----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: Jonathan Goeij
[email protected] [GELORA45] <[email protected]>Kepada:
Yahoogroups <[email protected]>Terkirim: Rabu, 3 Januari 2018 18.49.27
GMT+1Judul: [GELORA45] Bambang Widjojanto Ketua Pencegahan Korupsi TGUPP Anies
TGUPP bagaikan kabinet, ada KPK segala.---
Bambang Widjojanto Ketua Pencegahan Korupsi TGUPP Anies
|
|
|
| | |
|
|
|
| |
Bambang Widjojanto Ketua Pencegahan Korupsi TGUPP Anies
CNN Indonesia
Gubernur Anies Baswedan melantik TGUPP di Balai Kota DKI Jakarta hari ini.
Salah satu yang dilantik adalah manta...
|
|
|
Mesha Mediani , CNN Indonesia | Rabu, 03/01/2018 11:03 WIBBagikan :
Gubernur Anies Baswedan melantik TGUPP di Balai Kota DKI Jakarta hari ini.
Salah satu yang dilantik adalah mantan komisioner KPK, Bambang Widjojanto. (CNN
Indonesia/Feri Agus Setyawan)Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan Pimpinan Komisi
Pemberantasan Korupsi Bambang Widjojanto dilantik menjadi Ketua Komite
Pencegahan Korupsi dalam Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Ibu
Kota Jakarta oleh Gubernur Anies Baswedan, Rabu (3/1).
Komite tersebut adalah tim gubernur untuk percepatan pembangunan (TGUPP) Bidang
Pencegahan Korupsi. Anies menyatakan, Komite tersebut merupakan salah satu
tugas prioritas yang harus dilakukan pada 100 hari pertama pemerintahan.
“Komite PK Jakarta juga akan menjadi penghubung antara Pemprov DKI dengan
masyarakat dan lembaga negara lain seperti KPK dalam melakukan pengawasan serta
pencegahan korupsi di DKI," kata Anies di Balai Kota, Jakarta.
|
Lihat juga:
Anies Disebut Berhak Tunjuk Langsung Anggota TGUPP |
Pada kesempatan yang sama, Anies pun memperkenalkan anggota komite dari TGUPP
itu. Mereka antara lain aktivis hak asasi manusia Nursyahbani Katjasungkana,
mantan Wakapolri Komjen Pol (purn) Oegroseno, dan peneliti ahli tata
pemerintahan Tatak Ujiyati. Mantan Ketua TGUPP pemerintahan sebelumnya,
Muhammad Yusuf juga memperkuat Komite PK ini.
Di tempat yang sama Bambang mengatakan, komitenya sudah bisa mulai bekerja
secepatnya setalah dilantik hari ini. Namun, Bambang sendiri belum menerima SK
bagi dirinya untuk langsung bekerja.
"Kami baru dilantik per hari ini dan saya belum tahu SK (Surat Keputusan) nya
sudah ditandatangani atau belum," kata Bambang.
|
Lihat juga:
Cegah Tumpang Tindih Aset DKI, Anies Bikin Instruksi Gubernur |
Ia menyebut, fokus komitenya dalam waktu dekat adalah konsolidasi internal,
merumuskan tonggak penanda jarak (milestone), target kerja, rencana, bentuk
koordinasi dan supervisi bersama jajaran satuan kerja perangkat daerah (SKPD).
Komite PK dibentuk berlandaskan Peraturan Gubernur Nomor 196 Tahun 2017 tentang
Perubahan atas Peraturan Gubernur Nomor 187 tentang TGUPP.
Tugasnya adalah mengkaji dan menganalisis kebijakan Gubernur dan Wakil Gubernur
dalam rangka Pencegahan Korupsi, memberikan pertimbangan, saran dan masukan
dalam penyusunan dan pelaksanaan kebijakan pencegahan korupsi. Anggotanya nanti
bertanggung jawab kepada Anies-Sandi.
Kedekatan Bambang dengan Anies-Sandi sudah terjadi sejak Pilkada DKI 2017.
Bambang yang juga dikenal sebelumnya sebagai aktivis antikorupsi sebelum
bergabung dengan KPK pada 2011-2015 itu adalah bagian dari tim sukses
Anies-Sandi pada Pilkada DKI 2017. (kid/djm)