CXT yg walikota Beijing itu selama ini memang dianggap sebagai mastermind 
pembantaian Tien An Men yg kemudian dipenjara Jiang karena korupsi, tetapi 
setelah TAM beliau dianggap berjasa dan dapat recognition dan naik jabatan 
sebelum akhirnya dipenjara itu selama 16 th.
 

 Pada saat kesempatan medical parole CXT di interview membantah kalau korupsi 
dan mengatakan itu sebagai cara membungkam dirinya dan dirinya korban power 
struggle dgn Jiang, interview itu dilakukan saat CXT sudah berusia 81 th lagi 
sakit kanker tidak ada harapan hidup dan hanya berusaha bertahan sampai masa 
hukumannya habis sehingga tidak mati sbg orang tahanan, sayang tidak keturutan. 
 

 Menarik juga bisa mengetahui politik yg menggunakan pemberantasan korupsi utk 
menyingkirkan orang2 tertentu.
 

---In [email protected], <SADAR@...> wrote :

 Orang sudah mati baru bilang ada bocoran tanpa ada yang bisa buktikan sampai 
dimana kebenarannya, ...!
  
 Dan, ... ingat, demonstran Tian An Men itu bermula menentang pejabat-pejbat 
KORUP! Dan ternyata terbongkar Chen Xi Tong gubernur Biejing ketika itu justru 
salah seorang koruptor yang diganyang! Mau ngoceh apa lagi???
  
 Saya belum ada waktu untuk baca buku obrolan kosong yg dibilang dibalik 
rahasia ChenXT itu!
  
  
  
 From: jonathangoeij@... [GELORA45]
 Sent: Thursday, January 4, 2018 10:59 AM
 To: sadar@...
 Subject: Re: [GELORA45] Diperkirakan 10.000 Orang Tewas di Pembantaian 
Tiananmen, Tiongkok


  

  
 Chen Xitong dalam interview terakhir tidak lama sebelum wafat karena kanker 
mengatakan laporan ke NPC itu bukan bikinannya, sudah disiapkan sebelumnya, dan 
beliau tinggal baca saja. Dus pada dasarnya laporan ke NPC itu hanya gombal, 
fabrikasi belaka.

---In [email protected], <SADAR@...> wrote :

 Hahahaaa, ... rupanya baru dikeluarkan dokumen-rahasia Inggris setelah lewat 
30 th, ya? Jadi rame lagi membicarakan korban Tian An Men 4Juni 1989, 10 ribu 
orang tewas di lapangan Tian An Men. Saya perhatikan TETAP tidak ada angka 
PASTI yang membuktikan berapa jumlah orang mati di lapangan Tian An Men itu 
sesungguhnya! TETAP tidak ada foto-foto yang membuktikan TENTARA memberondong 
tembakan kearah massa, pendemo-pendemo dilapangan Tian An Men, tidak ada 
foto-foto yang bisa membuktikan tank-tank melindes massa pendemo, yang selalu 
diuar-uarkan tank-tank melindes massa menjadi daging cincang dilapangan Tian An 
Men itu, ... SEBALIK nya, semua foto yg telah beredar didunia internet, JUSTRU 
menunjukkan TPRT yg bersikap bersahabat dengan damainya memisah massa pendemo, 
menghadang dan mengarahkan arus massa bubar meninggalkan lapangan Tan An Men. 
Adanya foto-foto TANK BERHENTI  dan menghindar saat dihadang seorang pendemo, 
bahkan pendemo itu yang akhirnya naik keatas tank, ...Yang TERJADI sesungguhnya 
adalah kebrutalan pendemo-pendemo itu yang memukuli TPRT saqmpai berlumuran 
darah, bahkan membakar hidup-hidup dalam tank, membakar pancer, tank dan truk 
TPRT, ...!
  
