“Blusukan” di Kota Tegal, Sudirman Said Bertekad Kembangkan Pasar 
TradisionalKONTRIBUTOR PEKALONGAN, ARI HIMAWAN SARONO
Kompas.com - 22/02/2018, 08:57 WIB
Calon gubernur Jawa Tengah Sudirman Said saat berbincang dengan tukang becak di 
Pasar Pagi Kota Tegal.(Kompas.com/Ari Himawan )
TEGAL, KOMPAS.com - Calon gubernur Jawa Tengah nomor urut 2,Sudirman Said, 
blusukan ke Pasar Pagi Kota Tegal, Rabu (21/2/2018). Ia mengaku bertekad 
mengembangkan dan memperkuat keberadaanpasar tradisional karena merupakan urat 
nadi perekonomian rakyat. 

"Apa pun yang dijual, sebagian besar adalah barang yang diproduksi langsung 
oleh rakyat. Sehingga, keberadaan pasar tradisional bisa meningkatkan ekonomi 
masyarakat di mana pasar itu ada," kata Pak Dirman, sapaan Sudirman Said.

Pak Dirman menyampaikan, bermunculannya pasar modernbelakangan ini harus ditata 
agar keberadaannya tidak menyingkirkan atau mematikan pasar tradisional.

" Pasar tradisional harus dijaga dari serbuan pasar modern," ujarnya.

Baca juga: Sudirman Said Ingin Bikin Sekolah Pamong Desa di Jateng

Menurut Pak Dirman, karena pasar tradisional ataupun pasar modern menjadi 
tempat hidup pedagang, maka tugas pemerintah adalah menata agar satu sama 
lainnya tidak saling menyingkirkan.

"Baik pasar tradisional maupun pasar modern memiliki segmen pembeli 
sendiri-sendiri. Tugas pemerintah menata agar keberadaan keduanya tidak saling 
membunuh," tambah dia.

Terkait dengan keberadaan Pasar Pagi Tegal, Pak Dirman menyatakan, Pasar Pagi 
memiliki sejarah panjang sehingga harus dijaga dan dikembangkan.

Dalam kesempatan tersebut, Pak Dirman menyusuri lorong Pasar Pagi dan 
bersilaturahim dengan para pedagang. Sesekali Pak Dirman berdialog dengan para 
penjual sayur dan kebutuhan pokok.

Baca juga: Sudirman Said: Jika Jadi Gubernur Akan Turunkan Angka Kemiskinan di 
Jateng Jadi 6 Persen

Kirim email ke