From: 'j.gedearka' [email protected] [GELORA45] 
Sent: Tuesday, January 30, 2018 3:09 AM
  



https://news.detik.com/berita/d-3839888/muncul-presidium-alumni-212-tandingan-persaudaraan-212-pamer-sk


Senin 29 Januari 2018, 21:01 WIB
Muncul Presidium Alumni 212 Tandingan, 

Persaudaraan 212 Pamer SK
Jabbar Ramdhani - detikNews

 Konferensi pers Presidium Alumni 212 yang menyatakan perubahan nama menjadi 
Persaudaraan Alumni 212 pada Sabtu (27/1) lalu. Slamet Maarif duduk di tengah 
memegang mic. (Foto: Gibran Maulana Ibrahim/detikcom) 

Jakarta - Ustaz Hasri Harahap dkk membantah soal adanya pergantian nama 
Presidium Alumni 212. Mereka membantah eksistensi Persaudaraan Alumni 212.

Hal ini disampaikan dalam sebuah pernyataan sikap yang ditandatangani oleh 
Ketua Presidium Alumni 212 Habib Umar Al Hamid dan Sekretaris Jenderal 
Presidium Alumni 212 Ustaz Hasri Harahap. Surat ini juga memiliki tembusan ke 
Ketua Pembina Presidium Alumni 212 Habib Rizieq Syihab.

      Baca juga: Muncul Lagi Presidium Alumni 212, Tak Akui Persaudaraan Alumni 
212 

Selain tak mengakui Persaudaraan Alumni 212, dalam pernyataan tersebut juga 
membantah soal rencana kepulangan Habib Rizieq dari Arab Saudi.

Keputusan ini disebut sebagai tindak lanjut hasil rapat Pendiri Presidium 
Alumni 212 pada tanggal 22 Januari di Jakarta dan rapat evaluasi Presidium 
Alumni 212 tanggal 28 Januari.

      Baca juga: Ini Struktur Persaudaraan Alumni 212, Amien Rais Ketua 
Penasihat 

Menanggapi hal ini, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Persaudaraan Alumni 212 
Slamet Maarif mengatakan Habib Umar Al Hamid dan Ustaz Hasri Harahap hadir di 
acara musyawarah nasional lalu.

"Hb Umar Al Hamid, Aminudin, dan Ust Hasri hadir di Munas kemarin," kata Slamet 
lewat pesan singkat, Senin (29/1/2018).

Slamet tak mengomentari lebih lanjut soal bantahan pergantian nama Presidium 
Alumni 212 menjadi Persaudaraan Alumni 212.

Slamet kemudian menunjukkan kopi 2 buah Surat Keputusan (SK).

      Baca juga: Alumni 212 Jemput Habib Rizieq di Bandara Cengkareng 21 
Februari 

      SK pergantian nama Presidium Alumni 212 menjadi Persaudaraan Alumni 212 
(Foto: Dok. Istimewa) 

SK pertama bernomor 004/MUNAS212/I/2018 tentang Pergantian Nama. Di dalam SK 
tersebut ditetapkan soal pergantian nama Presidium Alumni 212 menjadi 
Persaudaraan Alumni 212.

"Mengganti nama Presidium Alumni 212 yang disingkat PA 212 menjadi Persaudaraan 
Alumni 212 yang disingkat PA 212," demikian bunyi keputusan tersebut.

Sementara di SK kedua bernomor 005/MUNAS212/I/2018 tentang Personalia 
Persaudaraan Alumni 212. Ada tiga hal yang diputuskan terkait susunan Pimpinan 
DPP Persaudaraan Alumni 212.

      Baca juga: Aktivis 212 Resmi Berganti Nama Jadi Persaudaraan Alumni 212 

Keputusan tersebut berbunyi:

1. Saudara Dr. Muhammad Rizieq Sihab Lc, MA.DPMMS menjadi Dewan Pembina 
Pengurus Pusat Persaudaraan Alumni 212.
2. Saudara Prof. Dr. HM Amien Rais, MA sebagai Ketua Dewan Penasehat Pengurus 
Pusat Persaudaraan Alumni 212 (Susunan Dewan Penasehat Terlampir).
3. Saudara Slamet Ma'arif, S.Ag, MM sebagai Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat 
Persaudaraan Alumni 212 dan selanjutnya menyusun susunan kepengurusan bersama 
tim formatur (Terlampir).

