----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: Tatiana Lukman
[email protected] [GELORA45] <[email protected]>Kepada:
Yahoogroups <[email protected]>; DISKUSI FORUM HLD
<[email protected]>; Daeng <[email protected]>; Rachmat
Hadi-Soetjipto <[email protected]>; Harry Singgih
<[email protected]>; Farida Ishaja <[email protected]>; Gol
<[email protected]>; Mitri <[email protected]>; Lingkar Sitompul
<[email protected]>; [email protected] <[email protected]>;
Ronggo A. <[email protected]>; Billy Gunadi <[email protected]>; Oman
Romana <[email protected]>; Harsono Sutedjo <[email protected]>;
[email protected] <[email protected]>; Sie Tik Tan <[email protected]>; Sahala
Silalahi <[email protected]>; Tjoa <[email protected]>; Andreas Sungkono
<[email protected]>; GELORA_In <[email protected]>; Nunu Nugroho
<[email protected]>Terkirim: Sabtu, 27 Januari 2018 08.22.04 GMT+1Judul:
[GELORA45] Menolak Digusur, Warga Kapuk Adukan Nasib Ke Kantor Gubernur
Menolak Digusur, Warga Kapuk Adukan Nasib Ke Kantor Gubernur
Liputan6.com, Jakarta – Menolak digusur, warga Kapuk Poglar, Jakarta Barat,
Jumat pagi mendatangi Kantor Gubernur DKI Jakarta. Mereka mengadukan nasibnya
yang akan di gusur paksa oleh Polda Metro Jaya pada 8 Februari 2018 nanti.
Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Jumat (26/1/2018), warga Kapuk Poglar,
Jakarta Barat membawa keluarga dan anak-anak untuk mengadukan nasib mereka
kepada gubernur.Layaknya aksi unjuk rasa, mereka juga membawa sejumlah pamflet
dan spanduk berisi penolakan rencana penggusuran. Warga secara bergantian
berorasi menyampaikan keluh kesah atas rencana pengusuran oleh Polda Metro
Jaya..Para pengunjuk rasa mengaku mendapat surat peringatan dari Polda Metro
Jaya untuk segera angkat kaki dari lahan yang puluhan tahun mereka tinggali.
Mereka meminta bantuan gubernur agar Polda Metro Jaya memberi solusi atau
tempat tinggal pengganti.