anda itu benar2 parah banget sih! anda sendiri yg bilang "dosen = professor" sekarang maksain orang lain yg bilang, opo tumon orang kayak gini. penuh imaginasi yg kemudian dianggap sebagai hal nyata. ---In [email protected], <nesare1@...> wrote :
Gak perlu! Karena dari penjelasan ente itu sudah ketahuan ente ngak ngerti masalah professorship ini. Sangat tidak tahu! Pertama bilang dosen = professor. Ini sudah salah. Apakah hal seperti ini saja perlu dijabarkan? Kedua bilang pengajar di universitas semuanya adalah Phd. Apakah hal seperti ini saja perlu dijabarkan? Ketiga sekarang bilang professor bagian dari dosen. Apakah hal seperti ini saja perlu dijabarkan? Bagian mananya? Kiri atau kanan? Bawah atau atas? Keempat nanti ente pasti mau bilang dosen bagian dari professor hahahahahaha. Koq bisa2nya professor dan dosen dipilah2 begitu. Sedangkan dosen itu adalah nama pekerjaannya seperti montir, tukang delman, tukang bajai, dokter, bidan, pengacara dll; dan professor itu adalah pangkatnya. Keduanya adalah berbeda, koq bisa yg satu jadi bagian yang lain?!! Kalau bisa artinya: si ujang anaknya si upil yg tidak lulus SD dan menganggur di Indonesia adalah bagian dari tukang becak??!! Pasti gak mampu mencernah analogi ini?!!!! hehehehehehe. Gobloknya minta ampun! Tapi sok tahu lebih minta ampun! Nesare From: [email protected] [mailto:[email protected]] Sent: Sunday, December 17, 2017 1:29 PM To: [email protected] Subject: RE: [GELORA45] Inilah Profesor Ekonomi Pertama Asal Indonesia di Australia Bung Otak Udang, itu maksudnya professor merupakan bagian dari dosen. Apakah hal seperti ini saja perlu dijabarkan? ---In [email protected] mailto:[email protected], <nesare1@... mailto:nesare1@...> wrote : Ngapain kasih2 referensi Wikipedia ini? Mau tetap ngeyel bilang dosen = professor?!! Dikuningin lagi “Guru Besar atau Profesor” nya. Gobloknya sudah akut! Nesare From: [email protected] mailto:[email protected] [mailto:[email protected] mailto:[email protected]] Sent: Saturday, December 16, 2017 2:05 PM To: [email protected] mailto:[email protected] Subject: RE: [GELORA45] Inilah Profesor Ekonomi Pertama Asal Indonesia di Australia Dari wikipedia: Jabatan/Pangkat Dosen[sunting https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dosen&veaction=edit§ion=4 | sunting sumber https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dosen&action=edit§ion=4] Berikut ini jenjang jabatan dan pangkat dosen berdasarkan persyaratan jumlah angka kredit: Jabatan Pangkat Golongan Angka kredit Asisten Ahli Penata Muda III/a 100 Penata Muda Tk. I III/b 150 Lektor Penata III/c 200 Penata Tk.I III/d 300 Lektor Kepala Pembina IV/a 400 Pembina Tk. I IV/b 550 Pembina Utama Muda IV/c 700 Guru Besar atau Profesor Pembina Utama Madya IV/d 850 Pembina Utama IV/e 1050 ---In [email protected] mailto:[email protected], <nesare1@... mailto:nesare1@...> wrote : Gobloknya minta ampun! Koq dosen disamakan dengan professor?! Dosen macem2 bisa hanya bachelor/S1, master/S2 dan phd/S3, koq bisa2nya = professor?!! Nesare From: [email protected] mailto:[email protected] [mailto:[email protected] mailto:[email protected]] Sent: Thursday, December 14, 2017 9:15 PM To: [email protected] mailto:[email protected] Subject: RE: [GELORA45] Inilah Profesor Ekonomi Pertama Asal Indonesia di Australia Aiya bung Lin ada2 saja, bukan dosen ya jelas bukan professor. Apa bung Lin professor? ---In [email protected] mailto:[email protected], <ehhlin@... mailto:ehhlin@...> wrote : Nah, lalu bagimana dgn professor Jonathan Goeij, gelar apa saja yg telah ia punya I? On 15 Dec 2017 12:02 a.m., "Jonathan Goeij jonathangoeij@... mailto:jonathangoeij@... [GELORA45]" <[email protected] mailto:[email protected]> wrote: Merupakan hal umum memanggil baik Associate Professor ataupun Professor dengan panggilan prof atau professor, atau bisa juga memanggil doctor. ---In [email protected] mailto:[email protected], <ilmesengero@... mailto:ilmesengero@...> wrote : Budy P Resosudarmo Associate Professor, The Arndt-Corden Department of Economics Qualifications BSc (Electrical, ITB), MSc (OR, Delaware), PhD (DevEcon, Cornell)
