Oh bukan brennan saja, Leon Panetta yang terkenal sangat credible dari dulu sudah ngomong keras mengkritik Trump sampai sekarang.
Semua IC/intelligent community sudah perang sama trump. Repot kalau sudah ribut sama IC. Memang trump ini bego. Sayangnya grass root nya ya memang begitu. Dia terpaksa harus menyenangkan grass root nya utk tetap popular. Makanya slogannya simple: latino dan islam. Kedua kartu truf ini yang tetap dipakai. Hanya saja tindakannya sedikit demi sedikit kelihatan. Tax cut nya mengecewakan banyak orang. Saya lihat perbandingannya antara senate vs congress. Setelah chamber irons out differences nya, roadmap to the “Tax Cuts and Jobs Act” (H.R. 1) compares the conference committee report released 15 desember to the bills passed by the House of Representatives on Nov. 16 and the Senate on December. Sekarang sudah disetujui kedua2nya. Marah sekali orang2 repbliken. Kalau democrat Sudah dari dulu marahnya. Ditambah masalah yerusalem, ya tambah runyam. Ane cendrung setuju kalau yerusalem ini adalah hadiah buat conservative agama pendukungnya yg percaya yerusalem milik orang yahudi di bible. Nesare From: [email protected] [mailto:[email protected]] Sent: Wednesday, January 3, 2018 11:46 AM To: [email protected] Subject: [GELORA45] Puluhan ribu massa gelar demo dukung pemerintah Iran Mantan Bos CIA Kecam Sikap Trump Soal Iran <https://international.sindonews..com/read/1270765/42/mantan-bos-cia-kecam-sikap-trump-soal-iran-1514988034> <https://s.yimg.com/vv/api/res/1.2/4m1jeoBnF5UTOUy4wFqppg--~A/YXBwaWQ9bWFpbDtmaT1maWxsO2g9ODA7dz04MA--/https:/cdn.sindonews.net/dyn/620/content/2018/01/03/42/1270765/mantan-bos-cia-kecam-sikap-trump-soal-iran-3TY.jpg.cf.jpg> Mantan Bos CIA Kecam Sikap Trump Soal Iran - Puluhan ribu massa gelar demo dukung pemerintah Iran Rabu, 3 Januari 2018 18:47 WIB Reporter : Fellyanda Suci Agiesta Merdeka.com - Puluhan ribu warga Iran hari ini turun ke jalan menggelar unjuk rasa mendukung pemerintah Iran. Stasiun televisi pemerintah memperlihatkan kerumunan massa bergerak ke jalan di sejumlah kota setelah beberapa hari belakang demo antipemerintah merebak di beberapa kota hingga menewaskan sedikitnya 20 orang dan 450 lainnya ditangkap aparat keamanan. Massa di Kota Ahvaz, Kermanshah, Gorgan, dan lainnya meneriakkan kalimat "Pemimpin, kami siap" seraya mereka berkerumun di jalanan. Dilansir dari laman AFP, Rabu (3/1), para pendemo melambaikan bendera dan foto pemimpin spiritual tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei, serta selembaran kertas bertuliskan "Kematian bagi para penghasut". "Kami menawarkan darah di nadin untuk pemimpin kami," yang menjadi nyanyian populer para pendemo propemerintah. Para pemimpin Iran mengatakan, demonstrasi sejak pekan lalu yang awalnya karena isu ekonomi itu tiba-tiba berubah menjadi radikal dan itu disebabkan skenario asing yang ingin mengacaukan Iran. "Musuh telah bersatu dan menggunakan semua sarana, uang, senjata, kebijakan dan aparat keamanan untuk menciptakan masalah bagi Iran," kata Khamenei kemarin. "Musuh selalu mencari peluang dan celah untuk menyusup dan menyerang bangsa Iran," tambahnya. [pan]
