http://www.bbc.com/indonesia/dunia-42834961
 Trump ancam bekukan bantuan Palestina, Obama manfaatkan jam terakhir untuk 
bantu mereka http://www.bbc.com/indonesia/dunia-42834961 26 Januari 2018

 Bagikan artikel ini dengan Facebook 
http://www.bbc.com/indonesia/dunia-42834961#  Bagikan artikel ini dengan 
Twitter http://www.bbc.com/indonesia/dunia-42834961#  Bagikan artikel ini 
dengan Messenger http://www.bbc.com/indonesia/dunia-42834961#  Bagikan artikel 
ini dengan Email 
mailto:?subject=Shared%20from%20BBC%20Indonesia&body=http%3A%2F%2Fwww.bbc.com%2Findonesia%2Fdunia-42834961
  Kirim http://www.bbc.com/indonesia/dunia-42834961#share-tools




 Hak atas fotoAFPImage captionBarack Obama (kanan) menggunakan jam-jam 
terakhirnya antara lain untuk meneken keputusan soal bantuan ke Palestina. Ada 
berbedaan antara Presiden Donald Trump dan pendahulunya, Barack Obama, soal 
Palestina.
 Selain sudah mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, pemerintahan di 
Washington pimpinan Trump juga mengancam akan menghentikan bantuan ke Palestina 
jika Palestina tidak ambil bagian dalam pembicaraan damai yang diprakarsainya.
 Trump sebelumnya menuduh Palestina 'tak menghargai' Amerika dan mengatakan, 
"Kenapa kami harus melakukan sesuatu untuk mereka, sementara mereka tak 
melakukan apa-apa untuk kami?"
 Presiden Trump juga membekukan sumbangan dana bagi organisasi PBB, UNRWA, yang 
membantu rakyat Palestina. Nilai sumbangan yang dibekukan mencapai Rp865 miliar.
 Badan PBB ini menyediakan layanan kesehatan, pendidikan, dan berbagai layanan 
sosial kepada jutaan warga Palestina, baik di dalam maupun di luar Palestina, 
termasuk di Tepi Barat, Jalur Gaza dan di beberapa negara tetangga Palestina 
sejak 1950.
 Presiden Trump bekukan sumbangan Rp865 miliar untuk rakyat Palestina 
http://www.bbc.com/indonesia/dunia-42712361 AS donatur terbesar untuk Palestina 
di PBB, sejauh mana sumbangsih Indonesia? 
http://www.bbc.com/indonesia/indonesia-42622307 Sebut Palestina tak hargai AS, 
Donald Trump ancam lagi hentikan bantuan 
http://www.bbc.com/indonesia/dunia-42828543 Yang perlu diketahui soal konflik 
antara Israel dan Palestina 
http://www.bbc.co.uk/academy/id/articles/art20160118113826185 Pejabat Amerika 
mengatakan 'tidak adil jika porsi utama anggaran UNRWA berasal dari Amerika' 
dan meminta agar anggaran organisasi PBB tersebut 'dibagi rata dengan 
negara-negara lain'.
Hak atas fotoAFPImage captionDonald Trump mengatakan Palestina 'tidak 
menghormati Amerika Serikat'. Kebijakan yang diambil pemerintah Trump ini 
berkebalikan dengan keputusan yang diambil oleh pendahulunya, Obama.
 Pada saat-saat terakhir sebelum digantikan oleh Trump pada Januari 2017, Obama 
justru memanfaatkan jam-jam terakhir tersebut untuk mengeluarkan surat 
keputusan tentang bantuan pemerintah Amerika kepada Palestina sebesar US$221 
juta atau sekitar Rp2,9 triliun.
 Keputusan ini diambil oleh Obama meski para anggota Partai Republik berusaha 
menghalanginya.
 Dana dari pemerintah Obama ini dialokasikan untuk program kemanusiaan di 
Gaza-Tepi Barat, dan proyek-proyek lain untuk menguatkan tata pemerintahan 
serta melakukan reformasi politik.
 Tapi bantuan dana Obama ini dilaporkan 'ditahan' oleh Presiden Trump.
 Media di Israel memberitakan dana tersebut tak jadi dikirim setelah pemerintah 
Trump 'melakukan penyesuaikan kebijakan agar selaras dengan visi presiden'.


 
 
 

Kirim email ke