Ooooo, begini ya caranya Tiongkok menggalang persatuan dengan rakyat dunia
untuk ganyang imperialis???
Is China developing or exploiting Laos?
|
|
|
| | |
|
|
|
| |
Is China developing or exploiting Laos?
China is the main investor in Laos, but is it developing or exploiting its
hard-pressed neighbour? 'Laos: On... | |
|
|
Katanya sudah makmur ngapain cari kehidupan di Laos??? enak ya tinggal di
negeri orang, tapi berkelakuan seperti di "negerinya" sendiridaerahnya sudah
dikuasai oleh Tiongkok...the chinese Castle!!!!. Tidak seperti orang-roang
negeri-negeri Amerika latin yang mencari "american dream" dan harus menyabung
nyawa untuk mencapainya. Tapi orang Tkk tidak perlu susah-susah... Tidak ada
perbatasan yang menghalanginya... Tidak seperti orang-orang Afrika dan timur
Tengah yang dihalangi masuk Eropa!!! Wah, benar-benar beruntung orang Tkk ini
berkat pemerintahnya yang sudah berhasil menguasai daerah itu selama 99
tahunh!!!Asia Insight - The Chinese Drawn to Laos [1080p HD]
|
|
|
| | |
|
|
|
| |
Asia Insight - The Chinese Drawn to Laos [1080p HD]
The number of Chinese immigrants to Laos increases daily, with men and women
who struggled to succeed in the qui... | |
|
|
On Sunday, February 11, 2018 2:47 PM, "Tatiana Lukman
[email protected] [GELORA45]" <[email protected]> wrote:
Kalau ngggak ngerti, simak ini. Tekanan internasional dari perjuangan
rakyat setelah Tiongkok jadi revisionis TIDAK ADA!! Itulah yang dimaksud dengan
tekanan internasional yang BISA MEMAKSA imprialis untuk "mengubah sikap" (dalam
tanda teng-teng, karena itu hanya sementara dan hipokrit!). Basis revolusi
dunia di Tiongkok LENYAP dengan naiknya Dengxiaoping!! Oleh karena itu kaum
imperialis bisa dengan leluasa melakukan perang agresi secara langsung dan
juga perang proxinya, seperti di Afganistan, Irak, Libia Ngerti nggak?
Kalau kamu tidak mau mengakui Tkk sebagai kekautan imperialis, sudah tentu akan
terus ngeloni proyek jalan sutera yang hakekatnya adalah strategi imperial Tkk
untuk menguasai dunia!!!! Jawab tuh argumentasi bung Ajeg yang bicara soal
jalan sutera!!!
On Sunday, February 11, 2018 1:25 PM, "'Chan CT' [email protected]
[temu_eropa]" <[email protected]> wrote:
Lhaa, iyalaaah, ... swiapa nyang menyangkal kalau sikap Imperialisme AS
berubah sikap setelah kepepet, trerjepit dan, ... yang saya katakan TERPAKSA
itu! Dimana salah yg saya katakan itu? Lalu pertanyaan apa yang saya tidak
mampu menjawab??? Tidak saya mengerti apa maksud tekanan internasional sejak 11
Sept. 2001 sehingga AS bersedia mengubah “sikap” nya. Apa maksudnya, tidak
mengerti, ... Dan jelas tingkat perjuangan internasional dewasa ini, RRT dengan
jalan SUTERA, satu Sabut satu Jalan sedang menggalang persatuan dengan
negara-negara didunia, khususnya negara-negara sedang berkembang di Asia,
Afrika dan Amerika Latin, ... gerak offensif RRT ini telah membuat AS kewalahan
untuk menghadang bahkan menggagalkan kerjasama penggalangan Jalan Sutera itu,
... Dam, inilah BENTUK perjuangaqn yang dilancarkan RRT dalam menghadapi
imperialisme AS yg makin kepepet saja. Apanya kolaborasi dengan imperialisme
AS??? Lha, Trump saja tidak segan-segan sudah menyatakan perkembangan MAJU RRT
menjadi ancaman utama AS! Dan siap melancarkan perang ekonomi, ... From:
Tatiana Lukman Sent: Sunday, February 11, 2018 6:12 PMTo: Chan CT ; Yahoogroups
; Daeng ; Rachmat Hadi-Soetjipto ; Harry Singgih ; Farida Ishaja ; Gol ; Mitri
; Lingkar Sitompul ; Ronggo A. ; [email protected] ; Billy Gunadi ; Oman
Romana ; Harsono Sutedjo ; [email protected] ; Sie Tik Tan ; Sahala Silalahi ;
Tjoa ; Andreas Sungkono ; GELORA_In ; Nunu Nugroho Subject: Re: [GELORA45]
Ilusi tentang Imperialisme adalah virus yang mematikan Betul, bung Ajeg!
