Kalau dilihat sepotong sepotong, kejadiannya bisa dibandingkan dalam ilmu
fisika :
Kalau ada kevacuman, ini menyedot yang lain masuk, terbesar yang tekanannya
kuat.


2018-02-10 7:19 GMT+01:00 iqbalsant...@yahoo.com.au [GELORA45] <
GELORA45@yahoogroups.com>:

>
>
>
> Sebagian besar dari point-point yang ditulis memang kenyataan, ini tidak
> bisa disangkal.
>
> Tetapi kita juga harus mengingat adanya prinsip bahwa apa yang kosong,
> akan diisi. Ini berlaku dalam semua hal terutama jika ada berbagai pihak
> yang memiliki kepentingan didalamnya.
>
> Contoh dalam politik yang sering dijadikan referensi adalah saat konflik
> Israel-PLO di Libanon dimana Yasser Arafat PLO "diusir" dari Lebanon dan
> pindah ke Tunisia. Tetapi kekosongoan kemudian segera diisi oleh Hizbullah
> dan sampai sekarang malah menjadi lawan Israel yang jauh lebih berbahaya
> daripada PLO, sampai sekarang.
>
> Demikian juga dengan apa yang terjadi di Iran, Irak, Afganistan, Libya,
> Suriah, dll. Adanya banyak pihak yang memiliki kepentingan berbeda disana
> tidak memberikan waktu yang lama untuk mengisi kekosongan.
>
> Jadi dari semua point-point yang telah ditulis, jika posisi kata "Amerika"
> dikosongkan maka tidak perlu waktu yang lama akan diisi oleh "Rusia",
> "Tiongkok", "Jepang", "Inggris", "Perancis", atau apalah.....
>
>
>
>
> ---In gelora45@yahoogroups.com, <bhjo@...> wrote :
>
> Betul semua yg digulis dibawah. Amerika adalah pengacau dunia dan war
> criminal.
>
> 
>

Kirim email ke