From: 'j.gedearka' [email protected] [GELORA45] Sent: Monday, December 18, 2017 2:42 AM
https://metro.tempo.co/read/1043029/tanggul-jatipadang-jebol-empat-kali-ini-kata-anies-baswedan Tanggul Jatipadang Jebol Empat Kali, Ini Kata Anies Baswedan Reporter: Friski Riana Editor: Clara Maria Tjandra Dewi H. Minggu, 17 Desember 2017 16:56 WIB Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan berbincang dengan petugas saat melihat kondisi tanggul jebol di Jatipadang, Jakarta, 17 Desember 2017. MAGANG TEMPO/Naufal Dwihimawan Adjiditho TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membenarkan tanggul Jatipadang di Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, kembali jebol untuk ke sekian kalinya pada Sabtu, 16 Desember 2017. Sejak 19 Oktober 2017, tanggul yang menahan aliran Kali Pulo itu sudah empat kali jebol. Anies mengatakan penahan tanggul tersebut sebetulnya sedang dalam pergantian dari sak pasir menjadi batu bronjong. Namun baru dikerjakan di sebagian sisi tanggul. "Nah itu yang lagi mau diganti, lagi tengah-tengah proses penggantian batu bronjong, hujan turun deras dan tempat itu jebol," kata Anies di Kemayoran, Jakarta Pusat, Ahad, 17 Desember 2017. Anies kembali mengunjungi kawasan tersebut pada Ahad dinihari. Ia memperkirakan pembangunan tanggul untuk jangka pendek itu bisa segera tuntas. Sebab, sudah sejak 2014, tanggul selalu jebol kala musim hujan tiba. "Setiap tahun jangan ini dibiarkan. Jadi kami akan siapkan solusi komprehensif jangka panjang pengamanannya," kata dia. Baca: Bersepatu Boot, Anies Baswedan Kaget Lihat Banjir di Jatipadang Jebolnya tanggul menyebabkan aliran air dari Kali Pulo merendam sejumlah rumah warga setinggi lutut orang dewasa. Warga terpaksa mengungsi ke musala dan daerah yang lebih tinggi untuk menghindari luapan air. Hingga pada sekitar pukul 18.00, tanggul yang sedang dalam masa perbaikan setelah jebol pada 11 Desember lalu tersebut, kembali tak kuasa menahan laju air hingga akhirnya kembali bobol. Namun lokasi jebolnya tanggul berada di sisi yang belum selesai diperbaiki, yakni di sisi yang hanya ditumpuk karung sak pasir dan batu. Tanggul Jatipadang, yang berfungsi menahan luapan air dari Kali Pulo, dalam kurun dua bulan ke belakang sudah mengalami kebobolan empat kali. Jebolnya tanggul pertama kali terjadi pada Oktober 2017 dan terakhir pada Senin, 11 Desember 2017. ============== https://metro.tempo.co/read/1043047/tanggul-jebol-anies-baswedan-mau-lebarkan-sungai-jadi-20-meter Tanggul Jebol, Anies Baswedan Mau Lebarkan Sungai Jadi 20 Meter Reporter: Friski Riana Editor: Clara Maria Tjandra Dewi H. Minggu, 17 Desember 2017 18:39 WIB Pekerja Suku Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta membangun tanggul turap batu kali di samping kali Pulo Jatipadang, Jakarta Selatan, Ahad, 17 Desember 2017. Tempo/Hendartyo Hanggi TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah menyiapkan rencana jangka panjang untuk menanggulangi kondisi tanggul Jatipadang di Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, yang kerap jebol pada musim hujan. Akibat tanggul jebol, rumah warga di Jatipadang berulang kali terendam banjir. "Jangka panjang harus ada pelebaran sungai itu harusnya 20 meter, sekarang tinggal 2 meter," kata Anies di Kemayoran, Jakarta Pusat, Ahad, 17 Desember 2017. Selain lebar sungai yang tergerus, Anies melihat ada sejumlah tempat yang semestinya dilalui aliran sungai, tapi malah hilang karena ada bangunan rumah warga. "Sampai warga di sana menyebutnya sungai yang hilang karena di atasnya rumah-rumah," ujarnya. Selain melakukan pelebaran sungai, Anies berencana mengurangi volume air di hulu sungai. Caranya, kata dia, dengan memperkuat tanggul. Saat ini, kata Anies, petugas dari dinas terkait sedang melakukan pergantian penahan tanggul dari sak pasir dengan batu bronjong agar lebih kuat dan terbebas dari limpahan air. Nantinya, sisi tanggul tersebut akan dibeton. Baca: Tanggul Jatipadang Jebol Empat Kali, Ini Kata Anies Baswedan Meski berencana pelebaran sungai, Anies enggan membicarakan tentang relokasi warga di permukiman tersebut. "Oh, nanti jangka panjang. Jangka panjang itu. Artinya, musim hujan ini itu jangka pendek. Pastikan musim hujan ini tidak ada limpahan air, tanggulnya diperkuat," ucapnya. Dalam kurun dua bulan terakhir, tanggul Jatipadang, yang berfungsi menahan luapan air dari Kali Pulo, sudah kebobolan empat kali. Tanggul jebol pertama kali terjadi pada Oktober 2017 dan terakhir pada Senin, 11 Desember 2017. Tanggul yang telah diperkuat sementara dengan karung pasir dan batu bronjong itu kembali jebol pada Sabtu, 16 Desember 2017, sekitar pukul 18.00. --------------------------------------------------------------------------------