Imperialisme baru berubah sikap kalau sudah kepepet!!! Nah, si remo Chan tetap
tidak mampu menjawab -menjelaskan istilahnya sendiri tentang "bentuk"
kontradiksi.... Pertanyaan apakah ada tekanan internasional SEJAK 11 SEPTEMBER
2001 sehingga AS bersedia mengubah "sikap"nya, juga tidak dijawab. Karena
jawabannya JELAS!! SAMA SEKALI TIDAK ADA TEKANAN INTERNASIONAL!!! Makanya
dedengkot imperialis AS terus agresif dengan perang langsung dan perang
proxinya! Tiongkok yang tadinya menjadi basis revolusi dunia setelah Soviet Uni
menjadi sosial imperialis, setelah Deng naik tahta, juga berubah warna menjadi
sosial imperialis... Bayangkan, masak masuk lembaga-lembaga internasional
imperialis dianggap sebagai TAKTIK!!! Padahal lembaga-lembaga itu adalah MUSUH
BESAR SELURUH RAKYAT SEDUNIA!! Bayangkan Bung Karno saja sampai keluar dari
PBB!!! Si chan bisanya hanya ngaco, bla-bla, tapi sama sekali tidak ada
isinya...POKOKNYA membela kaum remo Tiongkok, pengkhianat usaha sosialis.
Jadi dalam situasi dewasa ini di mana kekuatan rakyat revolusioner sedunia
masih dalam proses memulihkan kekuatannya karena sudah kehilangan BASIS
DUKUNGAN yang diberikan oleh Tiongkok sosialis, apakah MASUK AKAL untuk
mengatakan bahwa imperialis AS berubah "sikap" ???? Di segala penjuru dunia di
mana kekuatan rakyat sedang bangkit kembali, rakyat terus meningkatkan
perjuangan ANTI-IMPERIALIS... Eh, hanya kaum remo Tiongkok yang menjajakan
politik kolaborasi dengan kaum imperialis!!!
