https://metro.tempo.co/read/1055740/cerita-baru-lahan-sengketa-curug-raya-yang-menyeret-sandiaga-uno
Cerita Baru Lahan Sengketa Curug Raya yang
Menyeret Sandiaga Uno
Reporter:
Ayu Cipta (Kontributor)
Editor:
Dwi Arjanto
Rabu, 31 Januari 2018 06:40 WIB
0 komentar
<https://metro.tempo.co/read/1055740/cerita-baru-lahan-sengketa-curug-raya-yang-menyeret-sandiaga-uno#comments>
00000
# Font:
# Ukuran Font: -
<https://metro.tempo.co/read/1055740/cerita-baru-lahan-sengketa-curug-raya-yang-menyeret-sandiaga-uno#font-decrease>
+
<https://metro.tempo.co/read/1055740/cerita-baru-lahan-sengketa-curug-raya-yang-menyeret-sandiaga-uno#font-increase>
#
#
Cerita Baru Lahan Sengketa Curug Raya yang Menyeret Sandiaga Uno
<https://metro.tempo.co/read/1055740/cerita-baru-lahan-sengketa-curug-raya-yang-menyeret-sandiaga-uno>
Tanah yang disengketakan itu seluas 1 hektare di Jalan Curug Raya, Desa
Kadu, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang yang menyeret Sandiaga Uno,
30 Januari 2018. TEMPO/ AYU CIPTAI
*TEMPO.CO*, *Tangerang* -Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno
<https://metro.tempo.co/read/1055708/kasus-tanah-sandiaga-uno-sebut-tak-ada-duit-masuk-ke-rekeningnya>
terseret kasus lahan seluas 1 hektar di Jalan Curug Raya, Desa Kadu,
Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang. Apa dan bagaimana kondisi lahan
yang di atasnya ada bangunan pabrik itu? /Tempo/ mendatangi lokasi itu
pada Selasa, 30 Januari 2018.
Bangunan itu terletak di atas lahan seluas 1 hektar, dikelilingi pagar
tembok setinggi 2,5 meter, cat warna hijau toosca terlihat mencolok. Tak
ada aktivitas di dalam bangunan itu. Oleh seorang pegawai bernama
Suntana, /Tempo/ diperkenalkan masuk dan dipertemukan dengan Yudianto,
seorang penerjemah bahasa Mandarin ke bahasa Indonesia.
Baca : Tiba di Polda Tanpa Bawa Berkas, Sandiaga Uno: Saya Tak Terlibat
<https://metro.tempo.co/read/1055584/tiba-di-polda-tanpa-bawa-berkas-sandiaga-uno-saya-tak-terlibat>
Saat ditanyakan apakah bangunan dan lahan itu ada kaitannya dengan
Sandiaga Uno, Yudianto menggelengkan kepala. Bahkan saat diperlihatkan
tayangan media online yang mencantumkan foto gerbang bangunan, mereka
mengiyakan bahwa foto itu bangunan yang saat ini ditempati PT S.Bear.
Yudianto menyebutkan PT S.Bear berkantor pusat di China, di Tangerang
hanya dijadikan pabrik, itupun belum berfungsi dan berkaktivitas.
"Nantinya di sini akan digunakan pabrik pembuat boks pendingin seperti
untuk daging,"kata Yudianto sambil menunjukan contoh foto mobil boks
yang nantinya akan dikerjakan di pabrik itu.
Belum beroperasi, maka aktivitas di pabrik itu lengang. Hanya ada tiga
pegawai yang baru direkrut termasuk Suntana. Nah tugas Yudianto nantinya
menterjemahkan bahasa dari ahli dari China kepada para pegawai yang akan
memproduksi boks itu.
Yudianto sendiri tidak tahu-menahu soal kapan waktu operasi
pabrik."Sedang disiapkan, mesin-mesin juga belum datang.Baru satu pekan
ini kami beraktivitas diluar produksi," kata Yudianto. Menurutnya, PT
Samudera Bear menyewa tempat itu dalam kondisi kosong. "Ya dibersihkan
dulu, rumputnya sudah tinggi ketika akan ditempati," katanya.
Wajar saja, karena puluhan tahun bangunan itu dibiarkan mangkrak. Emah,
57 tahun, seorang pedagang warung di seberang jalan di mana pabrik itu
berdiri mengatakan bangunan itu sudah lama tidak ada aktivitas.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menjalani pemeriksaan di
Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metrojaya dalam kasus dugaan
penipuan dan penggelapan tanah di Jakarta, 30 Januari 2018. Ia
dilaporkan oleh rekan bisnisnya Djoni Hidajat dan RR Fransiska pada 8
Maret 2017. ANTARA/Reno Esnir
"Ya baru beberapa hari ini, katanya mau jadi pabrik," kata Emah. Dulunya
selama puluhan tahun hanya dijadikan gudang besi dan lama terhenti. Hari
ini, Kepolisian Daerah Metro Jaya memanggil kembali Sandiaga Uno sebagai
saksi perkara sengketa tanah PT Japirex di Jalan Curug Raya itu.
Nama Sandiaga Uno disebut rekan bisnisnya di PT Japirex yang telah
ditetapkan menjadi tersangka, yakni Andreas Tjahyadi. Dugaan penipuan
yang diduga dilakukan Andreas dan Sandiaga Uno dilaporkan Fransiska
Kumalawati Susilo pada 8 Maret 2017. Sandiaga dan Andreas menjual satu
hamparan lahan seluas hampir 1 hektare seharga Rp 12 miliar pada 2012.
Dalam satu hamparan tersebut, terdapat tiga lahan, antara lain milik
Djoni Hidayat seluas 3.000 meter yang ikut dijual perusahaan milik
Sandiaga Uno
<https://metro.tempo.co/read/1055557/dugaan-penggelapan-tanah-siang-ini-sandiaga-uno-diperiksa-lagi>
dan Andreas, yakni PT Japirex.
------------------------------------------------------------------------
# Sandiaga Uno <https://www.tempo.co/tag/sandiaga-uno>