----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: 'Chan CT' [email protected] 
[GELORA45] <[email protected]>Kepada: GELORA_In 
<[email protected]>Terkirim: Rabu, 10 Januari 2018 01.05.48 GMT+1Judul: 
Fw: [GELORA45] Bos Go-Jek Bahagia Larangan Sepeda,Motor di Jakarta Dicabut
     

  From: 'j.gedearka' [email protected] [GELORA45] Sent: Wednesday, January 
10, 2018 1:43 AM


 

https://inet.detik.com/cyberlife/d-3807149/bos-go-jek-bahagia-larangan-sepeda-motor-di-jakarta-dicabut?_ga=2.199000431.1506033773.1515519663-666702187.1515519663

Rabu, 10 Jan 2018 00:40 WIB 
Bos Go-Jek Bahagia 

Larangan Sepeda Motor di Jakarta Dicabut
Agus Tri Haryanto - detikInet   Foto: detikINET - Anggoro Suryo Jati Jakarta - 
Keputusan Mahkamah Agung mencabut aturan larangan sepeda motor di sejumlah 
kawasan DKI Jakarta ikut disambut gembira oleh pendiri sekaligus CEO Go-Jek 
Nadiem Makarim. 

Aturan tersebut tadinya melarang kendaraan roda dua untuk melintas jalan MH 
Thamrin hingga jalan Medan Merdeka Barat mulai pukul 06.00-23.00 WIB. 
Diketahui, regulasi tersebut diberlakukan oleh mantan Gubernur DKI Jakarta 
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. 

Saat itu, Ahok menerapkan kebijakan itu dengan menandatangani Peraturan 
Gubernur DKI Jakarta Nomor 195 Tahun 2014 tentang Pembatasan Lalu Lintas Sepeda 
Motor juncto Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 141 Tahun 2015 tentang 
Perubahan atas Peraturan Gubernur Nomor 195 Tahun 2014 tentang Pembatasan Lalu 
Lintas Sepeda Motor.

"Saya baru saja dengar. Saya sih lebih bahagia buat driver kami," ujar Nadiem 
ditemui di acara Go-Food Festival di Pasaraya Blok M, Jakarta, Selasa 
(9/1/2018).

"Kalau memang terjadi (benar-benar dicabut), saya bahagia untuk para driver 
kami karena mereka sangat kesulitan. Jadi, saya sangat happy untuk para driver 
yang bisa melayani customer di situ (di jalan Thamrin hingga jalan Medan 
Merdeka Barat)," lanjut Nadiem.

Sebelumnya, upaya untuk mendorong pencabutan aturan larangan sepeda motor ini 
dilakukan Nadiem kepada Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Hal itu 
diceritakan oleh Sandiaga Uno saat menghadiri acara Go-Food Festival.

"Sekitar dua atau satu minggu lalu, kita makan berdua, berbicara. Nadiem 
bertanya, 'Pak Wagub ada ide revisi larangan sepeda motor masuk Thamrin?'. Saya 
bilang, 'Saya sama Pak Anies lagi mencoba," ujar Sandiaga.

Alasannya, lanjut Sandiaga, berdasarkan data point yang dipakai di Jakarta 
Smart City menemukan bahwa jumlah pengusaha yang terdampak pada larangan ini 
mengakibatkan sekitar 400 orang tidak bisa mendapatkan peluang usaha, baik itu 
dari UKM maupun penghuni di kawasan Thamrin, Sudirman.

"Tapi nggak tahu gimana, belum seminggu bergerak, tahu-tahun Mahkamah Agung 
sudah menurunkan keputusannya bahwa Pergub itu harus direvisi segera dan 
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta didenda Rp 1 juta," kata Sandiaga.

"Ini, jangan-jangan doanya Nadiem sampai timbul fatwa daripada MA," sambungnya 
hingga orang-orang yang hadir dicara tersebut tertawa, tak terkecuali Nadiem. 
(agt/rou) anies cabut larangan sepeda motor go-jek nadiem makarim






    

Kirim email ke