*Apakah Habib Rizieq akan pimpin TV saudi bahasa Indonesia? Kalau gajinya
seperti orang Saudi sangat lumayan, tetapi kalau digaji dengan status TKI,
apakah Habib akan terima dengan senang hati? Waktu akan menceritakan.*


https://www.antaranews.com/berita/687331/saudi-tv-gunakan-bahasa-indonesia-tahun-depan


Saudi TV gunakan Bahasa Indonesia tahun depan

Rabu, 21 Februari 2018 00:35 WIB



Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (REUTERS/Pavel
Golovkin/Pool/Fi)

Riyadh (ANTARA News) - Stasiun televisi milik pemerintah kerajaan Arab
Saudi, Saudi TV, siap menggunakan tambahan tujuh bahasa Asing termasuk
Bahasa Indonesia, kata Wakil Presiden Departemen Teknik Saudi TV, Samir
Asiri, kepada wartawan senior Indonesia di Riyadh, Selasa.

Stasiun TV pemerintah kerajaan Arab Saudi tersebut akan menggunakan Bahasa
Indonesia karena negara berpenduduk Islam terbesar di dunia itu memiliki
populasi yang besar dan merupakan salah satu negara Islam yang penting,
kata Samir.

"Indonesia dan Saudi Arabia memiliki hubungan yang sangat mendalam yang
telah dibangun oleh pemimpin kedua negara tersebut," kata Samir.

Samir yang juga pernah berkunjung ke Indonesia mengatakan pihaknya setiap
tahun mengundang media dari berbagai negara termasuk Indonesia utamanya
untuk meliput pelaksanaan haji di Saudi Arabia.

"Kami juga berencana untuk melakukan kerjasama dengan media di Indonesia
antara lain dalam pertukaran program televisi," katanya.

Sebelum ada kerja sama, Samir mengatakan media Indonesia bisa mengambil
berita atau tayangan Saudi TV terutama tentang kegiatan pelaksanaan haji
dan umrah melalui internet secara gratis.

Selain Bahasa Indonesia, menurut Samir, tahun depan Saudi TV juga akan
menggunakan bahasa asing lain seperti bahasa Spanyol, Portugal serta
bahasa-bahasa Afrika.

Samir menjelaskan bahwa penambahan beberapa bahasa asing tersebut merupakan
bentuk dukungan Saudi TV bagi suksesnya Visi 2030 Saudi Arabia.

Pemerintah Indonesia telah menyatakan dukungannya bagi Visi 2030 Saudi
Arabia tersebut yang telah dilansir oleh Putra Mahkota Kerajaan tersebut,
Muhammad bin Salman.

Pewarta: Bambang Purwanto
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Kirim email ke