hidangan masing2 apa?  Amerika vs. Rusia langsung? tidak bakalan.
 

---In GELORA45@yahoogroups.com, <ajegilelu@...> wrote :

 Kenapa kok semua diperangi? Kaya, melarat, semua diperangi?

 

 Amerika juga kaya kan? Juga cadangan emas Rusia lebih banyak
 dari Amerika punya, kenapa kok pada takut memerangi dirinya sendiri?
 

 Semoga sajalah di Suriah ini mereka bisa mencicipi hidangan 

 masing-masing.

 

 --- jonathangoeij@... wrote:
 

 Amerika dan Rusia itu pada dasarnya partner in War Business. Amerika dipihak 
satu, sedang Rusia dipihak lain, selalu begitu, dengan menyediakan persenjataan 
pada mereka yang bertikai. Jadinya bisnis laku keras.

 

 Kenapa kok Timur Tengah? Karena Timur Tengah punya petro dollar buat bayar.

 Kenapa kok tidak Korea Utara? Karena Korea Utara melarat tidak punya duit, 
tidak ada sumber duit seperti Timur Tengah.
 




 --- ajegilelu@... wrote :

 Maksudnya pasti berhadapan langsung secara terbuka 

 karena selama ini toh mereka sudah berhadapan dengan 

 menggunakan tangan orang lain.
 

 Seperti mau mengulang nasib di Vietnam, AS tidak lagi 

 hanya mengirim penasehat militer ke Suriah tapi mulai

 mengirim anak-anak muda bersenjatanya untuk menjemput 

 maut. 

 

 -
 

 U.S. troops may be at risk  
https://www.washingtonpost.com/world/middle_east/syria-accuses-us-of-aggression-after-its-warplanes-strike-pro-government-forces/2018/02/08/bab1502a-0cb4-11e8-8890-372e2047c935_story.html?utm_term=.56b017fd3632

 

   U.S. troops may be at risk of ‘mission ... 
https://www.washingtonpost.com/world/middle_east/syria-accuses-us-of-aggression-after-its-warplanes-strike-pro-government-forces/2018/02/08/bab1502a-0cb4-11e8-8890-372e2047c935_story.html?utm_term=.56b017fd3632
 

  
 Amerika Dikhawatirkan Berhadapan dengan Rusia di Suriah
 

 Jumat 09 Februari 2018 / 15:13 WIB
  
 AMERIKA, KRJOGJA.com - Amerika Serikat dikhawatirkan akan terlibat dalam 
konflik lebih luas di Suriah, menyusul pertempuran besar dengan pasukan 
pro-pemerintah Suriah yang dilaporkan menewaskan lebih dari 100 orang.
  
 Senator dari Komisi Hubungan Luar Negeri dan Militer Senat AS, Tim Kaine, 
mengatakan keadaan ini meningkatkan kekhawatiran serius terkait keberadaan 
militer AS di Suriah yang masih belum jelas titik akhirnya. "Saya sangat 
khawatir pemerintahan (Donald) Trump sengaja masuk ke dalam konflik lebih luas, 
tanpa suara Kongres atau tujuan yang jelas," kata Kaine.
  
 Namun dugaan itu ditampik  Menteri Pertahanan James Mattis. Dia menyatakan 
tindakan militer AS semata-mata adalah upaya mempertahankan diri dari serangan 
pendukung Presiden Bashar al-Assad.
  
 Ketika ditanya apakah militer AS masuk ke dalam konflik lebih luas di Suriah, 
Mattis mengatakan: "Tidak. Ini upaya mempertahankan diri."
  
 Koalisi pimpinan AS menyatakan pertempuran terjadi karena pihaknya menangkal 
serangan tak terprovokasi dari ratusan tentara pendukung Assad yang didukung 
artileri, tank, peluncur roket dan mortir, dekat Sungai Euphrates.
  
 Insiden itu menggarisbawahi potensi konflik lebih jauh di wilayah kaya minyak 
di timur Suriah, di mana aliansi kelompok bersenjata Kurdi dan Arab yang 
didukung AS, Pasukan Demokratik Suriah (SDF), menguasai lahan besar setelah 
perang melawan ISIS. Assad, yang didukung Rusia dan kelompok bersenjata Syiah 
sokongan Iran, menyatakan ingin merebut kembali seluruh wilayah Suriah secara 
utuh. (*)














 
 
 



Kirim email ke