On Sunday, February 11, 2018 9:48 AM, Chan CT <[email protected]> wrote:
Nampak makin jelas, nenek dalam tempurung yang satu ini hanya sebatas teriakkan
semboyan-semboyan memuja-muji Ketua Mao, tapi TIDAK MENGUASAI dengan baik
ajaran Ketua Mao! Khususnya pemahaman menentukan strategi-taktik perjuangan
dalam satu kontradiksi! Tidak paham bahwa perubahan strategi-taktik perjuangan
sepenuhnya ditentukan oleh kekuatan-kekuatan yang sedang bertarung, harus
benar-benar mengetahui kekuatan diri sendiri dan kekuatan lawan dengan baik,
dan memperhatikan betul perubahan-perubahan gerak, sikap lawan untuk menentukan
perubahan taktik perjuangan. Pada saat MUSUH, dalam hal ini presiden Nixon
terpaksa berkunjung ke Beijing untuk bersalaman dengan Ketua Mao, tentu saja
tidak berteriak “GANYANG IMPERIALISME AS” lagi, tapi juga tidak berarti
kolaborasi klas, berilusi imperialisme sudah berubah menjadi kambing yg jinak,
... Hanya bentuk perjuangan dari antagonis, dalam bentuk perjuangan keras,
berubah menjadi “LUNAK”, dari “BLOKADE SEJAGAD” menjadi “hubungan
Ekonomi/dagang”, lebih mengutamakan bentuk perjuangan politik, diplomatik dan
ekonomi, ... termasuk perjuangan didalam PBB, G20, WTO, itulah yang selama
lebih 40 tahun dijalankan RRT dalam menghadapi AS. Bukankah nampak akhirnya AS
yang terpojok dan RRT berada diatas daun, ...!!! Bahkan semeentara pengamat
barat menyatakan, Trump yg mengambil langkah defensif, dengan mengutamakan
proteksionisme, mendahulukan kepentingan AS secara berlebih itu akan
menempatkan diri makin pasif, terjepit dan tersisihkan, ... Disinilah perbedaan
bertolak-belakang sikap Deng dengan Kruschove, ... Deng sekalipun mengoreksi
kesalahan yang terjadi, tetap menjunjung tinggi Ketua Mao sebagai pemimpin
besar Bangsa Tionghoa, TETAP menegaskan ajaran FMTT sebagai pembimbing ideologi
RAKYAT TIongkok, ... sebaliknya Kruschove dalam mengoreksi kesalahan Stalin dgn
radikal menegasi dan menghujat Stalin, ... Kebenaran sikap Deng terhadap
kesalahan Ketua Mao ini BERHASIL membawa RRT terus lebih maju dan JAYA,
sebaliknya kesalahan sikap Kruschove berakibat USSR ROBOH dengan sendiri! Hanya
nenek dalam tempurung ini saja yang TIDAK BERHASIL MELIHAT kenyatan yang
terjadi ini! Hehehee, ... From: Tatiana Lukman Sent: Saturday, February 10,
2018 4:36 AMTo: Chan CT ; Yahoogroups ; Daeng ; Rachmat Hadi-Soetjipto ; Harry
Singgih ; Farida Ishaja ; Gol ; Mitri ; Lingkar Sitompul ; Ronggo A. ;
[email protected] ; Billy Gunadi ; Oman Romana ; Harsono Sutedjo ;
[email protected] ; Sie Tik Tan ; Sahala Silalahi ; Tjoa ; Andreas Sungkono ;
GELORA_In ; Nunu Nugroho Subject: Re: [GELORA45] Ilusi tentang Imperialisme
adalah virus yang mematikan Si Chan yang sudah tentu menganggap dirinya
berpengetahuan luas dan sangat waras membela diri dengan bicara soal “bentuk
kontradiksi”. Apa sih yang dimaksud dengan “bentuk kontradiksi” itu?? Coba
dijelaskan!! Kalau masih mau mengakui ajaran Mao, terdapat dua kategori BESAR
kontradiksi, yaitu kontradiksi dikalangan rakyat dan kontradiksi antara rakyat
dengan musuh. Sifat kontradiksi juga ada dua: antagonis dan non-antagonis.
Bentuk perjuangan ditentukan oleh sifat dan kategori kontradiksi itu. DIBAWAH
KONDISI TERTENTU, kategori dan sifat kontradiksi bisa berubah. Si Chan bicara
tentang ‘sikap’ Imperialisme. Pengalaman sejarah menunjukkan “sikap” Imperialis
HANYA bisa “berubah” KALAU sudah gagal dalam usahanya dan SUDAH DIGEMPUR oleh
kekuatan rakyat. Buktinya, misalnya, perang Vietnam, sudah babak belur baru mau
dia berunding; perang Korea, sudah gagal untuk menundukkan Korut baru mau
berunding. Tanpa dilawan, tanpa kegagalan, Imperialisme tidak akan dengan SUKA
RELA berubah SIKAP!! Nixon mau mengakui RRT karena TIDAK bisa lagi menutup
mata akan keberhasilan dan pencapaian pembangunan sosialisme yang telah
menciptakan Tkk yang bersatu, dengan basis ekonomi yang kuat dan prestise
internasionalnya yang semakin meningkat.Sekarang, dengan berubahnya Tkk menjadi
Negara kapitalis yang SEPENUHNYA membelakangi dan mengkhianati perjuangan
rakyat progresif seluruh dunia, adakah tekanan internasional yang cukup besar
untuk membuat Imperialis mengubah SIKAPNYA??? Adakah peran Tkk dalam mengubah
“sikap” Imperialis??? Kenyataan justru menunjukkan, BUKAN Imperialis yang
berubah “sikap”, tapi Tiongkoklah yang berubah sifat dan sikap sekaligus!!!
