lihat ini video *: https://www.youtube.com/watch?v=Pjk34r7OSkM <https://www.youtube.com/watch?v=Pjk34r7OSkM>*
2018-01-02 22:40 GMT+01:00 Jonathan Goeij [email protected] [GELORA45] <[email protected]>: > > > > Telegram Ini Diklaim Bukti Hitler Dukung Mufti Palestina Tumpas Yahudi > <https://international.sindonews.com/read/1193122/43/telegram-ini-diklaim-bukti-hitler-dukung-mufti-palestina-tumpas-yahudi-1490949278> > > Telegram Ini Diklaim Bukti Hitler Dukung Mufti Palestina Tumpas Yahudi > > Telegram diklaim dari komandan Nazi SS Heinrich Himmler untuk Mufti > Palestina Amin al-Husseini. > > <https://international.sindonews.com/read/1193122/43/telegram-ini-diklaim-bukti-hitler-dukung-mufti-palestina-tumpas-yahudi-1490949278> > > > > Muhaimin <https://index.sindonews.com/blog/2086/muhaimin> > Jum'at, 31 Maret 2017 - 15:34 WIB > > [image: Telegram Ini Diklaim Bukti Hitler Dukung Mufti Palestina Tumpas > Yahudi]Telegram koleksi Perpustakaan Nasional Israel yang diklaim bukti > rezim Hitler dukung Mufti Palestina untuk menumpas etnis Yahudi. Foto / > Russia Today / Twitter @EuIsraelEnglish > > *TEL AVIV* - Sebuah Telegram tua koleksi Perpustakaan Nasional Israel > diklaim sebagai bukti Mufti Palestina Amin al-Husseini didukung rezim Nazi > pimpinan Adolf Hitler untuk menumpas etnis Yahudi. Bukti ini telah > dipublikasikan media Jerman. > > Telegram ini berasal dari komandan Nazi SS Heinrich Himmler untuk Mufti > Husseini. Dalam suratnya, Nazi mendukung orang-orang Arab melawan komunitas > Yahudi yang disebut Nazi sebagai “penjajah”. > > “Untuk Grand Mufti Amin al-Husseini,” bunyi surat terebut..”Dari awal, > Gerakan Sosialis Nasional (Nazi) Jerman telah menjadi pembawa standar dalam > pertempuran melawan dunia Yahudi. Untuk alasan ini, (persahabatan) erat > setelah pertempuran orang-orang Arab mencari kemerdekaan, khususnya di > Palestina, melawan penjajah Yahudi,” lanjut isi surat tersebut. > > “Pengakuan musuh bersama dan perjuangan bersama melawan itu menciptakan > dasar yang kuat (menyatukan) Jerman dan orang-orang Arab pencari > kemerdekaan di seluruh dunia. Dalam semangat ini, saya senang untuk > mengucapkannya, pada peringatan ulang tahun dari Deklarasi Balfour yang > celaka, keinginan hangat di kubu Anda terus sampai kemenangan besar,” imbuh > surat Himmler, yang dilansir *Russia Today*, Jumat (31/3/2017). > > Telegram itu dikirim pada 2 November 1943 yang menandai ulang tahun ke-26 > dari Deklarasi Balfour 1917 yang dicetuskan oleh pemerintah Inggris. > Deklarasi ini menjadi cikal bakal lahirnya negara Israel di tanah Palestina. > > Dokumen ini pertama kali disita oleh Angkatan Darat Amerika Serikat di > Jerman. Dokumen kemudian jatuh ke tangan anggota kelompok paramiliter > Haganah Yahudi—kini menjadi inti dari Pasukan Pertahanan Israel atau > IDF—yang kemudian disumbangkan ke Perpustakaan Nasional Israel. > > Mufti Husseini dianggap sebagai salah satu pemimpin kerusuhan Yerusalem > pada tahun 1920, yang diikuti dengan ketegangan antara masyarakat Arab dan > Yahudi. Dia dijatuhi hukuman sepuluh tahun penjara oleh Inggris. Dia > kemudian diberikan pengampunan tapi melanjutkan retorika permusuhannya > dengan komunitas Yahudi. > > Pada bulan November 1941, Grand Mufti Palestina ini mengunjungi Nazi > Jerman. Dia dilaporkan melakukan pertemuan dengan Hitler. > > Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada 2015 lalu mengklaim bahwa > Hitler awalnya tidak ingin memusnahkan orang-orang Yahudi sampai dia > berbicara dengan Husseini. > > ”Haji Amin al-Husseini pergi ke Hitler dan berkata kepadanya: ’Jika Anda > mengusir mereka (orang-orang Yahudi), mereka semua akan datang ke sini (ke > Palestina)’,” kata Netanyahu dalam pidatonya sebelum Kongres Yahudi Dunia > di Yerusalem. > > Versi Netanyahu, Hitler kemudian bertanya, "Jadi, apa yang harus saya > lakukan dengan mereka?". Mufti ini, menurut Netanyanhu, menjawab; “Bakar > mereka”. > > Klaim Netanyahu ini memicu gelombang kritik dari Palestina, politisi > Jerman, pemimpin oposisi Israel dan ahli Holocaust. Mereka kompak menuduh > Netanyahu telah memutar fakta-fakta sejarah. > (mas) > > >
