https://www.antaranews.com/berita/671733/gempa-painan-dipicu-sesar-aktif-mentawai
Gempa Painan dipicu sesar aktif Mentawai
Senin, 18 Desember 2017 00:43 WIB
Lokasi ; Gempa pesisir selatan-Sumbar (BMKG)
Padang (ANTARA News) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika
(BMKG) stasiun Geofisika Padang Panjang, Sumatera Barat menyampaikan
gempa berkekuatan 4,6 Skala Richter yang mengguncang wilayah Painan pada
pukul 19.12 WIB dipicu sesar aktif Mentawai.
"Ditinjau dari kedalaman hiposenternya, gempa ini merupakan gempa bumi
dangkal akibat aktivitas sesar aktif Mentawai," kata Kepala Stasiun
Geofisika BMKG Padang Panjang Rahmat Triyono saat dihubungi dari Padang,
Minggu.
Ia menjelaskan analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa dipicu
penyesaran mendatar atau "strike slip fault".
"Mekanisme sumber ini sesuai dan relevan dengan kondisi sesar Mentawai
yang memiliki pergerakan mendatar di kedalaman 18 kilometer di daerah
tersebut," kata dia.
Menurutnya, sesar Mentawai merupakan sesar aktif yang berlokasi di laut
sekitar kepulauan Mentawai berjarak sekitar 150 kilometer dari pantai
barat Sumatrta yang memanjang dari pulau-pulau Mentawai dari Selatan
hingga ke hingga ke sekitar Utara Nias.
Berdasarkan penelusuran gempa merusak yang pernah terjadi pada sesar
aktif mentawai yang berdekatan pada lokasi tersebut yaitu pada t 2 Juni
2016 pukul 05.56 WIB dengan kekuatan 6,5 SR yang menimbulkan kerusakan
ringan di Painan dan dirasakan di Painan, Solok, Mukomuko, dan Sikakap
Kepulauan Mentawai.
Sebelumnya pada Minggu pukul 19.12 WIB gempa tektonik kembali
mengguncang wilayah Painan dan Padang. Hasil analisis BMKG menunjukkan
pusat gempa episenter terletak pada koordinat 1.81 Lintang Selatan dan
100.42 Bujur Timur, pada kedalaman 18 kilometer.
Sementara peta tingkat guncangan menunjukkan dampak gempa dirasakan di
daerah Painan dan Padang dalam skala intensitas II SIG-BMKG atau II sam
pai III MMI.
Rahmat mengatakan terkait dengan peristiwa gempa Painan yang terjadi,
hingga saat ini belum terjadi aktivitas gempabumi susulan.
Ia mengimbau masyarakat tetap tenang, dan terus mengikuti arahan BPBD
dan BMKG.
"Khusus masyarakat di daerah pesisir pantai diiimbau agar tidak
terpancing isu karena gempa yang terjadi tidak berpotensi tsunami,"
katanya.
Pewarta: Ikhwan Wahyudi
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2017