Reporter: 
Istman Musaharun Pramadiba
Editor: 
Widiarsi Agustina
Selasa, 5 Desember 2017 12:50 WIB0 KOMENTAR10125   
   - Font:   Arial  Roboto  Times  Verdana  
    
   - Ukuran Font: - +
    
   - 
    
   - 

Kini Anda dapat mengganti jenis dan ukuran font sesuai preferensi Anda.
Saya mengerti
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo. ANTARA

TEMPO.CO, Bogor - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo enggan berspekulasi 
ihwal dirinya akan berpolitik atau tidak pada 2019. Ia meminta awak media 
bersabar.

"Saya kan juga belum resmi pensiun, jadi aturan TNI kepada saya (tak boleh 
berpolitik) masih berlaku," ujar Gatot, Selasa, 5 Desember 2017.

Gatot beberapa kali diisukan hendak maju sebagai calon wakil presiden atau 
bahkan calon presiden pada 2019. Kabar tersebut muncul setelah dia beberapa 
kali membuat pernyataan atau melakukan tindakan yang bernada politis.

Baca: Isi Surat Jokowi Soal Pemberhentian Panglima TNI Gatot Nurmantyo

Di sisi lain, ia memang akan pensiun pada April 2018. Selain itu, Presiden Joko 
Widodo sudah mengajukan nama penggantinya ke Dewan Perwakilan Rakyat, yaitu 
Kepala Staf Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara Hadi Tjahjanto.

Gatot mengatakan terbuka dengan segala kemungkinan pasca-pensiun sebagai 
Panglima TNI nanti. Dengan kata lain, jika memang ada permintaan untuk 
“mengabdi” kepada negara Indonesia, ia siap.

Namun, ia menegaskan, apa pun langkah dia nanti, tidak dalam bentuk coba-coba. 
Ia ingin semua direncanakan dengan baik.

"Apa pun yang diminta negara, apa pun saya berikan. Tidak akan saya menghindari 
itu," kata Gatot Nurmantyo.

ISTMAN M.P

Kirim email ke