Kedua SK ini ditandatangani di Bogor (26/1/2018). Surat tersebut ditandatangani 
pimpinan sidang di antaranya Amien Rais selaku ketua dan KH Misbahul Anam 
selaku sekretaris. Dan selaku anggota ialah Ustaz Asep Syaripudin, Eggi 
Sudjana, Muhammad Al Kaththath, dan Nurdiati Akma. 
(jbr/tor) 
presidium alumni 212 persaudaraan alumni 212


                                                                                
                   ===============



https://news.detik.com/berita/d-3839960/presidium-alumni-212-sistem-persaudaraan-alumni-212-seperti-parpol


Senin 29 Januari 2018, 21:51 WIB
Presidium Alumni 212: 
Sistem Persaudaraan Alumni 212 Seperti Parpol
Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews

 Presidium Alumni 212 menggelar jumpa pers. Mereka tak mengakui perubahan nama 
jadi Persaudaraan Alumni 212. (Kanavino/detikcom) 

Jakarta - Presidium Alumni 212 menjelaskan perbedaannya dengan Persaudaraan 
Alumni 212. Sistem manajemenlah yang disebut membedakan kedua organisasi 
tersebut.

"Mungkin cara manajemen saja. Kalau kita (Presidium Alumni 212) 
kolektif-kolegial. Kalau mereka (Persaudaraan Alumni 212) mungkin sistem 
seperti halnya partai politik dan sebagainya. Kita tidak tahu. Saya kira lebih 
bagusnya kalian tanya. Sistem seperti apa," kata juru bicara Presidium Alumni 
212 Aminuddin di sekretariat PA 212, Jalan Tebet Timur Dalam Raya, Jaksel, 
Senin (29/1/2018).

      Baca juga: Muncul Presidium Alumni 212 Tandingan, Persaudaraan 212 Pamer 
SK 

Aminuddin menjelaskan setiap keputusan di Presidium Alumni 212 diambil secara 
kolektif-kolegial. Setiap elemen yang ada dalam organisasi tersebut bisa 
memberikan pendapat masing-masing.

"Kita kolektif-kolegial. Karena kita presidium. Jadi ada beberapa presidium.. 
Kalau memutuskan sesuatu, itu diskusi. Kita egaliter. Sama-sama memberikan 
pendapat," jelasnya.

      Juru bicara Presidium Alumni 212 Aminuddin (Kanavino Ahmad 
Rizqo/detikcom) 

      Baca juga: Muncul Lagi Presidium Alumni 212, Tak Akui Persaudaraan Alumni 
212 

Selain itu, dia menegaskan Presidium Alumni 212 merupakan rumah besar bagi 
semua umat dan aktivis. Tujuannya semata-mata untuk memberikan kontribusi bagi 
kemajuan bangsa.

"Kan kemarin bisa melihat bagaimana teman-teman presidium itu dari beberapa 
(kalangan). Presidium ini rumah besar umat, aktivis, semua yang bisa kreasikan 
untuk kepentingan bangsa, agama, dan negara," terangnya.

      Baca juga: Persaudaraan Alumni 212 Tak Akui Garda 212 

Aminuddin juga menerangkan soal struktur Presidium Alumni 212. Wadah bagi 
aktivis 212 itu dipimpin oleh Umar al-Hamid. Habib Rizieq Shihab dan Amien Rais 
masuk dalam struktur Dewan Pembina.

"Sama ada, kita dewan pembina beliau (Habib Rizieq), Pak Amien Rais masuk juga. 
Terus juga banyak ulama, ada tokoh nasionalis, tentara, dan sebagainya.. Nanti 
pada saatnya kita undang untuk lebih pertajam ini semua," imbuhnya.

      Baca juga: Ini Struktur Persaudaraan Alumni 212, Amien Rais Ketua 
Penasihat 

Ditanya soal sikapnya di bidang politik, Aminuddin mengatakan Presidium Alumni 
212 akan membawa umat sebagai poros tengah. Menurutnya, yang paling penting 
untuk dibangun adalah kekuatan umat.

"Saya kira menjadikan umat sebagai poros tengah. Bahwa jangan lagi dipermainkan 
parpol atau kepentingan-kepentingan yang sifatnya. Kita ingin umat ini dibangun 
dululah. Dibangun, kekuatannya dibangun. Visi misi umat biar jelas juga," 
tuturnya. 
(knv/jbr) 
presidium alumni 212 persaudaraan alumni 212










Kirim email ke