Rizieq Shihab Pulang, 5 Juta Alumni 212 Minta Jaminan ke Jokowi
SABTU, 27 JAN 2018 12:13 | EDITOR : ILHAM SAFUTRA





 
Berita Terkait
  a.. Indonesia Kirim 10,5 Ton Bantuan untuk Pengungsi Rohingya
   
  b.. Segini Dana yang Dirogoh Pemerintah Renovasi Istora Senayan
   
  c.. Pujian Presiden untuk TNI/Polri Dalam Pengamanan Pesta 
DemokrasiJawaPos.com - Alumni 212 telah menegaskan bahwa Imam Besar Front 
Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab akan pulang ke Indonesia pada 21 Februari 
2018 mendatang.. Tanggal itu sama dengan 212.

Dalam kepulangan itu Eggi Sudjana selaku Ketua Panitia Penyambutan kepulangan 
Habib Rizieq Shihab meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan jaminan 
tidak ada penangkapan terhadap Rizieq Shihab.

Sebab hingga saat ini, Rizieq Shihab dinyatakan sebagai tersangka oleh pihak 
kepolisian dalam kasus dugaan pornografi dan masuk dalam daftar pencarian orang 
(DPO).

 
Aksi damai umat islam di 212 beberapa waktu lalu. (Dery Ridwansyah/JawaPos.com)



Menurutnya, jika Presiden Jokowi menghendaki adanya kedamaian, maka harus 
memenuhi permintaan Alumni 212. "Imbauan ini saya tujukan kepada Presiden 
Jokowi, tidak mungkin polisi bertindak sendiri kalau tidak ada perintah," 
ungkap Eggi di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (27/1).

Lebih jauh, kuasa hukum Rizieq itu meminta kepada aparat kepolisian dapat 
berlaku adil kepada masyarakat di mata hukum. Pasaknya hingga saat ini kasus 
ujaran kebencian Viktor Laiskdat belum juga diproses. "Bandingannya anggota DPR 
dari Partai Nasdem saudara Viktor tidak disentuh oleh hukum. Ini 
diskriminatif," pungkas Eggi.

Lebih menarik lagi pada kedatangan Rizieq Shihab nanti, diproyeksikan sebanyak 
5 juta alumni 212 akan menyambut di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang. 
"Sebanyak lima juta orang akan menyambut (Habib Rizieq), mungkin bisa lebih 
kalau itu terjadi," tandas Eggi.

(ce1/rdw/JPC)

Kirim email ke