 Bagi saya nampak ANEH, mencoba gunakan laporan Chen Xitong, Gubernur Beijing 
yang ternyata juga tidak membuktikan adanya 10 ribu TEWAS dilapangan Tian An 
Men itu! Sebeliknya Chen Xitong menjelaskan bagaimana TPRT tgl. 3 sampai 4 
subuh Juni dihadang massa, secara brutal memukuli tentara, memrusak dan 
membakar kendaraan TPRT. Lebih 1000 kendaraan dirusak, lebih 60 tank dirusak 
dan dibakar, dan, ... lebih 6000 tentara luka-luka sedang puluhan tentara 
meninggal!
  
 Bukankah ini JUSTRU membuktikan TPRT tidak menggunakan senjata membunuhi 
massa-pendemo!!! Sebaliknya terlalu PASIF berdiam menghadapi kebrutalan 
massa-pendemo sampai membiarkan dirinya luka-luka bahkan puluhan TEWAS 
digebukin massa!
  
 Lebih lanjut Chen juga melaporkan kekacauan yang terjadi dilapangan Tian An 
Men akibat penggusuran paksa yang harus dilakukan TPRT. Akibat dari 
gas-arimata, dan desakan arus massa tidak terhindarkan ada massa yang terluka. 
Lebih 3000 sipil terluka, lebih 200 tewas, termasuk 36 mahasiswa. Korban-korban 
kekacauan ada yang akibat kebrutalan yg harus ditanggung sendiri, ada massa 
yang jatuh korban, bahkan ada perawat RS, petugas keamanan dan ketertiban 
dilapangan dalam melaksanakan tugas juga terluka, pemerintah akan melakukan 
pelayanan selanjutnya dengan sebaik-baiknya.
  
 Chen Xitong yang kemudian terjungkel dianggap BERPIHAK dan MENDUKUNG demo Tian 
An Men sampai berkepanjangan itu, dan kemudian terbongkar korupsi tahun 1998 
dijatuhi hukuman 16 tahun itu saja dalam laporannyaq bisa menyatakan “Darah 
membanjiri lapangan Tian An Men” adalah FITNAH keji Amerika saja, ...! ( 
据现在掌握的情况,暴乱中有3000多名非军人受伤,200余人死亡,包括36名大学生。这当中,有罪有应得的暴徒,有被误伤的群众,还有正在现场执行任务的医护人员、联防人员和维护秩序工作队员等。对于被误伤的群众和执行任务中受伤害的人员,政府要认真地做好善后工作。
     
由于“美国之音”造谣和一些人有意传谣,社会上一度盛传,戒严部队进城之后,“血洗天安门广场”,“有数千人甚至上万人倒在血泊之中”。真实情况是,戒严部队进入广场之后,凌晨1时半,北京市人民政府和戒严部队指挥部发出紧急通告:“首都今晚发生了严重的反革命暴乱”,“凡在天安门广场的公民和学生,应该立即离开,以保证戒严部队执行任务”。这个紧急通告用高音喇叭,进行了反复播放,时间长达3个多钟头。这时,停留在广场上静坐的青年学生集中在广场南端人民英雄纪念碑一带。3时左右,他们经过内部磋商,派出代表向戒严部队表示,愿意自动撤出广场,戒严部队当即表示同意。凌晨4时半,广场上广播了戒严部队指挥部的通知:“现在开始清场,同意同学们撤离广场的呼吁。”同时,广播了北京市人民政府和戒严部队指挥部关于迅速恢复天安门广场正常秩序的通告。停留在广场上的数千名青年学生听到通告后,打着各自的旗子和横幅等,两边布置了手拉手的纠察队,于5时左右离开广场。为了保证学生们的安全撤离,戒严部队在广场东侧南口开出了一条宽阔的通道,保证学生顺利、平安地离开。这时,还有一些坚持不走的学生,戒严部队按照“通告”要求,强制他们离开了广场。到5时半,清场任务全部完成。广场静坐的学生,包括最后被强制离开的,没有死一个人。有人造谣说,广场“血流成河”,自己是“从死人堆里爬出来的”,完全是胡说八道。)
  
