Roy MurtadhoRakyat masih berjuang mempertahankan haknya. Beberapa hari yang 
lalu, saat anda semua liburan dengan keluarga. Mereka harus siap-siap siaga 
dari berbagai ancaman pengusiran desa-desanya untuk tambang. Setidaknya ada 11 
desa yang disengketakan dengan bisnis tambang milik TNI AL.Dulu sudah ada warga 
yang tewas tertembak. Sekarang sepertinya kids jaman now dengan enteng akan 
bilang, "oh, memang kalau mereka menolak pembangunan, menghalang-halangi 
kemajuan mereka boleh dipaksa atau disingkirkan demi hukum dan kemaslahatan 
yang lebih besar".Jadi, jutaan hektar hutan di Indonesia, yang disulap jadi 
Hutan Tanaman Industri, perkebunan sawit, dan pertambangan, sudah benar karena 
untuk kemaslahatan yang lebih besar. Maka kalau ada rakyat yang menolak tembak 
saja kepalanya! Asyik bukan?Foto: rakyat tengah aksi menolak tambang TNI AL di 
desa Sumberantar Kec. Nguling Pasuruan.








Kirim email ke