----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: ajeg [email protected] [GELORA45]
<[email protected]>Kepada: [email protected]
<[email protected]>Terkirim: Kamis, 14 Desember 2017 18.59.02
GMT+1Judul: [GELORA45] Korut Sebut AS Menuju Perang Nuklir dengan Memblokade
Laut
Rusia: Latihan Militer di Dekat Korea Utara Akan Memicu Histeria
| |
Rusia: Latihan Militer di Dekat Korea U...
| |
-
Korut Sebut AS Menuju Perang Nuklir dengan
MemblokadeLaut MuhaiminJum’at, 15 Desember 2017 - 00: 12 WIB Armadakapal induk
Amerika Serikat bermanuver di Semenanjung Korea. Foto/US Navy/REUTERS PYONGYANG
- Pemerintah Korea Utara (Korut) mengatakan, PresidenAmerika Serikat (AS)
Donald Trump mengambil langkah besar dan sangat berbahayayakni menuju perang
nuklir. Alasannya, militer Washington sedang berencanamelakukan blokade laut di
semenanjung Korea.
Pernyataan itu disampaikan Kementerian Luar Negeri Korut melalui seorang
jurubicara yang dipublikasikan kantor berita KCNA.
“Pyonyang akan mengambil tindakan tanpa ampun membela diri terhadap
blokadeapapun, karena akan mempertimbangkan langkah semacam itu sebagai
tindakanperang,” kata kementerian tersebut.
“Pemerintah Korea Utara juga yakin bahwa setiap blokade akan menjadipelanggaran
‘nakal’ dari kedaulatan dan martabatnya,” lanjut Kementerian LuarNegeri Korut.
Rencana blokade laut terhadap Pyongyang oleh militer Washington ini
disampaikanMenteri Luar Negeri AS Rex Tillerson. Menurutnya, menjadi hak AS
untuk melaranglalu lintas maritim mengangkut barang ke dan dari Korut, menyusul
uji cobarudal balistik antarbenua Pyongyang yang terbaru pada tanggal 29
November.
Sementara itu, pada hari Kamis (14/12/2017), Presiden Rusia Vladimir
Putinmemperingatkan bahwa Korea Utara sekarang menemukan dirinya dalam posisi
dimana negara itu tidak melihat cara lain untuk melindungi diri sendiri
ketimbangmengembangkan senjata pemusnah massal dan teknologi rudal.
Namun, pemimpin Kremlin ini mengulangi sikap Moskow yang sama sekali
tidakmendukung program nuklir Pyongyang. Dia menyerukan langkah-langkah oleh
semuapihak menuju solusi damai.
“Baik AS dan Korea Utara harus berhenti memicu ketegangan,” kata Putin
dalampada konferensi pers tahunannya. Menurutnya, setiap orang harus
sangatberhati-hati mengenai situasi di semenanjung Korea.
”Satu peluncuran dari Korea Utara akan cukup untuk konsekuensi bencana,”
lanjutperingatan Putin mengacu pada peluncuran peluru kendali atau rudal. (mas)