Mau tangani banjir dengan cepat ?
Tiap kali ada banjir besar, Gubernur, wakilnya, dan kepala PU
diharuskan pindah tinggal di daerah banjir........................????
Nanti kan banjirnya cepat surut ?? Pompa2 dan pekerja2 berdatangan
.............


2018-02-06 21:51 GMT+01:00 Jonathan Goeij [email protected]
[GELORA45] <[email protected]>:

>
>
>
> Keluhkan Penanganan Banjir Era Anies, Warga Rawajati Kenang Ahok
> <https://www.suara.com/news/2018/02/06/163154/keluhkan-penanganan-banjir-era-anies-warga-rawajati-kenang-ahok>
> Pebriansyah Ariefana | Welly Hidayat
> Selasa, 06 Februari 2018 | 16:31 WIB
>
>
> [image: Keluhkan Penanganan Banjir Era Anies, Warga Rawajati Kenang Ahok]
> Para pegungsi korban banjir menempati bangunan gedung setengah jadi di
> lokasi sebuah kampus di kawasan Rawajati, Cililitan, Jakarta, Selasa (6/2).
> Sampai kini alat bantu untuk membersihkan lumpur didalam rumah dari pihak
> Pemprov DKI juga belum sama sekali datang.
>
>
>
>
> *Suara.com - *Warga Kelurahan Rawajati
> <https://www.suara.com/tag/rawajati>, Pancoran, Jakarta Selatan di Jalan
> Bina Warga mengeluhkan penanganan pascabanjir oleh pihak Pemerintah
> Provinsi DKI Jakarta, pada Selasa (6/2/2018).
>
> Meski banjir <https://www.suara.com/tag/banjir> sudah surut di wilayah
> Rawajati, tumpukan lumpur setinggi lutut orang dewasa masih menggenangi
> pemukiman warga tersebut.
>
> Salah satu persoalan warga, lantaran kurang sigap Pihak Pemprov DKI yang
> belum mendatangkan alat penyedot lumpur maupun mobil pemadam kebakaran
> untuk membersihkan rumah warga.
>
> "Ini kalau zaman gubernur yang lalu, malamnya itu petugas langsung mendata
> kebutuhan warga dan besok paginya semuanya sudah didatangakan, itu pas yang
> pimpin Pak Ahok cepat bantu warga atasi banjir dibanding sekarang," Rosid
> Abdul, warga RT 2, RW 7, Jalan Bina Warga, Rawajati, Pancoran, Jakarta
> Selatan
> <https://maps.google.com/?q=7,+Jalan+Bina+Warga,+Rawajati,+Pancoran,+Jakarta+Selatan&entry=gmail&source=g>,
> Selasa (6/2/2018).
>
>
> Rosid menambahkan sampai kini alat bantu untuk membersihkan lumpur didalam
> rumah dari pihak Pemprov DKI juga belum sama sekali datang. Warga
> membersihkan rumah hanya dengan alat yang seadannya seperti cangkul dan
> ember.
>
> "Belum ada, damkar datang mas. Kan semprotin lumpur pake air dari mobil
> pemadam jadi cepat bersihinnya, sekarang nggak ada nggakntau kenapa. Kami
> bersihin sendiri pakai ada saja," ujar Rosid.
>
> Hal sama diungkapkan Aspas (56), warga RT 1, RW 7, mengatakan perbantuan
> untuk makanan warga juga jarang diberikan.
>
> "Ini kami dapat makan nasi bungkus, jarang - jarang mas. Untuk makan pagi
> aja baru dikasih siang. Itu warga juga ada yang nggak kebagian nggak rata
> semua," kata Aspas.
>
> Menurut Aspas cukup berbeda penanganan banjir ketika masa Gubernur DKI
> Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Lantaran semua kebutuhan warga ketika itu
> sangat diperhatikan seperti makanan maupun kebutuhan lainnya.
>
> "Sekarang jauh banget, nggak kaya dulu bantuan apa saja ada kaya pakaian,
> makanan nggak kurang kami di sini ngungsi," ujar Aspas.
>
> 
>

Kirim email ke