https://www.suara.com/news/2018/02/01/060000/neneng-simpan-mayat-suami-dan-anaknya-di-rumah-selama-2-tahun?utm_source=widget&utm_medium=solopos


Neneng Simpan Mayat Suami dan Anaknya di Rumah Selama 2 Tahun

Reza Gunadha

Kamis, 01 Februari 2018 | 06:00 WIB

"Ditemukan mayat di sebuah rumah, tapi bukan dirantai. Posisi mayat ada di
atas tempat tidur,"

*Suara.com - *Warga Gang Nusa Indah, Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi
<https://www.suara.com/tag/cimahi> Selatan, Kota Cimahi, Jabar digegerkan
dengan terungkapnya penemuan dua kerangka manusia di salah satu rumah yang
ditempati seorang ibu rumah tangga bernama Neneng (74).

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun *Antara*, dua kerangka manusia
tersebut merupakan suami dan anak dari Neneng, masing-masing berinisial NS
(84) dan HSH (40).

"Ditemukan mayat di sebuah rumah, tapi bukan dirantai. Posisi mayat ada di
atas tempat tidur," ujar Kasatreskrim Polres Cimahi
<https://www.suara.com/tag/polres-cimahi> Ajun Komisaris Niko N Adiputra,
Rabu (31/1/2018).

Niko menjelaskan, kronologi penemuan kerangka manusia tersebut terungkap
saat petugas Tim Kesehatan Puskesmas Melong Asih yang tengah melakukan
pendataan kesehatan pada Senin (29/1) pagi.

Saat tim kesehatan mendata rumah Neneng, mereka tidak diperkenankan masuk.
Selanjutnya, petugas kembali ke Puskesmas Melong Asih untuk menyampaikan
laporan tersebut.

Keesokan harinya, Selasa (30/1), petugas kesehatan yang berjumlah lima
orang kembali ke alamat rumah tersebut, dengan didampingi Ketua RT
setempat.

Karena merasa curiga, akhirnya tim memaksa masuk ke dalam rumah. Tim
Kesehatan mendapati dua orang yang sedang tidur, dengan ditutupi kain
sarung.

Ketika mendapat kesempatan petugas membuka dan ditemukan dua kerangka
manusia.

"Nah mereka kemudian melaporkan ke Polsek dan kita datang ke lokasi.
Ternyata memang benar ada mayat. Dua mayat," katanya.

Saat mendapat laporan, aparat Polsek Cimahi Selatan dan Tim Inafis Polres
Cimahi langsung mendatangi rumah Neneng, guna memastikan informasi tersebut.

Berdasarkan hasil pengecekan sementara, kata dia, kondisi kedua mayat sudah
berbentuk kerangka. Bahkan berdasarkan keterangan yang didapat, mayat
tersebut telah disimpan sejak dua tahun lalu.

"Itu diduga sejak tahun 2016," katanya.

Neneng menghuni rumah tersebut bersama dua anak lainnya yakni EHS dan DR.
Saat ini Neneng dan DR diamankan aparat kepolisian untuk dimintai
keterangan lebih lanjut sementara EHS dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Cisarua,
Lembang karena mengalami gangguan kejiwaan.

Saat ini polisi masih mendalami temuan tersebut. Polisi belum bisa
menyimpulkan atas temuan dua kerangka manusia tersebut.

Kirim email ke