----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: Sunny ambon [email protected] [nasional-list] <[email protected]>Kepada: Gelora 45 <[email protected]>; Yahoo! Inc. <[email protected]>Terkirim: Selasa, 19 Desember 2017 00.47.21 GMT+1Judul: [nasional-list] Turki akan Buka Kedutaan untuk Palestina di Yerusalem
http://www.republika.co.id/berita/internasional/palestina-israel/17/12/18/p14r1m335-turki-akan-buka-kedutaan-untuk-palestina-di-yerusalem Senin , 18 Desember 2017, 07:08 WIB Turki akan BukaKedutaan untuk Palestina di Yerusalem Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: EsthiMaharani EPA REPUBLIKA.CO.ID, ISTANBUL -- Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogansecara resmi menantang keputusan Presiden Amerika Serikat, DonaldTrump yang akan memindahkan Kedutaan Besar AS ke Yerusalem dalam enampurnama. Ia mengatakan negaranya juga akan membangun Kedutaan Besaruntuk Palestina di Yerusalem Timur, Ahad (17/12). "InsyaAllah,harinya segera datang, dengan izin Allah, kita akan buka Kedutaan disana," kata Erdogan dilansir di Reuters. Dalam pidatonya padaanggota partai AK Party juga ia menyampaikan bahwa Turki sudah punyaKonsulat Jenderal di Yerusalem yang diwakili Duta Besar. Pernyataanini muncul pascapertemuan pemimpin negara Muslim di Istanbul pekanlalu. Pertemuan tersebut sepakat mengecam keputusan Trump danmengakui Yerusalem sebagai ibukota Palestina. Dalam konferensi,Erdogan menjadi salah satu yang paling vokal. Hingga kini,Yerusalem menjadi salah satu yang disengketakan dalam konflikIsrael-Palestina. Tempat ini juga merupakan kota suci bagi tigakepercayaan; yakni Islam, Kristiani dan Yahudi. Israel merebutYerusalem timur dalam perang enam hari pada 1967. Namun okupasi initidak diakui oleh komunitas internasional. Kemarin, PBB menyampaikancenderung akan membatalkan klaim AS. Duta Besar AS untuk PBB,Nikki Haley mengatakan AS tetap tidak memihak dalam sengketaYerusalem Timur. Ia juga sepakat bahwa Israel dan Palestina harusmenentukan sendiri status Yerusalem melalui negosiasi.
