AS veto Resolusi DK PBB yang tolak akui Yerusalem sebagai ibu kota Israel 
http://www.bbc.com/indonesia/dunia-42406702 27 menit lalu

 Bagikan artikel ini dengan Facebook 
http://www.bbc.com/indonesia/dunia-42406702#  Bagikan artikel ini dengan 
Twitter http://www.bbc.com/indonesia/dunia-42406702#  Bagikan artikel ini 
dengan Messenger http://www.bbc.com/indonesia/dunia-42406702#  Bagikan artikel 
ini dengan Email 
mailto:?subject=Shared%20from%20BBC%20Indonesia&body=http%3A%2F%2Fwww.bbc.com%2Findonesia%2Fdunia-42406702
  Kirim http://www.bbc.com/indonesia/dunia-42406702#share-tools




 
 Hak atas fotoAFPImage captionNikki Haley mengatakan AS "dipaksa membela 
kedaulatannya". Amerika Serikat memveto draf Resolusi Dewan Keamanan 
Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) yang menolak keputusan Presiden Donald 
Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
 Duta Besar AS untuk PBB, Nikki Haley, mengatakan draf resolusi tersebut 
merupakan "penghinaan". Dia juga mewanti-wanti bahwa AS tidak akan melupakan 
pengajuan draf semacam itu.
 "Ini adalah bukti tambahan bahwa PBB melakukan lebih banyak mudarat ketimbang 
manfaat dalam menangani konflik Israel-Palestina," ujarnya.
 "Hari ini, hanya karena menentukan di mana kami akan meletakkan kedutaan besar 
saja, Amerika Serikat dipaksa membela kedaulatannya. Catatan akan menunjukkan 
bahwa kami melakukan ini dengan bangga," sambung Haley.
 Apa yang mendasari pengakuan Trump atas Yerusalem? Tujuh hal yang harus Anda 
ketahui http://www.bbc.com/indonesia/trensosial-42276374 Yerusalem: Tiga hal 
yang perlu Anda ketahui tentang kota suci 
http://www.bbc.com/indonesia/majalah-42261448 Memahami peta konflik 
Israel-Palestina http://www.bbc.co.uk/academy/id/articles/art20160118113826185 
Draf resolusi penolakan pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel diajukan 
oleh Mesir. Sebagaimana dilaporkan wartawan BBC di New York, Nada Tawfik, draf 
tersebut menghindari penyebutan AS atau Trump secara gamblang agar bisa 
disokong secara penuh.
 Alih-alih mengajak negara-negara mengecam AS, draf itu mendesak "semua negara 
menahan diri untuk tidak menetapkan perwakilan diplomatik di kota suci 
Yerusalem".
 Draf tersebut juga menghendaki "semua negara patuh pada resolusi-resolusi 
Dewan Keamanan mengenai Kota Suci Yerusalem dan tidak menyetujui aksi atau 
tindakan apapun yang berlawanan dengan resolusi-resolusi itu".
 Kecuali AS, draf itu disetujui empat anggota permanen DK PBB—Cina, Prancis, 
Rusia, dan Inggris—beserta 10 anggota nonpermanen lainnya.
 Langkah veto AS terhadap draf resolusi DK PBB mendapat sanjungan Perdana 
Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Secara khusus dia memuji Nikki Haley 
melalui Twitter.
 Lompati Twitter pesan oleh @netanyahu 
http://www.bbc.com/indonesia/dunia-42406702#jump-linkhttps://twitter.com/netanyahu/status/942813938881912832
 https://twitter.com/netanyahu/status/942813938881912832


 https://twitter.com/netanyahu/status/942813938881912832
 Benjamin Netanyahu ✔@netanyahu https://twitter.com/netanyahu

 
 Thank you, Ambassador Haley. On Hanukkah, you spoke like a Maccabi. You lit a 
candle of truth. You dispel the darkness. One defeated the many. Truth defeated 
lies. Thank you, President Trump. Thank you, Nikki Haley.
 09.48 - 18 Des 2017 https://twitter.com/netanyahu/status/942813938881912832
  371371 Balasan 
https://twitter.com/intent/tweet?in_reply_to=942813938881912832   2.8462.846 
Retweet https://twitter.com/intent/retweet?tweet_id=942813938881912832   
8.0348.034 suka https://twitter.com/intent/like?tweet_id=942813938881912832

 Info dan privasi Iklan Twitter https://support.twitter.com/articles/20175256

 

 




 Hentikan Twitter pesan oleh @netanyahu




 Namun, juru bicara Presiden Otorita Palestina, Mahmoud Abbas, menyebut 
tindakan AS "tidak bisa diterima dan mengancam stabilitas komunitas 
internasional karena negara itu tidak menghormatinya".
 "Komunitas internasional kini harus berupaya melindungi rakyat Palestina," 
kata Nabil Abu Rudeina, jubir Mahmoud Abbas, kepada kantor berita AFP.
 Menteri Luar Negeri Palestina, Riyad al-Maliki, mengatakan dirinya akan 
menyerukan pertemuan darurat Majelis Umum PBB untuk mendiskusikan masalah 
Yerusalem.

 

Kirim email ke