Reformasi kapitalis kaum remo Tkk telah membawa Tkk masuk kedalam kubu
imperialis yang merupakan musuh rakyat sedunia!!! Tkk menjadi bagian dari G20
dan masuk WTO!!! Ekonomi Tkk pun sudah terintegrasi SEPENUHNYA DALAM EKONOMI
DUNIA!!! Sejak 11 September 2001, Imperialis tidak berhenti melakukan perang
agresi!! DIMANA PERUBAHAN ‘SIKAP’ imperialis yang telah membuat Tkk mengubah
bentuk perjuangannya terhadap imperialisme, dari da dao mei di guo zhu yi
(hancurkan im perialisme AS) menjadi kolaborasi dan bercumbu-cumbuan dengan
AS???? Jawab ini!!!! Jangan hanya ngebacot “nenek dalam tempurung” dan mencap
“tidak waras”!! Jadi Chan hanya bermain dengan kata-kata saja. Dia mengaku
melihat adanya perubahan “sikap” pada imperailisme. Padahal tidak ada perubahan
“sikap” Imperialisme. Dalam praktek dan sikap yang tercermin dalam tulisan dan
komentarnya, sebenarnya Chan, mengikuti politik kolaborasi Tkk dengan
imperialisme yang pada hakekatnya adalah sama dengan politik koeksistensi damai
yang dijajakan dedengkot remo Soviet, si botak Nikita Khrustjov!!!! Tapi tidak
mau dia mengakuinya!!! Kelihatan “sungkannya’ si Chan untuk menghujat
Khrustjov!! Yang dihujat Gorbachov!! Kenapa sungkan?? Karena dia sendiri dulu
sangat keras mengganyang Remo Khrushtjov!!!Diulang-ulangnya Mao yang salaman
dengan Nixon!! Seolah-olah itu menunjukkan perubahan Mao dalam perjuangan
melawan imperialisme. Mao sama sekali TIDAK MENGKHIANATI perjuangan rakyat
progresif sedunia dalam perjuangan melawan imperialisme. Deng xiaoping lah yang
MENGKHIANATI perjuangan rakyat sedunia dengan tindakan kongkritnya mengusir
orang-orang komunis berbagai negeri yang ketika itu tinggal di Tiongkok. Ini
adalah fakta yang tak pernah dapat dibantah oleh siapapun, termasuk orang-orang
remo seperti S. Suroso, I. Isa dan Chan!!!
