*Apakah kopiah putih menunjukan pemakainya bermoral baik?* http://medan.tribunnews.com/2017/12/16/ormas-berpakaian-putih-teriaki-cewek-cewek-yang-hilir-mudik-saat-menggelar-aksi-penolakan-dwp
Ormas Berpakaian Putih Teriaki Cewek-cewek yang Hilir Mudik saat Menggelar Aksi Penolakan DWP Sabtu, 16 Desember 2017 07:56 [image: Ormas Berpakaian Putih Teriaki Cewek-cewek yang Hilir Mudik saat Menggelar Aksi Penolakan DWP] KOMPAS.com/IWAN SUPRIYATNA Pengunjung DWP tampak hilir mudik melihat aksi penolakan DWP. *TRIBUN-MEDAN.COM <http://TRIBUN-MEDAN.COM> -* Pengunjuk rasa yang berasal dari berbagai organisasi masyarakat (ormas) menggelar aksi penolakan terhadap penyelenggaran Djakarta Warehouse Project (DWP) di depan Gedung JI EXPO Kemayoran, Jumat (15/12/2017). Ada pemandangan unik saat demonstran melakukan orasi. Muda-mudi yang berpakaian minim terlihat hilir mudik di dekat massa yang sedang menggelar aksi penolakan tersebut. Sejumlah pengunjuk rasa yang sebagian besar berpakaian putih itu sempat meneriaki muda-mudi berpakaian minim tersebut. *KOMPAS.com/IWAN SUPRIYATNAPengunjung DWP tampak hilir mudik melihat aksi penolakan DWP.* "Woi, mau ke mana lu? Dasar enggak guna," kata beberapa demonstran yang berorasi di depan Pintu 7, Kemayoran, Jakarta, Jumat (15/12/2017). Muda-mudi tersebut hanya berlalu menuju pintu masuk JI EXPO Kemayoran, lokasi digelarnya DWP. Sejumlah anggota ormas menggelar aksi yang menuntut DWP dibubarkan. Ormas yang terlibat unjuk rasa di antaranya DPC Forkabi Kemayoran dan Kebangkitan Jawara dan Pengacara ( Bang Japar <http://indeks.kompas.com/tag/Bang-Japar>) Indonesia. [image: Wanita Djakarta Warehouse Project 2016] Wanita DWP 2016 (Flickr) Menurut orator, massa yang berunjuk rasa kali ini 100-an orang. Aksi tersebut mendapatkan pengawalan dari sejumlah polisi yang berjaga-jaga di sekitar JI EXPO Kemayoran. "Kami menolak acara DWP ini yang akan diselenggarakan pada hari ini dan besok," kata salah seorang orator bernama Suhadi. Adapun DWP merupakan ajang festival musik elektronik. DWP 2017 digelar di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada 15 dan 16 Desember 2017. Terkait penyelenggaraan DWP, DPC Forkabi Kemayoran, Bang Japar Indonesia, dan beberapa ormas lainnya telah menyampaikan keberatan mereka kepada Pemprov DKI. Penolakan dilakukan dengan alasan gelaran musik tahunan itu dapat merusak moral bangsa.
