----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: Sie Tik Tan sietik....@yahoo.com 
[perhimpunanpersaudaraan] <perhimpunanpersaudar...@yahoogroups.com>Kepada: 
yahoogroups <perhimpunanpersaudar...@yahoogroups.com>Terkirim: Selasa, 13 
Februari 2018 20.56.39 GMT+1Judul: Fwd: [perhimpunanpersaudaraan] Panglima TNI 
Sebut Ada 3 Ancaman Nyata, Pemda Diminta Waspada!
     

Dari kutipan pernyampaian beliau dibawah ini:

"Saya sampaikan beberapa hal termasuk ancaman cyber, ancaman biologis dan 
ancaman kesenjangan," ujarnya usai menjadi pembicara dalam Rapat Koordinasi 
Gubernur, Sekretaris Daerah dan Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik se-Indonesia 
di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta, Rabu (7/2).

Adapun terkait ancaman bilogis, Hadi menerangkan bahwa contohnya yakni rekayasa 
genetika. ( kutipan selesai).

Maka bisa menimbulkan kesannya sebagai halnya adanya ancaman  terorisme, 
ancaman komunis bahwa untuk mengatasinya perlu UU Anti Terorisme, ,UU Anti 
Komunis/ TAP MPR XXV. Jadi adanya ancaman cyber, biologis dan kesenjangan apa 
juga perlu UU Anti Cyber, Anti Biologis dan Anti Kesenjangan?

Untuk Anti Kesenjangan bisa dipahami sebab di jamin baik oleh Pancasila maupun 
UUD 45, walau sampai hari ini index gini di Indonesia masih cukup tinggi.

Sedangkan untuk masalah Cybernetica dan Biologica, sebenarnya ini adalah 
masalah perkembangan ilmu , bahkan banyak ilmuwan yg menyatakan bahwa 
perkembangan Cybernetica saat ini merupakan bentuk Revolusi kemanusiaan yg ke 
3, setelah Revolusi pertanian 10 ribu th sebelum Masehi Dan setelah Revolusi 
Industri ( 1750-1850).

Jelas kemajuan Cybernetica dan Biologica tidak bisa dihambat, bahwa ada 
penyalahgunaan dlm bidang ini memang harus diakui . Dan penyalahgunaan inilah 
yg perlu diantipasi, caranya tentu dng meningkatkan kemampuan masyarakat untuk 
menghadapi ancaman penyalahgunaan tsb. Ya, tidak bisa tidak harus meningkatkan 
kecerdasan masyarakat dari mulai pendidikan dasar sampai perguruan tinggi dan 
pasca sarjana agar masyarakat tidak selalu dibodohi dng peringatan ancaman ini 
dan  itu saja. Tanpa bisa mengerti dasar permasalahannya.

Kemajuan cybernetica bisa meringankan kerja produktif masyarakat untuk 
kebutuhan ya, sehingga tenaga kerja  manusia bisa ditingkatkan kemampuannya 
ke-sektor2 kreatif lainnya dan tetap terjamin keberlangsungan hidupnya. Tentu 
nilai lebih dari hasil produksi tenaga cybernetika tidak dikuasai hanya oleh 
kaum kapitalis industri/financial/ jasa, sedangkan buruh dan pekerja lainnya 
dibiarkan nganggur setelah tempatnya ditempati mesin cybernetic. Seperti halnya 
yg terjadi saat ini, dimana para mantan buruh atau pekerja yg mengalami PHK, 
harus mulai kegiatan hidupnya di sektor informal ( terutama di- negeri2 yg 
sedang berkembang) , atau menjadi penjaja jasa sebagai tukang / ahli dlm bentuk 
pengusaha tanpa pekerja lain. Dimana persaingan diantara mereka sangat keras, 
sehingga nilai jasa/kerja mereka juga rendah. Bahkan tidak sanggup membayar 
asuransi bagi dirinya .

Jadi kalau hanya himbauan atas ancaman cybernetika semata, maka tidak membantu 
usaha melawan pembodohan. Sebagaimana dulu pada awal Revolusi industri dimana 
kaum buruh menganggap mesinlah mush mereka dan memusuhi mesin dng merusaknya 
serta bukan menyasar pada penguasa alat2 produksi tsb.

Demikian juga dlm menghadapi kemajuan biologi dan dlm hal ini dibidang 
genetika, banyak perbaikan bibit pertanian yg sudah tercapai, kalau diabad 
sebelum modernisasi pertanian  untuk keperluan hidup 1 orang diperlukan 
produksi dari 2 hektar lahan, kini luas lahan yg dibutuhkan hanya sekitar 700 m 
persegi. Bahkan ada ahli yg mengklaim hanya perlu sekitar 40-an meter persegi, 
walau banyak ahli yg lain menganggapi secara skeptis.

Produksi kedelai sampai 2012 dikuasai USA, saat ini Brasilia yg terbesar , dan 
bibit kedelai tsb mengalami modifikasi genetika demi kelimpahan produksinya. 

Demikian juga dibidang2 lain biologi antara lain juga untuk mengatasinya 
penyakit2 turunan karena kelainan genetika, maka koreksi genetika bisa 
menyelamatkan balita yg terancam kematian.

Jadi tidak bisa segala kemajuan ilmu tsb dianggap rekayasa yg menentang kodrat 
Sang Pencipta dan harus ditolak.



Verstuurd vanaf mijn iPad
Begin doorgestuurd bericht:


Van: "Sie Tik Tan sietik....@yahoo.com [perhimpunanpersaudaraan]" 
<perhimpunanpersaudar...@yahoogroups.com>
Datum: 8 februari 2018 20:38:18 CET
Aan: yahoogroups <perhimpunanpersaudar...@yahoogroups.com>
Onderwerp: [perhimpunanpersaudaraan] Panglima TNI Sebut Ada 3 Ancaman Nyata, 
Pemda Diminta Waspada!
Antwoord aan: perhimpunanpersaudar...@yahoogroups.com



    
https://www.jawapos.com/read/2018/02/07/186931/panglima-tni-sebut-ada-3-ancaman-nyata-pemda-diminta-waspada#.WnymunciPJU.mailto

Verstuurd vanaf mijn iPad

  
    

Kirim email ke