis dari kotoran
> manusia. Kita barangkali cuma di bohongi oleh nelayan yg bilang
> begitu. Istri saya asal Surabaya, yg menceritakan cara penangkapan
> kupang.

Kirim email ke