Mau ngintip...?ǃ? 
Hebat dong ah kalau Anda masih tergolong "pandangan hidup"hahaha.... Kebugaran 
yang perlu dijaga. 

Rakyat Indonesia pasti bersyukur setiap kebejadan partai tersingkap.Ini memang 
bukan yang pertama dan pasti bukan yang terakhir. 
Semoga kesadaran Rakyat semakin terbuka bahwa sejak amandemen UUD 
kepartaian di Indonesia hanyalah omongkosong besar.

Salahsatunya ini. Tanpa malu PDIP mewek berjamaah. Bukan karenadicemari setitik 
noda, tapi lantaran noda itu terungkap.. 
Artinya, PDIP mempersilakan petugas-petugasnya berkubang noda 
asal jangan ketahuan Rakyatǃ
Pastilah ini hasil gemblengan REVOLUSI MENTAL makanya sampai 
begitu kuat mental untuk bermuka tebal kendati moral abal-abal.
--- SADAR@... wrote:
Weleeeh, dikasih judul “Foto Mesum”, .... saya kejar mau ngintip sampai taraf 
mana mesumnya, ternyata kecele, tidak ada foto mesum nya! Hehehee, ... Iya 
juga, kalau foto itu hoax, kenapa tidak dilawan dan tuntut penyebarnya! Dan 
sebagai pejuang PDIP, pasti akan DUKUNG kuat cagub yg dijagokan, bukan 
belon-belon sudah mundur, ... apalagi Siti, perempuan yg diduga dalam foto itu 
juga sudah TEGAS menyatakan bukan dia! Tapi, ... kalau kepergok dalam foto itu 
nyata terjadi, yaa beruntunglah PDIP ada orang yang membongkar rahasia! 
Daripada orang macam Anas, mata keranjang ini yg dijagokan dan lebih celaka 
kalau berhasil menang jadi Gub. Jatim, ... Jadi, BERSYUKUUURLAH, cepat 
diketahui ada kadernya yang terperosok soal perempuan, ... tak perlulah 
ditangisi beramai-ramai kejadian yang MENGGEMBIRAKAN INI! Hahahaa, ... 
Salam,ChanCT
From: ajegFoto Mesum Pengaruhi Karir Anas
Pengamat: Mundur dari Pilkada, Foto Mesum Pengaruhi Karir Anas
Reporter:  
Zara Amelia
Editor:  
Endri Kurniawati
Minggu, 7 Januari 2018 11:02 WIB Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas. 
TEMPO/Denny Sugiharto TEMPO.CO, Jakarta - Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan 
Indonesia (LIPI) Siti Zuhro memprediksi keputusan Abdullah Azwar Anas mundur 
dari pencalonan wakil gubernur pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jawa 
Timur akan berdampak pada karir politik Bupati Banyuwangi itu. Anas yang mundur 
setelah foto syur yang diduga dirinya bersama perempuan yang mirip Asrilia 
Kurniawati, istri politikus Gerindra Bambang Haryo, bisa menjadi “langganan” 
ancaman bagi Anas.“Nanti setiap Pak Anas mau mencalonkan maka foto itu akan 
beredar lagi di media.” Siti menyampaikannya melalui pesan elektronik, Ahad, 7 
Januari 2018. Hal itu disebabkan karena tidak adanya klarifikasi bakal calon 
wakil gubernur dari PDIP itu sehubungan dengan foto syurnya. Baca: 
Kembalikan Mandat ke PDIP, Azwar Anas Mundur dari Pilkada Jatim
Tentang Azwar Anas di Pilkada Jatim, Ini Pesan Sekjen PDIPSiti, keputusan Anas 
mundur dari Pilkada Jawa Timur itu membenarkan foto itu. “Pak Anas langsung 
mundur, ini bisa diterjemahkan benar adanya.” Azwar Anas telah dideklarasikan 
diusung PDIP dan Partai Kebangkitan Bangsa berpasangan dengan Syaifullah Yusuf. 
Akibat beredarnya foto mesum Anas itu, kemarin, Sabtu selepas salat subuh, 6 
Januari 2017, Azwar Anas mengembalikan mandatnya sebagai cawagub ke PDIP dan 
PKB. Akan halnya Bambang Haryo membantah bahwa perempuan di dalam foto syur itu 
istrinya. Istrinya, kata Bambang, sangat sibuk. “Sehingga tidak ada 
keterlibatan dengan Anas," kata Bambang di Surabaya, Jumat 5 Januari 2018.Jika 
Anas tidak melakukan perbuatan mesum, kata Siti, seharusnya tidak mundur. 
“Tetapi dengan lantang menantang pengedar foto bahwa itu tidak benar.”Baca juga:
Politikus Gerindra Sangkal Istrinya Terkait Mundurnya Azwar Anas
Warga Surabaya Demo Minta Risma Tak Dilibatkan di Pilgub Jatim ....Sekretaris 
Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menyebut Anas sebagai korban kampanye hitam. 
"Kami mengutuk sekeras-kerasnya terhadap pihak-pihak mana pun yang melakukan 
kampanye hitam dengan mengorbankan aspek etika itu," ujar Hasto.Siti mengatakan 
yang terjadi pada Anas adalah kampanye negatif, bukan kampanye hitam. Karena 
foto-foto yang beredar itu tidak direkayasa. Sebutan kampanye hitam tidak tepat 
untuk kasus beredarnya foto Anas menjelang Pilkada Jawa Timur. Kampanye hitam, 
kata dia, hanya berlaku jika foto yang beredar itu tidak berdasarkan fakta.


   

Kirim email ke