Kalau mengucapkan selamat Hari Natal, imannya jadi dangkal. Mesti dikeruk lagi ?
2017-12-27 20:39 GMT+01:00 Sunny ambon [email protected] [GELORA45] < [email protected]>: > > > *ISIS atau Daesh di Syria dan Irak mencret maka suara lagu sahat bin > konco-konco di NKRI tidak melangit seperti beberapa waktu silam melainkan > berirama keroncong.* > > > http://www.suara-islam.com/read/kabar/nasional/24573/ > Fatwa-Ulama-Soal-Natal-untuk-Lindungi-Akidah > > > Fatwa Ulama Soal Natal untuk Lindungi Akidah > > 24 Desember 23:51 | Dilihat : 418 > > [image: Fatwa Ulama Soal Natal untuk Lindungi Akidah] MS Kaban > > *Bogor (SI Online)* - Mantan Menteri Kehutanan MS Kaban menanggapi adanya > perdebatan yang muncul setiap bulan Desember tentang bagaimana menyikapi > masalah natal dan tahun baru. > > "Kita tidak bisa pungkiri pro kontra itu ada terhadap fatwa ulama tentang > natal, tapi fatwa ulama itu untuk menjaga keimanan umat muslim, dan itu > dilindungi oleh undang-undang," jelasnya kepada *Suara Islam Online*, > Sabtu (23/12). > > Selama ini, kata Kaban, umat Islam tidak pernah mempersoalkan kegiatan > agama lain, sikap toleransi sudah lama terbangun. "Tetapi janganlah umat > Islam itu dipenetrasi atau diinversi dengan upaya-upaya pendangkalan > keimanan, karena itu para ulama mengingatkan dengan fatwanya supaya umat > Islam terpelihara keimanannya," jelasnya. > > Oleh karena itu, menurut Kaban, negara harus ikut menciptakan suasana yang > harmonis, dan semua pihak harus saling menjaga dan memelihara kerukunan. > > "Dan kita juga mengingatkan kepada saudara sesama muslim untuk terus > menghayati Islam sesuai petunjuk Rasulullah, jangan sampai kita mengambil > langkah yang menyebabkan disharmoni," tandasnya > > > >
