----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: 'j.gedearka' [email protected] 
[GELORA45] <[email protected]>Kepada: "[email protected]" 
<[email protected]>; [email protected] 
<[email protected]>; "[email protected]" 
<[email protected]>; Persaudaraan 
<[email protected]>; Sahala Silalahi 
<[email protected]>Terkirim: Minggu, 11 Februari 2018 20.18.51 GMT+1Judul: 
[GELORA45] Buya Syafii: Penyerangan di Gereja Santa,Lidwina Bedog Melukai 
Indonesia
     
 


 
 

 
 
http://regional.kompas.com/read/2018/02/11/13434801/buya-syafii-penyerangan-di-gereja-santa-
 
lidwina-bedog-melukai-indonesia
 
 
Buya Syafii: Penyerangan di Gereja Santa 
 
 
Lidwina Bedog Melukai Indonesia
   Kontributor Yogyakarta, Wijaya Kusuma Kompas.com - 11/02/2018, 13:43 WIB     
                 Gereja Santa Lidwina Bedog Desa Trihanggo, Kecamatan Gamping 
di pasang garis polisi, Minggu (11/2/2018).(KOMPAS.com / Wijaya Kusuma)      
 YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Syafii Maarif 
menyesalkan kejadian penyerangan di gereja Santa Lidwina Bedog, Desa Trihanggo, 
Kecamatan Gamping, Sleman, Yogyakarta, Minggu (11/02/2018) pagi. Buya memandang 
penyerangan Gereja Santa Lidwina adalah aksi yang biadab.
 
 Pasca kejadian penyerangan, Syafii langsung mengunjungi lokasi kejadian. 
Kebetulan, lokasi kejadian dengan kediamannya tidak terlalu jauh. Dia pun 
menyesalkan aksi penyerangan tersebut.
 
 "Sangat menyesalkan. Ini sangat melukai Indonesia," ujar Syafii Maarif saat di 
gereja Santa Lidwina Bedog Desa Trihanggo, Kecamatan Gamping, Minggu 
(11/02/2018).
 
Baca juga : Sedang Misa, Pastor dan Umat Gereja St Lidwina Sleman Diserang 
 
 Syafii menegaskan penyerangan gereja Santa Lidwina merupakan aksi yang biadab. 
Syafii meminta Polisi untuk mengusut tuntas aksi penyerangan ini.
 
 
    Buya Syafii Maarif saat di Gereja Santa Lidwina (KOMPAS.com / Wijaya 
Kusuma)  "Ini biadab. Ini harus dicari betul siapa sebenarnya orang ini, saya 
percaya Polisi bisa bergerak cepat mengungkap ini," ungkapnya. 
Dia mengungkapkan selama ini Yogyakarta dalam kondisi aman. Aksi penyerangan 
ini, lanjutnya, mungkin saja untuk menciptakan suasana Yogyakarta tidak aman.
 
Baca juga : Polisi Tangkap Pelaku yang Lukai Romo Prier dan Umat di Gereja St 
Lidwina 
 
"Sepertinya dia tidak sendiri, ada gengnya. Mungkin untuk membuat gaduh 
Yogyakarta yang selama ini aman," urainya.
 
 Seorang pria tidak dikenal melakukan penyerangan dengan senjata tajam saat 
ibadah Misa di gereja Santa Lidwina Bedog Desa Trihanggo, Kecamatan Gamping 
Minggu (11/02/2018) pagi.
 
Akibatnya tiga orang umat, satu orang Romo dan satu anggota polisi mengalami 
luka akibat senjata tajam.
   Rumah Sakit Umum Daerah Agats, saat ini tidak dapat lagi menampung pasien 
anak balita korban campak dan gizi buruk(Kompas TV)  
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
    

Kirim email ke