Banyak banget purnawirawan TNI di kabinet Jokowi.
 ---
 

 
 Reshuffle Kabinet, Jokowi Diperkuat 2 Jenderal TNI Purnawirawan 
http://news.liputan6.com/read/3229069/reshuffle-kabinet-jokowi-diperkuat-2-jenderal-tni-purnawirawan
 

 Lizsa Egeham http://www.liputan6.com/me/lizsa.egeham
 17 Jan 2018, 10:27 WIB
 

Ketua Ad-Hoc Reformasi PSSI, Agum Gumelar membacakan pernyataan sikap terkait 
belum tuntasnya kisruh persepakbolaan Indonesia, Jakarta, Kamis (4/2/2016). 
Agum berharap semua pihak mau menyelamatkan sepak bola Indonesia. 
(Liputan6.com/Helmi Fithriansyah) 

 Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi 
http://news.liputan6.com/read/3228975/reshuffle-kabinet-moeldoko-jadi-kepala-staf-presiden
 melantik dua purnawirawan Jenderal TNI Angkatan Darat di Kabinet Kerjanya 
sebagai hasil reshuffle kabinet 
http://news.liputan6.com/read/3229024/jokowi-resmi-lantik-menteri-baru-ksp-wantimpres-dan-ksau.
 Mereka adalah Jenderal Purnawirawan Agum Gumelar dan Jenderal Moeldoko 
http://news.liputan6.com/read/3156087/moeldoko-pernikahan-kahiyang-bobby-membahagiakan-banyak-orang.
 

 
 Sebelumnya, Presiden Jokowi menempatkan Jenderal Purnawirawan Luhut Binsar 
Panjaitan sebagai Menteri Koordinator Kemaritiman.
 

 Dua nama yang dilantik itu bukanlah nama baru di lingkaran politik. Melepas 
seragam tentara, Agum pernah ikut berkontestasi di bursa calon wakil presiden 
mendampingi Hamzah Haz.
 

 Gagal melaju di Pilpres 2004, Agum tidak patah arang untuk berkarier di dunia 
politik. Agum lalu maju di Pilkada Jabar 2008 berdampingan dengan Nu’man Abdul 
Hakim.
 

 Agum menggunakan kendaraan partai politik dari PDIP dan saat itu berkoalisi 
dengan beberapa partai, seperti PKB, PPP, PBR, dan PKPB. Lagi-lagi, Agum gagal 
dalam kontestasi tersebut.
 

 
 Sementara Moeldoko bukan nama baru. Lepas jabatan Panglima TNI, dia muncul 
sebagai Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) versi Osman Sapta. 
Moeldoko juga tercatat sebagai Ketua Dewan Pembina di Partai Hanura.
 Kode di Pernikahan Kahiyang-Bobby 

 Ketua HKTI yang juga mantan Panglima TNI Moeldoko bersama istri menunjukkan 
beras organik di Festival Panen Raya Nusantara (Parara) yang diikuti 85 
komunitas lokal di Taman Menteng, Jakarta, Minggu (15/10) (Liputan6.com/Ari)
 
 Isu Moeldoko akan masuk ke Istana Negara sudah tersiar luas usai Moeldoko 
memberikan sambutan di pernikahan Kahiyang-Bobby.
 

 Pengamat komunikasi politik dari Universitas Indonesia (UI), Ari Junaedi, 
menilai kemunculan Moeldoko sebagai perwakilan keluarga Jokowi sebagai penanda 
bahwa sang jenderal itu tidak dilupakan oleh panglima tertinggi.
 

 "Ini justru mengisyaratkan 'kebangkitan' politik Moeldoko, mengingat namanya 
relatif tenggelam usai pensiun dari orang nomor satu di TNI," kata Ari, Kamis, 
9 November 2017.
 

 Bahkan, menurut Ari, penunjukan Moeldoko bisa dibaca sebagai rasa ketertarikan 
Jokowi terhadap sosok peraih Adhi Makayasa Akabri 1981 ini.
 

 "Justru dari gestur Pak Moeldoko, saya melihat ada semacam rencana penugasan 
dari RI-1 untuk Moeldoko ke depannya. Bisa jadi ini terkait dengan 
ketidakharmonisan yang terbaca dari luar antara Presiden dan Panglima TNI," 
urai Ari.

 

Kirim email ke