Ada yang tidak setuju penenggelaman kapal asing pencuri ikan. Sekarang harus 
tutup mulut.
   ----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: 'Chan CT' [email protected] 
[nasional-list] <[email protected]>Kepada: GELORA_In 
<[email protected]>Terkirim: Jumat, 8 Desember 2017 01.50.46 GMT+1Judul: 
[nasional-list] Fw: [GELORA45] Menteri Susi Akui Penenggelaman Kapal Bukan 
Idenya ------- Menteri Susi Syukuran Tenggelamkan Kapal Asing di Rembang
     

  From: Awind [email protected] [GELORA45] Sent: Friday, December 8, 2017 
7:10 AM   


 

https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-3760073/menteri-susi-akui-penenggelaman-kapal-bukan-idenya?_ga=2.260345997.161049710.1512670377-476431146.1512670377

Kamis 07 Desember 2017, 23:21 WIB
Menteri Susi Akui Penenggelaman Kapal Bukan Idenya
Arif Syaefudin - detikNews  Foto: Arif Syaefudin/detikcom  rembang - Menteri 
Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti mengaku gagasan untuk 
menenggelamkan kapal pencuri ikan milik asing di perairan Indonesia, bukanlah 
idenya. Bukan pula ide siapapun. Namun amanat undang-undang.

"Penenggrlaman kapal bukan ide Susi, bukan juga ide siapa-siapa, tapi hal itu 
memang sudah diatur dalam perundang-undangan pasal 45 tahun 2009 tentang 
kelautan," tutur Susi Pudjiastuti dalam kegiatan pagelaran seni dan budaya 
wayang kulit di Alun-alun kota Rembang, Kamis (7/12/17) malam. 

Ia menyebutkan, penenggelaman kapal asing yang menjadi pencuri ikan di wilayah 
perairan Indonesia patut untuk disyukuri. Sebab, dengan demikian saat ini 
perairan Indonesia bebas dari kapal pencuri asing. 

Jumlah ikan saat ini di Indonesia disebutkan kian meningkat setelah kapal ikan 
asing sudah pergi dari laut Indonesia. Sehingga nelayan Indonesia kini lebih 
leluasa dalam mencari ikan. 

"Laut Arafura, Natuna, dan perairan Indonesia lainnya sekarang sudah terbuka. 
Dulu penuh dengan kapal asing, sekarang terbuka untuk nelayan Indonesia. 
Nelayan Pantura yang mau kesana, tinggal ajukan izin saja pasti kita izinkan," 
terangnya.

Menurutnya, tugas menjaga laut bukanlah tugas sepenuhnya Pemerintah. Melainkan 
nelayan, masyarakat dan seluruh elemen masyarakat yang mampu menjaga dan 
melestarikan laut Indonesia. 

"Laut jadi masa depan bangsa yang bukan hanya satu generasi saja. Laut 
Indonesia harus tetap hidup ribuan tahun lagi. Indonesia wilayah terluasnya ya 
Indonesia, sekarang saatnya kita penuhi wilayah NKRI. Bukan hanya cukup, tapi 
harus banyak," papar Susi. 

"Saya jadi menteri lima tahun habis, setelah itu jadi masyarakat biasa. Saya 
titipkan laut kepada anda semua, bapak-bapak, ibu-ibu, pejabat negara, 
masyarakat biasa, ormas, parpol, semua yang menjadi bagian dari NKRI," pungkas 
dia. 


(bgs/bgs) rembang menteri susi gubernur jawa tengah bupati rembang 

                                                                               
=============


https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-3760070/menteri-susi-syukuran-tenggelamkan-kapal-asing-di-rembang?_ga=2.264671247.161049710.1512670377-476431146.1512670377


Kamis 07 Desember 2017, 23:09 WIB
Menteri Susi Syukuran Tenggelamkan Kapal 


Asing di Rembang
Arif Syaefudin - detikNews  Foto: Arif Syaefudin/detikcom  Rembang - Menteri 
Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti melakukan kunjungan kerja di Kabupaten 
Rembang. Kunjungantersebut dalam rangka membuka kegiatan pagelaran seni dan 
budaya di Kota Rembang.

Susi menggelar pagelaran wayang kulit semalam suntuk di Alun-alun Kota Rembang 
dengan dalang Ki Enthus Susmono. Lakon yang dibawakan adalah Pandawa Layar.

Dalam sambutannya, Menteri Susi mengaku acara tersebut digelar oleh Kementerian 
Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, dalam rangka tasyakuran berhasilnya pemerintah 
mengusir para kapal asing yang selama bertahun-tahun mencuri ikan di wilayah 
perairan Indonesia. 

"Acara ini digelar sebagai rasa syukur atas berdaulatnya laut Indonesia. Karena 
ribuan kapal asing yang sudah selama tahunan mencuri ikan di wilayah NKRI, 
sekarang sudah pergi," ucap Susi di hadapan para pejabat lingkup provinsi dan 
kabupaten, serta para nelayan Rembang. 

Ia menyebutkan, di masa kepemimpinan Presidrn Joko Widodo, perairan wilayah 
NKRI menjadi prioritas utama penggarapan. Terbukti seluruh satuan yang ada 
termasuk instansi, saling bersinergi membangun dan menjaga laut Indonesia. 

Terlebih juga telah dibentuk satuan tugas (satgas) 115 yang bertugas melindungi 
kedaulatan Indonesia. Termasuk mengusir keluar kapal asing yang mencuri ikan di 
perairan Indonesia. 

"Telah dibuatkan Satgas 115 oleh Presiden Jokowi. Dimana selain saya menjadi 
menteri KP, juga diamanahi sebagai komandan satgas 115," paparnya. 

"Kita ingin memberikan suguhan kepada para nelayan Rembang agar lebih memahami 
laut, ikan dan bahari melalui pagelaran seni dan budaya berupa wayang kulit 
yang dibawakan Ki Enthus," lanjut Susi,

|   Menteri Susi didampingi Gubernur Jawa Tengah Foto: Arif Syaefudin/detikcom |


Dalam kunjungannya ke Rembang, Menteri Susi mendarat menggunakan helikopter 
sekitar pukul 17.00 WIB bersama dengan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo. 
Kedatangannya langsung disambut Bupati Rembang Abdul Hafidz. 

Selanjutnya rombongan langsung menuju kediaman Gus Mus, di kompleks Pondok 
Pesantren Raudlatul Thalibin, Leteh, Rembang. Setelah itu rombongan baru menuju 
Alun-alun Kota Rembang. 
(bgs/bgs) rembang menteri susi gubernur jawa tengah












    

Kirim email ke