http://nasional.kompas.com/read/2017/12/18/17481141/kata-tokoh-papua-harga-bbm-hanya-turun-
saat-jokowi-blusukan-ke-papua
Kata Tokoh Papua, Harga BBM Hanya Turun
Saat Jokowi Blusukan ke Papua
Ihsanuddin
Kompas.com - 18/12/2017, 17:48 WIB
Tokoh Agama di Papua, Pastor John Djonga usai menghadiri Seminar
Nasional Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi-JK di Papua yang digelar di
Auditorium LIPI, Jakarta, Senin (18/12/2017).
Tokoh Agama di Papua, Pastor John Djonga usai menghadiri Seminar
Nasional Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi-JK di Papua yang digelar di
Auditorium LIPI, Jakarta, Senin (18/12/2017). (KOMPAS.com/Ihsanuddin)
*JAKARTA, KOMPAS.com* — Tokoh agama di Papua
<http://indeks.kompas.com/tag/Papua>, Pastor John Djonga, menyebutkan,
kebijakan bahan bakar minyak satu harga di Papua belum berjalan dengan baik.
Ia mengatakan, harga BBM <http://indeks.kompas.com/tag/BBM> hanya turun
seperti di Jawa, saat Presiden Joko Widodo melakukan blusukan di Papua.
Akan tetapi, tak lama setelah Jokowi
<http://indeks.kompas.com/tag/Jokowi> meninggalkan Papua, harga BBM
<http://indeks.kompas.com/tag/harga-BBM> kembali melonjak.
"Beliau pulang, satu-dua minggu, harga kembali 'normal'," kata John saat
berbicara dalam Seminar Nasional "Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi-JK di
Papua" di Auditorium LIPI, Jakarta, Senin (18/12/2017).
John mengatakan, ia memantau langsung kondisi ini di Yahukimo, Papua.
*Baca juga: Ini Cara Pertamina Wujudkan BBM Satu Harga di Kalimantan
<http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2017/03/28/194500726/ini.cara.pertamina.wujudkan.bbm.satu.harga.di.kalimantan.>
*
Saat Jokowi baru mencanangkan program BBM satu harga di kabupaten itu
pada Oktober 2016, John mengakui bahwa harganya sama seperti di Jawa,
yakni Rp 6.450 per liter untuk premium dan Rp 5.150 per liter untuk solar.
Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke Kota Sorong, Papua Barat, Senin
(29/12/2014). Pagi hari, Presiden blusukan ke perkampungan nelayan di
Kelurahan Malawei, Distrik Sorong Manoi. Tampak Presiden berdialog
dengan perwakilan nelayan. Selain itu, Presiden juga memberi bantuan
motor untuk perahu nelayan di tempat tersebut.
Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke Kota Sorong, Papua Barat, Senin
(29/12/2014). Pagi hari, Presiden blusukan ke perkampungan nelayan di
Kelurahan Malawei, Distrik Sorong Manoi. Tampak Presiden berdialog
dengan perwakilan nelayan. Selain itu, Presiden juga memberi bantuan
motor untuk perahu nelayan di tempat tersebut. (KOMPAS/SONYA HELLEN
SINOMBOR)
"Sekarang sudah Rp 30.000 lagi. Bahkan dalam rangka Tahun Baru dan
Natal, tahun lalu kami sampai Rp 100.000," ucap John.
John mengatakan, program BBM satu harga ini sebenarnya sangat baik bagi
masyarakat Papua. Sayangnya, program ini belum bisa berjalan jika tak
ada pengawasan.
"Lalu siapa yang harus monitoring dan harus menangani? Sementara pejabat
di Tanah itu, bupatinya banyak di Jayapura atau di Jakarta," kata John.
*BBM satu harga*
Pencanangan BBM satu harga dilakukan Jokowi di Bandara Nop Goliat Dekai,
Yahukimo, Selasa (18/10/2016).
*Baca: Jumlah Wilayah BBM Satu Harga Tembus 38 Titik
<http://ekonomi.kompas.com/read/2017/12/08/200300026/jumlah-wilayah-bbm-satu-harga-tembus-38-titik>
*
Dalam sambutannya, Jokowi menegaskan bahwa harga BBM di seluruh wilayah
Papua dan Papua Barat harus sama dengan wilayah lain, yakni Rp 6.450 per
liter untuk premium.
Jokowi menilai, ada ketidakadilan selama bertahun-tahun karena harga
premium di wilayah terpencil di Papua bisa mencapai Rp 100.000 rupiah
per liter.
Saat itu, Jokowi mengatakan, Pertamina sudah melakukan sejumlah langkah
untuk menurunkan harga BBM di Papua. Pertama adalah dengan mengembangkan
sembilan lembaga penyalur BBM.
Kapasitas penyimpanan BBM di penyalur juga diperbesar. Selain itu,
Pertamina juga sudah membeli dua pesawat Air Tractor AT-802 yang bisa
mengangkut 4.000 liter BBM untuk didistribusikan ke daerah yang sulit
dijangkau lewat jalur darat.
Jokowi berharap praktik penyaluran BBM di lapangan berjalan sesuai
harapan. Ia mengingatkan jangan sampai BBM yang sudah dijual murah hanya
dikuasai kelompok tertentu dan kembali dijual dengan harga yang mahal
kepada masyarakat.