 Sudahlah, ... sesungguhnya makin BESAR korban yang jatuh dilapangan Tian An 
Men itu hanya akan MEMPERBERAT DOSA pendemo-pendemo itu! Makin BESAR korban 
lapangan Tian An Men, makin BERAT DOSA demonstran itu! Kalau saja 
pendemo-pendemo itu PEJUANG bijaksana dan BETUL-BETUL berjuang untuk DEMOKRASI 
dan kepentingan rakyat banyak, ... mereka HARUS BUBAR dengan damai meninggalkan 
lapangan Tian An Men sebelum jam akhir ditentukan! Meneruskan perjuangan dengan 
strategi-taktik yang baik-baik memperjuangkan ide-ide nya dalam melawan 
kesalahan pemerintah yang dianggap bersalah itu! TIDAK asal seruduk dengan 
ngotot BERETAHAN dilapangan! Harus pandai-pandai perhitungkan kekuatan lawan 
dan kekuatan diri sendiri! Menyingkir saat kekuatan sendiri masih lemah, jangan 
benturkan kepala pada BATU! Apalagi dengan pemikiran berdarah-dingin yang 
sangat SADIS nya Cai Ling (Komandan Lapangan Tian An Men, ketika itu): “Hendak 
menggunakan darah membanjiri lapangan Tian An Men untuk menggulingkan 
pemerintah lalim!”, yang tidak beda dengan membiarkan korban jatuh 
sebanyak-banyaknya untuk mencapai tujuan politik. Pemimpin apa kalau berpikiran 
sadis begitu!
  
 DEMOKRASI yang diteriakkan keras-keras oleh demo 4 Juni 1989 ketika itu justru 
sangat memakasakan yang sangat TIDAK DEMOKRASI dalam tindakan mereka! Lebih 
sebulan mereka mengangkangi lapangan Tian An Men, pemerintah RRT ketika itu 
justru yang menunjukkan sikap demokrasi, dengan tetap saja membiarkan mereka 
dilapangan Tian An Men, ... setelah diberlakukan keadaan darurat 20 Mei, mereka 
juga tetap saja bertahan tidak membubarkan diri meninggalkan lapangan Tian An 
Men, bahkan meningkatkan aksi dengan mogok makan. Setelah pemerintah keluarkan 
ultimatum dateline tgl. 4 Juni malam harus menyingkir, meninggalkan lapangan 
Tian An Men, ... para pemimpin Gerakan 4 Juni masih ngotot memberi Perintah 
“BERTAHAN”, “MENERUSKAN PERJUANGAN” dilapangan Tian An Men, adalah satu 
keputusan GEGABAH yang sangat TIDAK BERTANGGUNGJAWAB! Menjadi lebih tidak 
bertanggungjawab, ternyata tidak seorangpun dari pimpinan utama Gerakan 4 Juni 
itu berada di lapangan Tian An Men. Bukankah pimpinan harus memperhitungkan 
pada saat Tentara datang menggusur, bagaimana jalan mundur kalau memang sudah 
tidak bisa bertahan, untuk memimpin massa demonstran mundur menyingkir dengan 
SELAMAT. Gerakan sudah berada dititik puncak kritis, pemimpin mutlak harus 
mempertimbangkan jalan mundur yang baik, menemukan alternatif lain yang terbaik 
jangan sampai jatuh korban. ... Tapi, malam itu para pemimpin gerakan dijamu 
makan-direstoran jadi tidak seorangpun berada dilapangan. Dan oleh karenanya, 
bisa kita saksikan bersama dari 6 pimpinan utama Gerakan 4 Juni itu, tidak 
seorangpun namanya termasuk daftar orang yang jatuh korban, ...! Semua SELAMAT 
dan berhasil menyingkir ke luar negeri, khususnya AS. 
  