On Thursday, February 8, 2018 7:47 AM, Chan CT <[email protected]> wrote:
Ini nenek dalam tempurung sudah TIDAK WARAS! Memangnya siapa yang berilusi
terhadap IMPERIALISME apalagi mengatakan sifat imperialisme berubah??? Yang
berubah itu bentuk kontradiksi dan perjuangan melawan imperialisme sesuai
dengan berubahan sikap imperialisme itu sendiri, ... dn INGAT perubahan itu
justru dijalankan saat Ketua Mao masih HIDUP, dan bisa menemui pres. Nixon
untuk BERSALAMAN! Jangan memelintir pendapat orang yang berbeda apalagi dengan
main FITNAH! From: Tatiana Lukman [email protected] [GELORA45] Sent:
Wednesday, February 7, 2018 8:38 PMTo: Yahoogroups ; Daeng ; Rachmat
Hadi-Soetjipto ; Harry Singgih ; Farida Ishaja ; Gol ; Mitri ; Lingkar Sitompul
; Ronggo A. ; [email protected] ; Billy Gunadi ; Oman Romana ; Harsono
Sutedjo ; [email protected] ; Sie Tik Tan ; Sahala Silalahi ; Tjoa ; Andreas
Sungkono ; GELORA_In ; Nunu Nugroho Subject: [GELORA45] Ilusi tentang
Imperialisme adalah virus yang mematikan Ilusi terhadap Imperialisme membuat
rakyat tidak mungkin mempertahankan kebebasan dalam politik dan berdikari dalam
ekonomi. Kalau sebuah negeri berilusi terhadap imperialisme maka kedaulatannya
akan dilanggar dan hancurlah negeri itu. Iran dan Libia merupakan contoh yang
tragis. Pengalaman sejarah dan kebenaran menunjukkan bahwa ilusi terhadap
imperialisme berarti mati!! Ilusi tentang Imperialisme adalah virus yang
mematikan. Siapa yang berilusi akan perubahan dalam watak Imperialisme??? Kaum
revisionis modern Soviet dengan dedengkotnya Khrustjov adalah yang dengan
terang-terangan menyebar ilusi tentang perubahan sifat imperialisme sehingga
dihimbaunya kaum revolusione r untuk berkoexistensi secara damai dengan
imperialisme dan antek-anteknya. Sekarang siapa yang mewarisi ilusi itu??
Dengan terang-terangan si Chan mengatakan sifat imperialisme berubah!!!
Illusion about Imperialism Is Deadly Virus by Son So Yon
Illusion about imperialism makes it impossible to maintain independence in
politics and self-sustenance in economy.
If a country is obsessed by illusion about imperialism, its sovereignty is
violated and flouted and it won't escape from doom.
The tragic situation in Iraq and Libya clearly proved this.
Today, the imperialists' strong-arm policy is facing the fate of doom.
Creating such illusion is no more than last-ditch efforts of the imperialists
to realize their ambition to dominate the world.
If one fails to discern this and harbors such illusion, one will cook one's own
goose as well as help the imperialists prolo ng their remaining days.
The countries aspiring after independence should keep strict vigilance over and
root out the slightest illusion about imperialism and adhere to the Juche
character and national character.
It is the lesson of history and the truth that illusion about imperialism
precisely means death.
#yiv9403868507 #yiv9403868507 -- #yiv9403868507ygrp-mkp {border:1px solid
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv9403868507
#yiv9403868507ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv9403868507
#yiv9403868507ygrp-mkp #yiv9403868507hd
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px
0;}#yiv9403868507 #yiv9403868507ygrp-mkp #yiv9403868507ads
{margin-bottom:10px;}#yiv9403868507 #yiv9403868507ygrp-mkp ..yiv9403868507ad
{padding:0 0;}#yiv9403868507 #yiv9403868507ygrp-mkp .yiv9403868507ad p
{margin:0;}#yiv9403868507 #yiv9403868507ygrp-mkp .yiv9403868507ad a
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv9403868507 #yiv9403868507ygrp-sponsor
#yiv9403868507ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv9403868507
#yiv9403868507ygrp-sponsor #yiv9403868507ygrp-lc #yiv9403868507hd {margin:10px
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv9403868507
#yiv9403868507ygrp-sponsor #yiv9403868507ygrp-lc .yiv9403868507ad
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv9403868507 #yiv9403868507actions
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv9403868507
#yiv9403868507activity
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv9403868507
#yiv9403868507activity span {font-weight:700;}#yiv9403868507
