Reog Ponorogo sangat terkenal sebagai budaya Indonesia nan Adiluhung, nah para warok itu punya gemblakan anak laki2, dus sebenarnya para warok itu LGBT.Pandangan sang Uztad pada dasarnya berlawanan dengan budaya tradisional Indonesia itu sendiri. Tetapi memang sering terjadi koruptor besar kaok2 anti korupsi, maling teriak maling, moralis tetapi punya simpanan, dlsb.Bisa jadi kasus UAS itu sama seperti Ohio state legislator yg teriak2 anti LGBT tetapi dirinya sendiri LGBT.
---In [email protected], <djiekh@...> wrote : Kok seperti orang bilang, anti korupsi, tidak tahunya dia koruptor besar..... 2018-02-20 17:24 GMT+01:00 Jonathan Goeij jonathangoeij@... [GELORA45] <[email protected]>: Pernah ada anggota konggres dari Partai Republik yg posisinya sedemikian anti LGBT, tetapi kemudian terungkap kalau beliau juga LGBT.Apakah sang Uztad juga demikian? kutipan:“Jadi kalau ada yang mengatakan Abdul Somad anti kebinekaan, itu sama artinya menuduh saya LGBT. Please deh!” ungkapnya berkelakar dengan gaya khasnya disambut apresiasi jamaah.* ---In [email protected], <inengahk@...> wrote : Maaf setahu saya, LGBT adalah suatu penyakit kelainan pada hormon seseorang, dimana seorang laki laki tidak bisa memproduksi hormon testoteron kalau tidak salah namanya . Saya bertanya kira- kira siapa yang mau sakit? Mestinya kita ikut bersedih ketika melihat orang sakit, kalau ada yang punya obat bantu mereka supaya mereka bisa sembuh. Saya punya teman dikantor selalu bertingkah serba salah, karena semua teman-teman laki laki dikantor selalu merendahkannya. Biasanya seorang bencong persaannya jujur dan rajin kalau saya lihat dari cerita mahaberata ketika Arjuna kena kutukan dari bidadari Urwasi menjadi bencong dan menyamar manjadi pelatih tari di kerajaan Wirata. Kemungkinan besar semua LGBT terkena kutukan dari para dewa di sorga karena sesuatu hal. From: [email protected] [mailto:GELORA45@yahoogroups. com] Sent: Monday, February 19, 2018 7:06 PM Subject: [**EXTERNAL**] [GELORA45] Ustadz Abdul Somad: LGBT Anti Kebinekaan Mengapa Ustadz Samad tidak berdoa meminta kepada Alloh agar LGBT disembuhkan atau diluruskan sebagaimana mestinya? Atau juga ustadz Somad berdoa kepada Allah dengan permintaan agar supaya generasi yang akan dilahirkan Allah tidak lagi ada LGBT. Selain itu kalau LGBT anti kebinekaan, lantas mereka diapakan? Dipenjarakan dan dilenyapkan dari muka bumi? https://www.hidayatullah.com/ berita/nasional/read/2018/02/ 04/134689/ustadz-abdul-somad- lgbt-anti-kebinekaan.html Ustadz Abdul Somad: LGBT Anti Kebinekaan Ahad, 4 Februari 2018 - 10:16 WIB "Jadi kalau ada yang mengatakan Abdul Somad anti kebinekaan, itu sama artinya menuduh saya LGBT. Please deh!" abdus syakur/hidayatullah.com Ustadz Abdul Somad (UAS) dalam ceramahnya pada Tabligh Akbar "Persatuan Umat untuk Indonesia" di halaman gedung AQL, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (03/02/2018) malam. Terkait - Gubernur Anies: Ustadz Somad Dai yang Luar Biasa - Ade Armando Sebut LGBT Berhak Hidup - Disambut Tokoh Riau di Pekanbaru, UAS Tegaskan Cinta NKRI - Kronologi dan Klarifikasi Resmi Ustadz Abdul Somad Hidayatullah.com– Dalam rangkaian safari dakwahnya di Jakarta, dai kondang asal Pekanbaru, Riau, Ustadz Abdul Somad (UAS) mengisi Tabligh Akbar di AQL Islamic Center, Tebet, Jakarta Selatan, semalam, Sabtu (03/02/2018). Pada acara bertema “Persatuan Umat untuk Indonesia” itu, UAS antara lain menyinggung soal kebinekaan. Ia mengatakan, Allah sudah menegaskan bahwa DIA menciptakan laki-laki dan perempuan. Ini kata UAS merupakan salah satu contoh bentuk kebinekaan, keberagaman. Baca: Tabligh Akbar UBN-UAS Dihadiri Gubernur Anies, Ulama, dan Ribuan Jamaah UAS pun bercerita, saat Nabi Adam diciptakan dan ditempatkan di surga oleh Allah, ia hidup dengan berbagai kenikmatan. Tapi ternyata Adam merasakan suatu kesepian. “Kenapa? Suatu yang nikmat itu tidak bisa dinikmati sendirian,” ungkapnya. Hingga kemudian Allah menciptakan pasangan Adam, yaitu Hawa, seorang wanita.. Maka muncullah dua makhluk berupa manusia yang berbeda jenis kelamin, laki-laki dan perempuan. “Itulah asal muasal keberanekaragaman atau dalam bahasa lain kebinekaan,” jelasnya. Baca: UAS: Pemilik Ilmu dan Kekuasaan Punya Hak-Tanggung Jawab Atasi LGBT Sehingga, terang UAS, kebinekaan atau keberagaman itu merupakan sesuatu yang indah. Dan itu sunnatullah. Islam pun sudah final soal ini. Sehingga, kata UAS, umat Islam tak perlu lagi diajarkan soal kebinekaan. Maka menurutnya, siapa yang bertentangan dengan sunnatullah pasangan laki-laki dan perempuan, maka itu sebagai bentuk anti kebinekaan. Dalam hal ini yang dimaksudnya adalah kelompok lesbian, gay, biseksual, dan transgender alias LGBT. “Jadi yang sebenarnya anti kebinekaan itu siapa? LGBT! Dia maunya sama (sejenis, Red), ya enggak bisa!” tegasnya menyindir lantas disambut tawa hadirin. “Jadi kalau ada yang mengatakan Abdul Somad anti kebinekaan, itu sama artinya menuduh saya LGBT. Please deh!” ungkapnya berkelakar dengan gaya khasnya disambut apresiasi jamaah.* Baca: Ustadz Abdul Somad: LGBT Penyakit, Bukan Pemberian Tuhan Rep: SKR Editor: Muhammad Abdus Syakur