 Salam,
 ChanCT
  
  
 From: Jonathan Goeij jonathangoeij@... [GELORA45]
 Sent: Thursday, January 4, 2018 5:43 AM
 To: bhjo@... ; Yahoogroups
 Subject: Re: [GELORA45] Diperkirakan 10.000 Orang Tewas di Pembantaian 
Tiananmen, Tiongkok


  

   
 Apakah sudah baca laporan Walikota Beijing Chen Xitong didepan NPC (National 
People Congress):
  
 关于制止动乱和平息反革命暴乱的情况报告 
http://www.npc.gov.cn/wxzl/gongbao/1989-06/30/content_1481155.htm

  
 On Wednesday, January 3, 2018, 1:06:32 PM PST, bhjo@... [GELORA45] 
<[email protected]> wrote:
  
  
 Fake News dari CIA dan British MI tentang 10.000 orang tewas di Tiananmen. 
Kalau memang betul, adalah lebih baik 10.000 orang tewas daripada ratusan ribu 
orang tewas seperti di Irak dan Suriah yg. di ciptakan oleh CIA. Tindakan yg. 
benar dari Tiongkok sehingga Tiongkok bisa akan atau sudah lebih maju dari AS 
dalam beberapa bidang sekarang ini. 

---In [email protected], <jonathangoeij@...> wrote :

 
 【六四密檔】英引中國國務院成員:27軍掃射 學生、士兵皆中槍 
https://www.hk01.com/%E6%B8%AF%E8%81%9E/140801/-%E5%85%AD%E5%9B%9B%E5%AF%86%E6%AA%94-%E8%8B%B1%E5%BC%95%E4%B8%AD%E5%9C%8B%E5%9C%8B%E5%8B%99%E9%99%A2%E6%88%90%E5%93%A1-27%E8%BB%8D%E6%8E%83%E5%B0%84-%E5%AD%B8%E7%94%9F-%E5%A3%AB%E5%85%B5%E7%9A%86%E4%B8%AD%E6%A7%8D
  
 【六四密檔】英引中國國務院成員:27軍掃射 學生、士兵皆中槍 
1989年英國外交檔案近日解封英國最新修訂的《公共檔案法》和《資訊自由法》規定,從2013年1月1日起,英國政府將解密檔案的期限從30年縮短為…… 
https://www.hk01.com/%E6%B8%AF%E8%81%9E/140801/-%E5%85%AD%E5%9B%9B%E5%AF%86%E6%AA%94-%E8%8B%B1%E5%BC%95%E4%B8%AD%E5%9C%8B%E5%9C%8B%E5%8B%99%E9%99%A2%E6%88%90%E5%93%A1-27%E8%BB%8D%E6%8E%83%E5%B0%84-%E5%AD%B8%E7%94%9F-%E5%A3%AB%E5%85%B5%E7%9A%86%E4%B8%AD%E6%A7%8D
  
 文件最後指,該名國務院人士估計,平民死亡人數至少為10,000人(Minimum estimate of civilian dead 
10,000)。六四事件中究竟有多少人死傷,一直有不同版本。在1989年6月30日召開的人大常委會上,時任國務委員、北京市市長陳希同報告稱 
http://www.npc.gov.cn/wxzl/gongbao/1989-06/30/content_1481155.htm,共有3,000多名非軍人受傷,200多人死亡,包括36名大學生。2008年,「天安門母親」代表丁子霖,總結19年來尋訪的死難者人數
 
http://www.tiananmenmother.org/HomePage/News2008/news080602002.htm,總數為188人,其中學生71人,她強調這絕非死難者全部,而名單中有13人仍找不到屍體。

  

  
 On Wednesday, January 3, 2018, 7:54:31 AM PST, DR. Alexander Tjaniago 
<yskp45@...> wrote: 
  
  
 Demokrasi Universal tidakpernah ada dan  Operasi CIA di Tiananmen gagal total, 
tidak ada seorang Gorbatschcow dalam PKT. 

