----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: [email protected] [GELORA45] 
<[email protected]>Kepada: "[email protected]" 
<[email protected]>Terkirim: Rabu, 20 Desember 2017 02.24.57 GMT+1Judul: 
[GELORA45] Sinta Gus Dur Masuk Daftar 11 Perempuan Berpengaruh Dunia
     








Sinta Gus Dur Masuk Daftar 11 Perempuan Berpengaruh Dunia
Elise Dwi Ratnasari , CNN Indonesia | Minggu, 17/12/2017 21:25 WIBBagikan :     
Istri mantan Presiden keempat (alm) KH Abdurrahman Wahid, Sinta Nuriyah masuk 
ke dalam daftar 11 perempuan berpengaruh di dunia versi New York Times. (ANTARA 
FOTO/Sigid Kurniawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Istri mantan Presiden keempat (alm) KH Abdurrahman 
Wahid, Sinta Nuriyah masuk ke dalam daftar 11 perempuan berpengaruh di dunia 
versi New York Times. 

Dia dianggap konsisten menyerukan Islam yang toleran sekaligus seorang feminis 
dalam ajaran tersebut. Semangat ini pula yang ditunjukkan Gus Dur saat masih 
menjabat sebagai presiden. 

Seakan tak kehilangan 'jiwa dan semangat' Gus Dur, Sinta pun masih 
diperhitungkan di kalangan kelompok minoritas. 




Mengutip Times, Sinta sempat didatangi satu kelompok transgender yang ingin 
membuka kembali pesantren karena ditutup organisasi Islam garis keras.. 



| 
Lihat juga:
 Kunjungi Keluarga Gus Dur, Djarot Diakui Tak Minta Dukungan |



Organisasi menutup pesantren itu di tengah memburuknya perlakuan terhadap kaum 
LGBT (Lesbian, Gay, Bisexual and Transgender). 

"Semua orang punya hak untuk menyembah Tuhan, tak hanya segelintir orang. Itu 
adalah ajaran Islam," kata Sinta dikutip dari Times pada April lalu. 

Sinta juga bersikap ketika sebagian warga ramai-ramai ‘membenci’ Ahok dalam 
kasus dugaan penistaan agama oleh bekas gubernur DKI Jakarta itu terkait dengan 
pengutipan Al Maidah.

Di tengah situasi panas tersebut, Sinta justru menyatakan Ahok berani mengambil 
posisi di antara kelompok dominan. 

Tak hanya itu, selama 16 tahun terakhir ia bersafari tiap Ramadan tiba. Sinta 
mengadakan buka puasa bersama di berbagai kota di Indonesia untuk menumbuhkan 
rasa toleransi. 

Perjuangan untuk Perempuan

Di sisi lain, Sinta juga memperjuangkan hak-hak kaum perempuan. Dalam satu 
talkshow ia menyatakan bahwa dirinya menolak poligami. Hal tersebut 
diungkapkan, setelah dirinya mendengar soal seorang pria yang dikabarkan bisa 
adil terhadap 12 istrinya. 

"Siapa yang bisa adil pada banyak istri? Tidak ada!" tegasnya.



| 
Lihat juga:
 Politik DKI Memanas, Sinta Nuriyah Minta Tak Bersikap Frontal |



Selain Sinta, terdapat perempuan lain yang punya kisah perjuangan yang berbeda, 
namun memiliki pengaruhnya masing-masing kepada sekitar.

Para perempuan itu antara lain adalah Manal al-Sharif seorang aktivis hak 
perempuan di Arab Saudi; Emma Morano, orang tertua di dunia yang hidup selama 
117 tahun; Margot Wallstrom, Menteri Luar Negeri Swedia; Henda Ayari, aktivis 
sekaligus penggiat kampanye #MeToo, dan Asli Erdogan, seorang novelis. (asa/asa)





    

Kirim email ke