Sewaktu saya di Jerman tahun akhir 1960-han, saya belajar bahasa Jerman. Pada 
waktu itu tidak sedikit akhli2 Jepang yg. juga belajar bahasa Jerman. Dan saya 
berkenalan dgn. akhli Jepang disekolah bahasa Jerman di kota Heidelberg. Mereka 
(akhli2 Jepang) datang ke Jerman utk. mempelajari teknologi Jerman.  Jepang 
masih kalah sama Jerman waktu itu. Saya masih ingat dimana mobil buatan Jepang 
tidak sebaik buatan Jerman, misalnya. mobil Datsun. Mobil Datsun tidak laku di 
Jerman, yg. sekarang namanya adalah Nissan. Barang2 yg. mereknya "Made in 
Germany" yg. paling popular diseluruh dunia pada waktu itu. Tiongkok belum 
meng-expor barang2 ke Jerman walaupun barang2 teknologi rendah seperti pakaian, 
sepatu dll waktu itu. 
 

 Tidak di sangka, sekarang, malahan Jerman membeli alat2 teknologi tinggi dari 
Tiongkok.
 

 Kutipan:" Chinese engineering has become so advanced that German jet engines 
could soon get a major boost from China.
 Officials in China have begun talks to sell 
http://www.scmp.com/news/china/society/article/2127796/china-talks-sale-jet-engine-technology-germany
 sophisticated aerospace technology and manufacturing equipment to Germany for 
the production of high-performance jet engines."
 “Our machine has outperformed [Germany’s] on some benchmarks,” an anonymous 
source involved in the negotiations told 
http://www.scmp.com/news/china/society/article/2127796/china-talks-sale-jet-engine-technology-germany
 the South China Morning Post. “The Germans have seen and grown interested in 
our technology.”

 
http://nationalinterest.org/blog/the-buzz/chinas-may-have-solved-the-one-thing-was-poised-stop-its-24149
 
http://nationalinterest.org/blog/the-buzz/chinas-may-have-solved-the-one-thing-was-poised-stop-its-24149

 BH Jo

 

Kirim email ke