 Kini, disaat RRT menjadi konkuren terkuat USA di Arena Internasional, justru 
itu kegagalan CIA di Tiananmen dibayangkan sebagai momok yang telah memusnahkan 
Manusia, yang dilakukan oleh PKT:ada yang tulis.10.000 Orang, ada yang tulis 
100.000, mungkin juga akan ada yang getol menulis sejumlah beberapa Juta yang 
terbunuh: kenyatan yalah RRT bertumbuh menjadi Negara yang kuat, dibidang 
Ekonomi, pun Militer. Pasaran bebas Asia & Pacific tanpa RRT takbisa 
dilakukan,etc.

 --------------------------------------------

 Pada Rab, 3/1/18, Jonathan Goeij jonathangoeij@... [GELORA45] 
<[email protected]> menulis:

  
 Judul: Re: [GELORA45] Diperkirakan 10.000 Orang Tewas di Pembantaian 
Tiananmen, Tiongkok

 Kepada: "Hsin Hui Lin" <ehhlin@...>, "Yahoogroups" <[email protected]>

 Tanggal: Rabu, 3 Januari, 2018, 4:31 PM

  
  
 
 
  
  
  
  
  
  
     

       

       

       

             

 Nggak ada

 korbannya kok bung Lin, menurut bung Chan cuman kepala

 benjol nabrak batu.

  
  
             

             

                 

                     

                     

                         On Wednesday, January 3, 2018,

 12:56:12 AM PST, Hsin Hui Lin <ehhlin@...>

 wrote:

                     

                     

  
                     

  
                     INDEPENDENT,

 dgn CAPITAL letters.......... Hahahah 

 On

 3 Jan 2018 12:46 p.m., "Jonathan Goeij" <jonathangoeij@...>

 wrote:

  
             Bung Lin ini dari

 independent:

 At

 least 10,000 people died in Tiananmen Square massacre,

 secret British cable from the time alleged

 At least 10,000

 people died in Tiananmen Square massacre, secret

 British...Adam

 LusherThe

 death toll from the 1989 Tiananmen Square massacre was at

 least 10,000 people, killed by a Chinese army

 unit...

  
  
  
  
             

             

                 

                     

                     

                         On Tuesday, January 2, 2018,

 10:33:09 PM PST, Hsin Hui Lin <ehhlin@...>

 wrote:

                     

                     

  
                     

  
                     Bg. Jonathan,

 Wah

 bg kok memasukakan artikel  yg ndak benar.....kan yang

 terbunuh bukan 10,000 orang tapi 100,000  dan lebih....ndak

 percaya, tanyalah pada Hilary Clintion.

 Salam, Lin

 2018-01-03

 10:02 GMT+05:30 jonathangoeij@...

 [GELORA45] <[email protected]>:

  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
 
 
  
  
  
  
  
  
     

       

       

       

  
 Diperkirakan

 10.000 Orang Tewas di Pembantaian Tiananmen,

 TiongkokSalah

 satu peristiwa kelam dalam sejarah Tiongkok

 Achmad

 Hidayat AlsairCommunity Writer25

 Desember 2017

  
  
 Tindakan

 keras militer Tiongkok terhadap para demonstran di Lapangan

 Tiananmen tanggal 4 Juni 1989 telah menewaskan sedikitnya

 10.000 orang, menurut dokumen rahasia milik pemerintah

 Inggris yang baru-baru ini dirilis.BBC melansir

 bahwa hal tersebut diungkapkan oleh Duta Besar Inggris untuk

 Tiongkok waktu itu, Sir Alan Donald, dalam sebuah kawat

 korespondensi rahasia terhadap pemerintahan pusat di London.

