From: 'j.gedearka' [email protected] [GELORA45] 
Sent: Thursday, February 1, 2018 2:19 AM
  



http://nasional.kompas.com/read/2018/01/31/13592891/presiden-jokowi-dipikir-saya-tidak-tahu-itu-permainannya-apa


Presiden Jokowi: 
Dipikir Saya Tidak Tahu Itu Permainannya Apa?
Ihsanuddin
Kompas.com - 31/01/2018, 13:59 WIB

Presiden Joko Widodo saat membuka raker Kemendag di Istana Negara, Jakarta, 
Rabu (31/1/2018).(KOMPAS.com/Ihsanuddin)

JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Joko Widodo meminta agar jajarannya mempermudah 
impor untuk menunjang produksi dalam negeri.

Salah satu cara yang ditekankan Presiden adalah dengan mempermudah impor bahan 
baku yang masuk kategori larangan terbatas.

"Saya sudah sampaikan ke Menko Perekonomian Pak Darmin Nasution. Saya minta 
larangan terbatas dihilangkan, dikurangi," kata Jokowi saat membuka rapat kerja 
Kementerian Perdagangan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu 
(31/1/2018).

(Baca juga : Kesal Ekspor Minim, Jokowi Ancam Bubarkan ITPC)

Presiden mengatakan, saat ini larangan terbatas memang sudah dipangkas dari 
5.000 ke 2.200. Namun, ia menilai, jumlah tersebut masih terlalu banyak dan 
bisa menghambat impor bahan baku.

"Itu kebanyakan. Itu apa sih? Dipikir saya tidak tahu itu buat apa? 
Permainannya apa?" kata dia.

Jokowi meminta agar Kementerian Perdagangan mengecek setiap pasokan yang ada di 
daerah.

(Baca juga: Presiden Jokowi Instruksikan Tak Ada Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan)

Oleh karena itu, bisa diketahui wilayah mana saja yang sedang surplus  dan mana 
yang sedang kekurangan.

Dengan demikian, Kemendag bisa memiliki data mengenai rantai perdagangan guna 
menjamin ketersediaan pasokan bagi industri.

"Suplai pasar terjaga juga menjamin ketersediaan industri. Jangan buat regulasi 
yang justru industri teriak karena pasokan terhambat," kata dia. 


Kirim email ke