----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: Jonathan Goeij
[email protected] [GELORA45] <[email protected]>Kepada:
Yahoogroups <[email protected]>Terkirim: Jumat, 8 Desember 2017 21.16.01
GMT+1Judul: [GELORA45] Yerusalem, Kota Penting Bagi Kristen, Islam, dan Yahudi
Yerusalem, Kota Penting Bagi Kristen, Islam, dan Yahudi
Yerusalem, nama itu bergema di hati umat Kristen, Yahudi dan Muslim selama
beberapa abad berbagi area dan sejarah perselisihan.
Yerusalem (Travelandleisure.com)
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengakui Yerusalem sebagai ibu kota
Israel pada Rabu (6/12). Ia juga mulai memproses perpindahan kedutaan besar AS
dari Tel Aviv ke Yerusalem. Aksi ini merupakan salah satu pemenuhan janji
kampanyenya kepada para pemilihnya.
Namun, keputusan bersejarah itu dianggap berisiko memicu timbulnya kekerasan
baru di Timur Tengah. Sebab, Yerusalem menjadi kota yang diperebutkan selama
beberapa dekade. Sebuah kota yang dianggap suci oleh umat Yahudi, Islam, dan
Kristen.
Berbagi tempat
Wartawan BBC, Erica Chernofsky mencari tahu mengapa kota ini penting bagi umat
Kristen, Islam dan Yahudi. Tiga agama itu berbagi tempat yang berkaitan dengan
figur Ibrahim dalam kitab suci.
Yerusalem bergema di hati umat Kristen, Yahudi dan Muslim selama beberapa abad
berbagi area dan sejarah perselisihan.
(Baca juga: Yerusalem dan Sindrom yang Dialami Pengunjungnya)
Dalam bahasa ibrani, ia disebut Yerushalayim dan al-Quds dalam bahasa Arab,
yang merupakan salah satu kota tertua di dunia. Di masa lalu, kota ini pernah
ditaklukan, dihancurkan dan dibangun kembali selama beberapa kali dan
meninggalkan sebuah bagian berbeda.
Ketika wilayah ini menjadi fokus dari berbagai cerita mengenai perbedaan dan
konflik antara orang yang berbeda agama, mereka bersatu dalam menghormati tanah
suci ini.
Kota ini memiliki arsitektur bersejarah, dan terdapat pembagian 'wilayah' bagi
Kristen, Muslim, Yahudi dan Armenia. Dikelilingi oleh tembok batu dan menjadi
lokasi situs-situs suci di dunia.
Setiap bagian mewakili populasinya sendiri. Kristen memiliki dua 'wilayah'
karena orang Armenia juga Kristen, dan wilayah mereka paling kecil diantara
yang lain, yang menjadi Pusat Armenia tertua di dunia.
Menjadi unik karena komunitas mereka telah mempertahankan budaya sendiri dan
peradaban di dalam Gereja St James Church dan biara.
Gereja
Di dalam wilayah Kristen terdapat Gereja Makam Kudus, yang menjadi situs
penting bagi umat Kristen di seluruh dunia. Situs ini berada di tengah sejarah
perjalanan Yesus, kematiannya, penyaliban dan kebangkitan.
Gereja Makam Kudus dikelola oleh perwakilan kaum Kristen di Yerusalem. (BBC
Indonesia)
Yerusalem, nama itu bergema di hati umat Kristen, Yahudi dan Muslim selama
beberapa abad berbagi area dan sejarah perselisihan.
Yerusalem (Travelandleisure.com)
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengakui Yerusalem sebagai ibu kota
Israel pada Rabu (6/12). Ia juga mulai memproses perpindahan kedutaan besar AS
dari Tel Aviv ke Yerusalem. Aksi ini merupakan salah satu pemenuhan janji
kampanyenya kepada para pemilihnya.
Namun, keputusan bersejarah itu dianggap berisiko memicu timbulnya kekerasan
baru di Timur Tengah. Sebab, Yerusalem menjadi kota yang diperebutkan selama
beberapa dekade. Sebuah kota yang dianggap suci oleh umat Yahudi, Islam, dan
Kristen.
Berbagi tempat
Wartawan BBC, Erica Chernofsky mencari tahu mengapa kota ini penting bagi umat
Kristen, Islam dan Yahudi. Tiga agama itu berbagi tempat yang berkaitan dengan
figur Ibrahim dalam kitab suci.
Yerusalem bergema di hati umat Kristen, Yahudi dan Muslim selama beberapa abad
berbagi area dan sejarah perselisihan.
(Baca juga: Yerusalem dan Sindrom yang Dialami Pengunjungnya)
Dalam bahasa ibrani, ia disebut Yerushalayim dan al-Quds dalam bahasa Arab,
yang merupakan salah satu kota tertua di dunia. Di masa lalu, kota ini pernah
ditaklukan, dihancurkan dan dibangun kembali selama beberapa kali dan
meninggalkan sebuah bagian berbeda.
Ketika wilayah ini menjadi fokus dari berbagai cerita mengenai perbedaan dan
konflik antara orang yang berbeda agama, mereka bersatu dalam menghormati tanah
suci ini.
Kota ini memiliki arsitektur bersejarah, dan terdapat pembagian 'wilayah' bagi
Kristen, Muslim, Yahudi dan Armenia. Dikelilingi oleh tembok batu dan menjadi
lokasi situs-situs suci di dunia.
Setiap bagian mewakili populasinya sendiri. Kristen memiliki dua 'wilayah'
karena orang Armenia juga Kristen, dan wilayah mereka paling kecil diantara
yang lain, yang menjadi Pusat Armenia tertua di dunia.
Menjadi unik karena komunitas mereka telah mempertahankan budaya sendiri dan
peradaban di dalam Gereja St James Church dan biara.
Gereja
Di dalam wilayah Kristen terdapat Gereja Makam Kudus, yang menjadi situs
penting bagi umat Kristen di seluruh dunia. Situs ini berada di tengah sejarah
perjalanan Yesus, kematiannya, penyaliban dan kebangkitan.
Gereja Makam Kudus dikelola oleh perwakilan kaum Kristen di Yerusalem. (BBC
Indonesia)
Umat Muslim mengunjungi situs suci tersebut sepanjang tahun, tetapi setiap
Jumat pada bulan Ramadhan, ratusan ribu umat Muslim melakukan sholat di masjid.
Tembok
Wilayah Yahudi merupakan tempat bagi Kotel, atau Tembok Barat atau dikenal
sebagai Tembok ratapan, yang merupakan bagian dari dinding bagian yang tersisa
dari bangunan Bait Suci.
Tembok Ratapan merupakan situs suci yang penting bagi umat Yahudi. (BBC
Indonesia)
Di dalam candi dulu merupakan terdapat ruang Maha Kudus, yang merupakan situs
suci bagi umat Yahudi.
Kaum Yahudi percaya bahwa lokasi ini merupakan lokasi batu fondasi penciptaan
bumi, dan tempat dimana Ibrahim bersiap untuk mengorbankan anaknya Ismail.
Saat ini, Tembok Ratapan merupakan tempat terdekat bagi kaum Yahudi untuk
berdoa ke Maha Kudus. Lokasi ini dikelola oleh Rabi dan setiap tahunnya jutaan
orang Yahudi dari seluruh dunia melakukan ziarah.
(Sumber: bbc.co.uk/indonesia, Kompas.com)