 Perkiraan sebelumnya tentang kematian dalam demonstrasi

 pro-demokrasi tersebut berkisar antara beberapa ratus orang

 dan lebih dari 1.000 orang.Dalam

 telegram bertanggal 5 Juni 1989, Sir Alan mengatakan bahwa

 sumber informasinya tentang Pembantaian Tiananmen adalah

 seorang teman dekat dari salah satu anggota Dewan Negara

 Tiongkok. Dewan Negara merupakan kabinet menteri-menteri

 yang berkuasa yang dipimpin oleh perdana menteri.Ratusan

 ribu demonstran yang terdiri dari mahasiswa dan pelajar

 memadati Lapangan Tiananmen meminta demokrasiindependent.co.ukTelegram

 tersebut telah dirilis oleh Arsip Nasional Inggris di London

 dan dideklasifikasi pada bulan Oktober lalu, saat isi

 dokumen tersebut pertama kali diungkap oleh situs berita

 Hong Kong HK01.Sir Alan

 sendiri mengatakan sumbernya waktu itu sangat terpercaya

 dalam urusan mencari informasi dan berhati-hati untuk

 memisahkan fakta dari spekulasi dan rumor.Dalam

 telegramnya, Sir Alan mengatakan bahwa gelombang

 pasukan tidak bersenjata sebelumnya telah berusaha untuk

 membubarkan para demonstran, yang kebanyakan adalah pelajar

 dan mahasiswa. Turut ditulis juga apa yang terjadi di

 Lapangan Tiananmen kemudian."Kendaraan

 lapis baja milik APC (Angkatan Darat China) menembaki

 kerumunan orang sebelum berlari menghalangi mereka. APC

 kemudian melaju kencang menuju massa dengan kecepatan 65

 kilometer perjam. "Tentara

 yang ditugaskan mengawal para demonstran pun sebenarnya

 tidak dilengkapi senjatanybooks.comSir Alan

 menambahkan, "Para demonstran sudah tahu bahwa mereka

 diberi waktu satu jam untuk meninggalkan lapangan, tapi lima

 menit kemudian APC menyerang.""Para

 mahasiswa sudah berusaha merebut senjata tapi berhasil

 dilumpuhkan. APC kemudian melindas jasad para demonstran

 berkali-kali untuk membuat  'kue pie',

 sebelum dikumpulkan oleh bulldozer.""Sisa-sisanya

 sempat dibakar terlebih dahulu sebelum dimasukkan

 ke saluran pembuangan."Independent memberitakan

 bahwa Sir Alan menulis tindakan represif militer terhadap

 demonstrasi di Lapangan Tiananmen dilakukan setelah beberapa

 anggota Dewan Negara China mempertimbangkan bahwa perang

 saudara akan segera terjadi sebagai imbas dari tuntutan

 rakyat akan demokrasi tak kunjung dikabulkan.Sir Alan

 berspekulasi bahwa pemerintahan pimpinan Deng Xiaoping

 memilih Grup 27 Angkatan Darat China untuk operasi tersebut

 karena dianggap "paling handal dan patuh".Tentara

 Tiongkok mulai menembaki para demonstran yang sedang

 memadati Lapangan TiananmenTwitter/prchovanecDia

 melaporkan bahwa dari penuturan sumbernya, Grup

 27 menggunakan peluru tajam dan penembak jitu untuk

 menembak banyak warga sipil di balkon, penyapu jalan dan

 lain-lainnya seperti sasaran latihan."Tentara

 diperintahkan untuk tidak memberi ampun," tulisnya.

 "Para mahasiswa perempuan yang terluka memohon untuk

 tetap dibiarkan hidup tapi mereka ditusuk

 bayonet.""Seorang

 balita perempuan berusia tiga tahun terluka, tapi ibunya

 ditembak saat mencoba membantu anaknya, sama seperti enam

 orang lainnya."Telegram

 tersebut juga menuduh bahwa pembantaian terus berlanjut

 bahkan setelah gelombang pertama.

