Jelas mirip karena Trump & Obama bukan cuma mengakui ISIS adalah bikinan AS, kedua presiden dari partai berbeda itu memang bersemangat melaksanakan perintah si dungu Bush: "Crusadeǃ" Lantas seantero dunia Barat maupun yang kebarat-baratan terjangkit latah.
- Wali Kota London: Donald Trump Mirip Militan ISIS Afra Augesti23 Jan 2018, 02:25 WIB Liputan6.com, London – Wali kota London, Sadiq Khan, membandingkan retorikaanti-Muslim yang digunakan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump denganretorika pemecah belah militan ISIS. Khanmengatakan kepada TheIntercept bahwa bahasa yang digunakan oleh Donald Trump sangatmirip dengan retorika yang digunakan oleh ISIS. Walikota Muslim pertama di Inggris itu menyebut, ISIS ingin memprovokasi seranganIslamofobia sebagai upaya untuk memecah belah masyarakat. "Merekamenginginkan reaksi balik dari umat Muslim yang tinggal di negara-negaraBarat," katanya, dilansir Newsweek,Minggu (21/1/2018). "Kitaberada dalam bahaya saat menyadari bahwa ISIS sebenarnya sedang mengadu dombakita dan ingin memecah belah kita, agar negara-negara Barat membenci kita,dengan memanfaatkan bahasa yang digunakan Donald Trump," lanjut Khan. MenurutKhan, Donald Trump mengulangi apa yang dikatakan ISIS: Negara Barat dan Islamtidak dapat didamaikan' dan 'Anda tidak bisa bangga menjadi orang Amerika danAnda tidak bisa bangga menjadi seorang Muslim'. PengritikDonald Trump Paling Vokal Pada bulanNovember, Khan mengkritik Donald Trump karena membagikan video Jayda Fransenyang merupakan pemimpin partai ultranasionalis, anti-Islam, partai BritainFirst. Khanmenyebut, ungkapan "Britain First" merujuk kepada ekstremis kananTommy Mair, saat membunuh anggota parlemen Inggris Jo Cox pada bulan Juni 2016. "PresidenAmerika Serikat itu telah me-retweet tweet dari wakil pemimpinBritain First, yang namanya dicatut sebagai pembunuh temanku Jo Cox," ucapKhan. The Times melaporkan, Donald Trump sebenarnyairi dengan cara pejabat Inggris yang menanggapi tweet anti-Islamnya. Khan telahlama mengkritik presiden AS dan menyebut kampanye Donald Trump -- yang melarangMuslim memasuki AS -- kejam dan memalukan. Setelahserangan teror Jembatan London pada bulan Juni, Donald Trump melontarkan kritikpedas kepada Khan. Waktu itu,Khan meyakinkan warga London agar tidak khawatir, sedangkan polisi bersenjataberjaga-jaga di sekitar lokasi kejadian. "Tujuhorang tewas dan 48 terluka dalam serangan teror di London Bridge dan wali kotaLondon menyuruh warganya agar tak khawatir!" cuit Donald Trump. Juru bicaraKhan menyampaikan kepada wartawan bahwa ada banyak hal penting yang harusdilakukan wali kota, ketimbang menanggapi cuitan Donald Trump itu.
