----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: Sunny ambon [email protected] 
[GELORA45] <[email protected]>Terkirim: Rabu, 31 Januari 2018 22.02.13 
GMT+1Judul: [GELORA45] Komisioner Tinggi HAM PBB Akan Temui Jokowi, Bahas Papua 
hingga LGBT
     

  



Hasilservey dari 1220 responden dibilang seluruh mayarakat Indonesia,click 
situs untuk melihat video footage.




http://nasional.kompas.com/read/2018/01/30/20060491/komisioner-tinggi-ham-pbb-akan-temui-jokowi-bahas-papua-hingga-lgbt







Komisioner Tinggi HAM PBB Akan TemuiJokowi, Bahas Papua hingga LGBT

Ihsanuddin

Kompas.com - 30/01/2018, 20:06 WIB
 

 
Direktur HAM dan Kemanusian Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Dicky Komar dan 
Deputi KSP bidang HAM Ifhdhal Kasim di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, 
Selasa (30/1/2018).(KOMPAS.com/Ihsanuddin)
 

 
  

 
 
JAKARTA, KOMPAS.com - Komisioner Tinggi HakAsasi Manusia Perserikatan 
Bangsa-Bangsa (KTT HAM PBB)Zeid Ra'ad Al Husein akan mengunjungi Indonesia.

Zeid nantinya akan bertemu dengan Presiden Joko Widodo hinggaKomnas HAM 
membahas isu HAM di Indonesia. Dia diagendakan datang keIndonesia pada 4-7 
Februari 2018.

Direktur HAM dan Kemanusian Kementerian Luar Negeri Dicky Komarmengatakan, 
kedatangan Zeid atas undangan Pemerintah Indonesiasebelum dia melakukan 
serangkaian kegiatan di Papua Niugini dan Fiji.

Presiden Jokowi akan menerima kedatangan Zeid. Selama di Jakarta,Zeid 
diagendakan bertemu sejumlah petinggi negara di antaranyaMenteri Luar Negeri, 
Menteri Hukum dan HAM, Menteri Agama, Kapolri,Jaksa Agung, dan Menteri 
Koordinator Maritim, serta pihak Komisi IIIDPR RI.

"Kita berharap banyak untuk belajar melanjutkan upayaperlindungan HAM di 
tingkat nasional dan internasional," kataDicky dalam junla pers di Kantor Staf 
Kepresidenan, Jakarta, Selasa(30/1/2018).

(Baca juga: MenteriLukman Ingin Tokoh Agama Dapat Rangkul Kaum LGBT)

Dicky mengatakan, kunjungan itu juga untuk memperdalam kerja samaantara KTHAM 
PBB dengan lembaga HAM di Indonesia.

Nantinya Zeid juga akan bertemu dengan Komnas HAM RI dan sejumlahkomisi 
nasional tematis HAM lainnya, seperti Komnas Perempuan, KomisiPerlindungan Anak 
Indonesia, dan Komisi Perlindungan Saksi danKorban.

"Selain itu Zeid diharap bisa melakukan perbincangan denganpara pegiat hak-hak 
Perempuan Indonesia, perwakilan LSM dan kelompokagama," kata Dicky.

Dicky juga menambahkan, kedatangan Zeid juga tak lepas membahassoal isu HAM 
yang ada di Indonesia. Mulai dari isu pelanggaran HAM diPapua, isu lesbian, 
gay, biseksual dan transgender ( LGBT),hingga pelanggaran HAM masa lalu akan 
turut dibahas.

"Di sini kita ingin menunjukkan betapa terbukanya Indonesiamengenai isu HAM," 
kata dia.




    

Kirim email ke