Media Indonesia itu kalau menterjemahkan berita kok seringkali ngaco, heran banget bagaimana bisa the Book of Chronicles diterjemahkan jadi Kitab Kejadian. Kalau nggak tahu sesedikitnya googling gitu lho.
--- Mereka menyebut Gubernur Yerusalem, yang ditunjuk oleh seorang raja, dua kali disebutkan dalam kitab suci mereka. Penyebutan pertama ada di bagian Kitab Para Raja. Penyebutan kedua berada di bagian Kitab Kejadian. ... Arkeolog Israel klaim temukan stempel gubernur Yerusalem berusia 2.700 tahun https://www.merdeka.com/dunia/arkeolog-israel-klaim-temukan-stempel-gubernur-yerusalem-berusia-2700-tahun.html Selasa, 2 Januari 2018 07:06Reporter : Ramadhian Fadillah https://www.merdeka.com/reporter/ramadhian-fadillah/ https://facebook.com/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fwww.merdeka.com%2Fdunia%2Farkeolog-israel-klaim-temukan-stempel-gubernur-yerusalem-berusia-2700-tahun.html https://twitter.com/share?text=Arkeolog%20Israel%20klaim%20temukan%20stempel%20gubernur%20Yerusalem%20berusia%202.700%20tahun%20%7C%20merdeka.com&url=https%3A%2F%2Fwww.merdeka.com%2Fdunia%2Farkeolog-israel-klaim-temukan-stempel-gubernur-yerusalem-berusia-2700-tahun.html&via=merdekadotcom https://plus.google.com/share?url=https%3A%2F%2Fwww.merdeka.com%2Fdunia%2Farkeolog-israel-klaim-temukan-stempel-gubernur-yerusalem-berusia-2700-tahun.html Stempel kuno gubernur Yerusalem. ©reuters Merdeka.com - Tim arkeolog Israel mengklaim telah menemukan stempel tanah liat berusia 2.700 tahun yang dipercayai milik gubernur kota Yerusalem pada masa itu. Artefak tersebut bertuliskan 'milik gubernur kota' dalam bahasa Ibrani kuno. Benda itu diduga menempel dalam paket atau dikirim sebagai cindera mata atas nama pemimpin kota Yerusalem. Gubernur adalah jabatan tertinggi bagi umat di Yerusalem pada waktu itu, kata badan Otoritas Antik Israel. Stempel tersebut berukuran sebesar uang koin logam. Bergambar dua orang tengah berdiri saling berhadapan dengan posisi sama dan mengenakan jubah selutut. Para arkeolog mengaku menemukannya di dekat Tembok Ratapan, kawasan Kota Tua Yerusalem. "Penemuan itu membuktikan pernyataan kitab suci akan keberadaan gubernur di kota Yerusalem sekitar 2.700 tahun lalu," kata Otoritas Antik Israel mengutip arkeolog Shlomit Weksler-Bdolah. Mereka menyebut Gubernur Yerusalem, yang ditunjuk oleh seorang raja, dua kali disebutkan dalam kitab suci mereka. Penyebutan pertama ada di bagian Kitab Para Raja. Penyebutan kedua berada di bagian Kitab Kejadian. Pengungkapan penemuan itu terjadi beberapa pekan setelah Amerika Serikat mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Pernyataan Presiden Trump itu menuai kecaman nyaris dari seluruh dunia. [ian]