#yiv9403868507activity span:first-child
{text-transform:uppercase;}#yiv9403868507 #yiv9403868507activity span a
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv9403868507 #yiv9403868507activity span
span {color:#ff7900;}#yiv9403868507 #yiv9403868507activity span
.yiv9403868507underline {text-decoration:underline;}#yiv9403868507
.yiv9403868507attach
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px
0;width:400px;}#yiv9403868507 .yiv9403868507attach div a
{text-decoration:none;}#yiv9403868507 .yiv9403868507attach img
{border:none;padding-right:5px;}#yiv9403868507 .yiv9403868507attach label
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv9403868507 .yiv9403868507attach label a
{text-decoration:none;}#yiv9403868507 blockquote {margin:0 0 0
4px;}#yiv9403868507 .yiv9403868507bold
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv9403868507
.yiv9403868507bold a {text-decoration:none;}#yiv9403868507 dd.yiv9403868507last
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv9403868507 dd.yiv9403868507last p
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv9403868507
dd.yiv9403868507last p span.yiv9403868507yshortcuts
{margin-right:0;}#yiv9403868507 div.yiv9403868507attach-table div div a
{text-decoration:none;}#yiv9403868507 div.yiv9403868507attach-table
{width:400px;}#yiv9403868507 div.yiv9403868507file-title a, #yiv9403868507
div.yiv9403868507file-title a:active, #yiv9403868507
div.yiv9403868507file-title a:hover, #yiv9403868507 div.yiv9403868507file-title
a:visited {text-decoration:none;}#yiv9403868507 div.yiv9403868507photo-title a,
#yiv9403868507 div.yiv9403868507photo-title a:active, #yiv9403868507
div.yiv9403868507photo-title a:hover, #yiv9403868507
div.yiv9403868507photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv9403868507
div#yiv9403868507ygrp-mlmsg #yiv9403868507ygrp-msg p a
span.yiv9403868507yshortcuts
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv9403868507
.yiv9403868507green {color:#628c2a;}#yiv9403868507 .yiv9403868507MsoNormal
{margin:0 0 0 0;}#yiv9403868507 o {font-size:0;}#yiv9403868507
#yiv9403868507photos div {float:left;width:72px;}#yiv9403868507
#yiv9403868507photos div div {border:1px solid
#666666;min-height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv9403868507
#yiv9403868507photos div label
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv9403868507
#yiv9403868507reco-category {font-size:77%;}#yiv9403868507
#yiv9403868507reco-desc {font-size:77%;}#yiv9403868507 .yiv9403868507replbq
{margin:4px;}#yiv9403868507 #yiv9403868507ygrp-actbar div a:first-child
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv9403868507 #yiv9403868507ygrp-mlmsg
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv9403868507
#yiv9403868507ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv9403868507
#yiv9403868507ygrp-mlmsg select, #yiv9403868507 input, #yiv9403868507 textarea
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv9403868507
#yiv9403868507ygrp-mlmsg pre, #yiv9403868507 code {font:115%
monospace;}#yiv9403868507 #yiv9403868507ygrp-mlmsg *
{line-height:1.22em;}#yiv9403868507 #yiv9403868507ygrp-mlmsg #yiv9403868507logo
{padding-bottom:10px;}#yiv9403868507 #yiv9403868507ygrp-msg p a
{font-family:Verdana;}#yiv9403868507 #yiv9403868507ygrp-msg
p#yiv9403868507attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv9403868507
#yiv9403868507ygrp-reco #yiv9403868507reco-head
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv9403868507 #yiv9403868507ygrp-reco
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv9403868507 #yiv9403868507ygrp-sponsor
#yiv9403868507ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv9403868507
#yiv9403868507ygrp-sponsor #yiv9403868507ov li
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv9403868507
#yiv9403868507ygrp-sponsor #yiv9403868507ov ul {margin:0;padding:0 0 0
8px;}#yiv9403868507 #yiv9403868507ygrp-text
{font-family:Georgia;}#yiv9403868507 #yiv9403868507ygrp-text p {margin:0 0 1em
0;}#yiv9403868507 #yiv9403868507ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv9403868507
#yiv9403868507ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none
!important;}#yiv9403868507