nimbrung,
 
5 tahun yang lalu sebuah artikel ditulis oleh Iqra Anugrah mengatakan antara
lain ,,Alih-alih kemajuan, kita sebagai masyarakat sepertinya telah mundur
seratus tahun kebelakang". Hal ini berkaitan dengan adanya di Aceh peraturan
absurd larangan perempuan untuk duduk 'mengangkang' di atas sepeda motor.
Sedang di India baru baru ini terpampang sebuah unit brigade polisi wanita
dinamakan Raftaar yang artinya kecepatan (speed)  menaiki sepeda motor
dengan gagahnya, yah tentu saja mengangkang - ergonomi. Mereka membawa
senjata api, bodycams, pepperspray dan impulse weapons. Ini bentukan polisi
New Delhi untuk melindungi wanita-wanita di kota dari perkosaan. New Delhi
tersohor buruknya karena banyaknya perkosaan. Tahun yang lampau ada lebih
dari 2000 perkosaan yang terregistrasi, dengan demikian adanya kemungkinan
jumlah yang jauh lebih besar pada kenyataannya.
 
salam,
 
Titiek Maslam

Van: Marco 45665 comoprim...@gmail.com [nasional-list]
Datum: 12-2-2018 11:42:00
Aan: Chalik Hamid;  Sunny ambon;  kh djie;  Billy Gunadi;  Jun Artemas; 
Dharma Hutauruk;  Hubert Tanzil;  Jakarta Globe;  Sheila Kartika sheila
kart...@yahoo.com [PERS-Indonesia];  'arif.hars...@t-online.de' arif
hars...@t-online.de [temu_eropa];  Awind
Cc: Sastra Pembebasan;  Yahoo! Inc.;  DISKUSI FORUM HLD
Onderwerp: Re: [nasional-list] Fw: [GELORA45] Fatwa Ulama Saudi Sebut
Perempuan Tak Wajib,Pakai Abaya

  
,....... Nah...sekarang APA KATA DAN SIKAP MUI & FPI serta ORMAS2 ISLAM
LAINNYA .....?? 
KiTA TUNGGU REAKSINYA ...APAKAH MEREKA AKAN TETAP SETIAP berkiblat ke
MAGRIBI  atau akan INGKAR ...? 


2018-02-12 6:50 GMT+01:00 Chalik Hamid chalik.ha...@yahoo.co.id
[nasional-list] <nasional-l...@yahoogroups.com>:

  




----- Pesan yang Diteruskan -----
Dari: 'j.gedearka' j.gedea...@upcmail.nl [GELORA45] <GELORA45@yahoogroups
com>
Kepada: "GELORA45@yahoogroups.com" <GELORA45@yahoogroups.com>;
nasional-l...@yahoogroups.com <nasional-l...@yahoogroups.com>; 
temu_er...@yahoogroups.com" <temu_er...@yahoogroups.com>; Persaudaraan
<perhimpunanpersaudar...@yahoogroups.com>; Sahala Silalahi
<silalahi2...@yahoo.de>
Terkirim: Minggu, 11 Februari 2018 20.13.11 GMT+1
Judul: [GELORA45] Fatwa Ulama Saudi Sebut Perempuan Tak Wajib,Pakai Abaya


  


https://www.cnnindonesia
com/internasional/20180211160232-120-275425/fatwa-ulama-saudi-sebut-perempuan

tak-wajib-pakai-abaya

Fatwa Ulama Saudi Sebut Perempuan Tak Wajib 

Pakai Abaya 
Natalia Santi, CNN Indonesia | Minggu, 11/02/2018 18:45 WIB 
Bagikan :   
 Ulama senior Arab Saudi menyatakan perempuan Arab Saudi tidak harus
menggunakan abaya, jubah tradisional yang longgar. (Reuters/Faisal Al
Nasser) 
Jakarta, CNN Indonesia -- Perempuan Arab Saudi tidak harus menggunakan abaya
 jubah tradisional yang longgar dan menutupi hampir seluruh tubuh. Hal
tersebut disampaikan ulama senior Saudi, Sheikh Abdullah Al-Mutlaq. 

"Lebih dari 90 persen perempuan muslim saleh di dunia muslim tidak
mengenakan abaya," kata Al-Mutlaq, anggota senior Dewan Syura, badan
keagamaan tertinggi di Arab Saudi, seperti dilansir Saudi Gazette, Minggu
(11/2).

"Jadi, kita tidak boleh memaksa perempuan mengenakan abaya," kata dia dalam
sebuah acara radio yang disiarkan Jumat (9/2).

Pernyataan Sheikh Al-Mutlaq tersebut disampaikan menjawab pertanyaan
pendengar, seorang perempuan Saudi soal aturan mengenakan abaya.

Lihat juga:
Ritel Terbesar di Amerika Mulai Jual Koleksi Hijab

Arab Saudi dikenal memiliki sejumlah aturan yang sangat membatasi ruang
gerak perempuan. Salah satunya menetapkan abaya bagi perempuan lewat
undang-undang.

Pemerintah Saudi belum menyatakan apakah mereka akan mengubah undang-undang
tersebut, namun Al-Mutlaq adalah tokoh keagamaan senior pertama yang
berkomentar.

Sebelumnya, Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman dalam
beberapa waktu terakhir memperkenalkan sejumlah reformasi yang menguntungkan
kaum perempuan. Salah satunya pada bulan lalu, Arab Saudi mengizinkan
perempuan menonton sepak bola untuk pertama kalinya di stadion olah raga.

Lalu, empat bulan sebelumnya, Arab Saudi mencabut larangan mengemudi bagi
perempuan. Sebuah perubahan besar di negara ultra konservatif tersebut.

Lihat juga:
Jokowi Ingatkan Dampak Konflik Saat Hadiri Mubes Pemuka Agama

Terkini, pernyataan Al-Mutlaq langsung menuai reaksi di media sosial.
Sejumlah orang menyampaikan dukungan maupun penolakan. 

Salah seorang pengguna Twitter berkomentar, "Kesucian dan moralitas
seharusnya tidak terkait dengan sehelai kain."

Menurut kabar yang dilansir Reuters, seorang perempuan Saudi ditahan karena
mencopot abaya-nya di jalanan utama di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi pada 2016


Beberapa tahun terakhir, perempuan Arab Saudi mulai mengenakan abaya yang
berwarna-warni, tak hanya abaya tradisional yang berwarna hitam. Juga abaya
yang dikenakan bersama rok panjang atau celana jins juga kerap ditemukan
dikenakan perempuan di beberapa tempat di Arab Saudi.



(nat)





 

Kirim email ke