 Sir Alan

 menulis, "1.000 orang yang selamat diberitahu bahwa

 mereka dapat melarikan diri namun kemudian ditembak oleh

 senapan mesin yang dipersiapkan secara khusus.""Ambulans

 Angkatan Darat yang berusaha memberikan bantuan kepada

 demonstran ditembaki, seperti ambulans milik rumah sakit

 Sino-Jepang. Dengan kru medis tewas, pengemudi yang terluka

 masih berusaha menyerang tentara namun berhasil ditembak

 hingga kendaraannya hancur berkeping-keping dengan senjata

 anti-tank."Foto

 "Tank Man" memperlihatkan seorang laki-laki

 menghalangi gerak tank milik tentara Tiongkok yang sedang

 menuju para demonstran seorang diriWall

 Street JournalDalam

 insiden lain, kata telegram itu, tentara bahkan menembak

 salah satu perwira mereka sendiri. Sir Alan

 mengatakan, "Seorang perwira ditembak mati oleh

 pasukan sendiri, nampaknya karena dia ragu-ragu dalam

 memberi perintah. Seorang pasukan menjelaskan bahwa mereka

 akan ditembak jika mereka tidak menembak perwira

 tersebut.""Perkiraan

 minimum, 10.000 rakyat sipil meninggal."Jumlah ini

 tentu saja jauh lebih banyak dibandingkan versi pemerintah

 Tiongkok yang dirilis pada akhir Juni 1989 yang menyatakan

 ada 200 warga sipil dan beberapa lusin petugas keamanan

 tewas yang tewas dalam "kerusuhan

 kontra-revolusioner" antara militer dan demonstran pada

 tanggal 4 Juni 1989.Tidak

 pernah ada angka pasti jumlah korban tewas, namun pada pagi

 hari tanggal 4 Juni, Palang Merah Tiongkok memperkirakan ada

 2.700 orang telah terbunuh.Pada tahun

 2014 lalu, sebuah berkas rahasia yang dirilis oleh

 pemerintah AS mengutip sumber militer Tiongkok yang

 mengatakan bahwa diyakini ada 10.454 orang telah

 terbunuh, sebuah angka yang sesuai dengan perkiraan Sir

 Alan.Pemerintah

 Tiongkok sendiri selalu menyatakan tindakan mereka terhadap

 demonstrasi di Lapangan Tiananmen sebagai "pembelaan

 yang sah terhadap sebuah kerusuhan kontra-revolusioner"

 atau pemberontakan.Pada malam

 tanggal 3 Juni 1989, United Press

 International melaporkan bahwa sebuah pernyataan

 berulang kali disiarkan di televisi Tiongkok.Pernyataan

 tersebut mengatakan, "Malam ini sebuah pemberontakan

 kontra-revolusioner yang serius telah terjadi. Para preman

 dengan geram menyerang pasukan Tentara Pembebasan Rakyat,

 merebut senjata, mendirikan barikade, memukul para tentara

 dan perwira dalam upaya untuk menggulingkan pemerintah

 Republik Rakyat Cina.""Selama

 berhari-hari, Tentara Pembebasan Rakyat telah melakukan

 pembiaran dan sekarang dengan tegas melawan pemberontakan

 tersebut. Semua orang yang menolak untuk tunduk harus

 bertanggung jawab penuh atas tindakan dan

 konsekuensinya."Tentara

 saat membersihkan seluruh area Lapangan Tiananmen usai

 insiden terjadichinatoday.comSebelum

 Demonstrasi Tiananmen, protes politik oleh puluhan ribu

 mahasiswa dan pelajar sudah berlangsung selama tujuh minggu

 sebelum tentara dikirim untuk "membubarkan" aksi

 tersebut. Peristiwa tersebut adalah demonstrasi terbesar

 dalam sejarah Komunis Tiongkok.Meski sudah

 diketahui secara luas di seluruh dunia, pembantaian tersebut

 tetap dianggap isu yang sangat sensitif di Tiongkok.Pemerintah

 Tiongkok bahkan melarang segala jenis peringatan oleh para

 aktivis dan sangat mengawasi diskusi online perihal insiden

 tersebut, termasuk menyensor kritik yang ditujukan terhadap

 militer dan kabinet pemerintahan waktu itu.Tapi

 peristiwa tersebut tetap diperingati setiap tahunnya oleh

 para aktivis di tempat lain di berbagai penjuru dunia,

 termasuk di Hong Kong dan

 Taiwan. 

  
  
     

       
 






















Kirim email ke