----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: 'j.gedearka' [email protected] 
[GELORA45] <[email protected]>Kepada: "[email protected]" 
<[email protected]>; [email protected] 
<[email protected]>; "[email protected]" 
<[email protected]>; Persaudaraan 
<[email protected]>; Sahala Silalahi 
<[email protected]>Terkirim: Senin, 29 Januari 2018 19.56.43 GMT+1Judul: 
[GELORA45] Dinilai Berani, Jokowi Terima Medali Tertinggi dari Afghanistan
     
 


 
 
https://news.detik.com/berita/3840041/dinilai-berani-jokowi-terima-medali-tertinggi-dari-afghanistan?_ga=2.40029538.138959485.1517251740-1318093631.1517251740
 
    Senin 29 Januari 2018, 23:10 WIB 
Dinilai Berani, Jokowi Terima Medali 
 
 
Tertinggi dari Afghanistan
 Parastiti Kharisma Putri - detikNews     Share 0    Tweet     Share 0    0 
Komentar     Presiden Jokowi menerima medali tertinggi dari Presiden 
Afghanistan Ashraf Ghani. (Foto: dok. Twitter Pramono Anung)         Jakarta - 
Presiden Joko Widodo menerima medali tertinggi dari Presiden Afghanistan Ashraf 
Ghani. Medali tersebut diberikan kepada Jokowi karena dinilai telah berani 
dalam upaya perdamaian dunia.
 
 "Presiden Afghanistan memberikan medali tertinggi kepada Presiden @jokowi 
yaitu Penghargaan Medal Tertinggi untuk Keberanian atas upaya Perdamaian Dunia 
termasuk di Afghanistan yang diupayakan oleh Presiden @jokowi 
#KhaziAmanullahKhanMedal," tulis Sekretaris Kabinet Pramono Anung dalam akun 
Twitter resminya @pramonoanung, Senin (29/1/2018).
 
 Pramono juga mengunggah tiga foto yang memperlihatkan Presiden Jokowi saat 
dilakukan penyematan medali tersebut oleh Ashraf Ghani. Foto itu menunjukkan 
Presiden Ghani menyematkan lencana pada Jokowi. Keduanya terlihat akrab dan 
saling merangkul sambil tersenyum semringah.
 
 
|   Presiden Afghanistan Ashraf Ghani menyematkan medali tertinggi pada 
Presiden Jokowi. (Foto: dok. Twitter Pramono Anung)   |

 
 Seperti diketahui, Presiden Jokowi tetap mengunjungi Afghanistan meski 
serangan bom meneror negara tersebut. Melalui Facebook, Jokowi pun sempat 
menyampaikan keinginannya tetap ke Afghanistan pascateror di Kota Kabul. 
 
 "Beberapa hari lalu, kota ini diguncang bom mobil menggunakan ambulans, yang 
menewaskan lebih dari seratus orang. Lalu pagi ini terdengar kabar serangkaian 
ledakan juga terdengar di Kabul, tak jauh dari sebuah akademi militer," ujarnya.
 
 "Datanya sangat memprihatinkan: 76 persen serangan teroris terjadi di negara 
muslim dan 60 persen konflik bersenjata di dunia terjadi di negara muslim. 
Lebih jauh lagi, jutaan saudara kita harus keluar dari negaranya untuk mencari 
kehidupan yang lebih baik, 67 persen pengungsi berasal dari negara muslim," 
imbuh Jokowi.
 
 Jokowi juga mengucapkan dukacita langsung kepada Presiden Ghani. Jokowi 
menyatakan Indonesia siap mendukung penuh perdamaian di Afghanistan.
 
 "Saya berdoa agar para korban dapat segera pulih dan kepada keluarga serta 
kerabat yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran," ujar Jokowi 
seusai pertemuan bilateral dengan Presiden Ashraf Ghani di Istana Presiden Agr, 
Kabul, Afghanistan, Senin (29/1/2018), seperti yang disampaikan oleh Deputi 
Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, lewat 
keterangan tertulis.
 
 
 
 
 (yas/ams)
 
 
 
 
 
 
 
 
    

Kirim email ke